Tampilkan postingan dengan label Tips Sehat. Tampilkan semua postingan
11 Tanda Tersembunyi Masalah Tiroid - Yahoo - Sekitar 27 juta warga Amerika Serikat diperkirakan mengidap masalah tiroid. Meski penyakit tiroid dapat diobati, terkadang mereka sulit didiagnosis karena menampakkan gejala yang samar-samar dan dapat disalahartikan sebagai masalah kesehatan lain.

Apakah tiroid itu?
Kelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar endokrin dalam tubuh. Kelenjar yang berbentuk mirip kupu-kupu ini terletak di leher, persis di bawah laring. Kelenjar tiroid memproduksi hormon yang membantu mengatur fungsi organ tubuh seperti jantung, otak, liver, ginjal, dan kulit.
Apa saja masalah tiroid?
Ada beberapa macam penyakit dan masalah yang dapat memicu tiroid tak berfungsi. Dua masalah tiroid paling umum adalah hipotiroidisme dan hipertiroidisme.
Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid tidak seaktif seharusnya dan tak mampu menghasilkan cukup hormon untuk kebutuhan tubuh. Masalah ini bisa disebabkan cacat sejak lahir, operasi pengangkatan kelenjar tiroid, sakit gondok, atau benjolan.
Hipertiroidisme muncul karena kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan hormon lebih dari yang digunakan tubuh. Penyebab paling umum hipertiroidisme adalah penyakit autoimun, benjolan, dan konsumsi yodium yang berlebihan.
Tiroid juga bisa terserang kanker. Meski kasus kanker tiroid makin marak, tetapi jenis kanker ini masih bisa diobati.
Apa gejala penyakit tiroid?
Masalah tiroid sulit diketahui langsung, karena banyak gejalanya yang serupa dengan masalah lain. Gejala disfungsi tiroid juga bisa berbeda-beda, tergantung tingkat keparahannya. Berikut ini beberapa gejala penyakit tiroid.

Apakah tiroid itu?
Kelenjar tiroid adalah salah satu kelenjar endokrin dalam tubuh. Kelenjar yang berbentuk mirip kupu-kupu ini terletak di leher, persis di bawah laring. Kelenjar tiroid memproduksi hormon yang membantu mengatur fungsi organ tubuh seperti jantung, otak, liver, ginjal, dan kulit.
Apa saja masalah tiroid?
Ada beberapa macam penyakit dan masalah yang dapat memicu tiroid tak berfungsi. Dua masalah tiroid paling umum adalah hipotiroidisme dan hipertiroidisme.
Hipotiroidisme terjadi ketika kelenjar tiroid tidak seaktif seharusnya dan tak mampu menghasilkan cukup hormon untuk kebutuhan tubuh. Masalah ini bisa disebabkan cacat sejak lahir, operasi pengangkatan kelenjar tiroid, sakit gondok, atau benjolan.
Hipertiroidisme muncul karena kelenjar tiroid terlalu aktif dan menghasilkan hormon lebih dari yang digunakan tubuh. Penyebab paling umum hipertiroidisme adalah penyakit autoimun, benjolan, dan konsumsi yodium yang berlebihan.
Tiroid juga bisa terserang kanker. Meski kasus kanker tiroid makin marak, tetapi jenis kanker ini masih bisa diobati.
Apa gejala penyakit tiroid?
Masalah tiroid sulit diketahui langsung, karena banyak gejalanya yang serupa dengan masalah lain. Gejala disfungsi tiroid juga bisa berbeda-beda, tergantung tingkat keparahannya. Berikut ini beberapa gejala penyakit tiroid.
- Letih, lesu, lunglai, meski cukup istirahat.
- Depresi, kehilangan minat terhadap hal-hal yang tadinya disukai.
- Menstruasi lebih berat, PMS, masalah kesuburan/keguguran.
- Sembelit, meski cukup serat.
- Sering lupa, sulit konsentrasi, susah belajar atau sering “skip”.
- Berat badan bertambah tiba-tiba, wajah menggembung.
- Kulit gatal atau kering, meski cukup pakai pelembap.
- Kuku dan rambut kering.
- Sulit menelan.
- Tidak tahan dingin, terutama di ujung jari tangan dan kaki.
- Kram otot.
Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, temuilah dokter Anda dan minta pemeriksaan level hormon tiroid untuk keterangan lebih lanjut.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: 11 Tanda Tersembunyi Masalah Tiroid
Jenis-jenis Batuk yang Tidak Boleh Diabaikan
Senin, 04 Maret 2013
Posted by Unknown
Tag :
Tips Sehat
Jenis-jenis Batuk yang Tidak Boleh Diabaikan - Detik - Jakarta - Jangan mengabaikan kondisi batuk begitu saja tanpa mengobatinya atau memeriksakannya ke dokter, karena batuk bisa jadi merupakan gejala penyakit tertentu. Waspadai batuk yang disertai dengan beberapa kondisi seperti sesak napas, dahak berlebihan dan lain sebagainya.

Berikut jenis batuk yang tidak boleh diabaikan, seperti dilansir besthealth, Jumat (12/10/2012) antara lain:
1. Batuk disertai tenggorokan kering, pilek, hidung sengau, atau dahak yang berlebihan.
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh alergi atau infeksi sinus. Periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan obat alergi atau jika penyebabnya adalah sinus, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.
2. Batuk di malam hari disertai lendir dan berakhir dengan mengi atau suara serak.
Kemungkinan hal ini disebabkan oleh asma sehingga Anda perlu menemui dokter untuk mendapatkan resep obat seperti bronkodilator atau obat kortikosteroid yang dihirup untuk mengontrol asma.
3. Batuk setelah minum obat.
Sekitar 5 dari 10 orang yang mengambil obat sejenis inhibitor ACE, mengalami efek samping seperti batuk kering. Konsultasikan kepada dokter apakah ada obat lain yang tidak memiliki efek samping menyebabkan batuk.
4. Batuk kering disertai dengan sesak napas.
Kemungkinan penyebabnya adalah penyakit paru-paru obstruktif kronis, yaitu suatu kondisi yang meliputi bronkitis kronis dan emfisema yang biasanya disebabkan oleh merokok. Dokter mungkin akan melakukan tes untuk mengukur kapasitas paru-paru dengan menerapkan x-ray pada dada.
Sayangnya belum ada obat untuk mengatasi penyakit ini, tetapi gejalanya dapat diobati. Oleh karena itu, segera periksakan kondisi Anda ke dokter sebelum gejala semakin parah dan tidak dapat diobati, serta hentikan kebiasaan merokok.
5. Batuk yang disertai dengan sakit maag yang terjadi lebih dari dua kali seminggu.
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh Gastroesophageal reflux disease (GERD), suatu kondisi sakit maag kronis. Dokter akan meresepkan antasida dan obat yang menghambat produksi asam lambung serta merekomendasikan pemeriksaan gastroscopy untuk menilai kerusakan pada kerongkongan.
6. Batuk yang memburuk dari waktu ke waktu dan disertai dengan kelelahan, nyeri dada, batuk darah, suara serak, atau sesak napas.
Kondisi tersebut mungkin merupakan gejala kanker paru-paru. Segera periksa ke dokter untuk mendapatkan tes diagnostik seperti x-ray , CT scan, MRI, dan tes darah untuk memastikan penyakit yang mendasarinya dan memperoleh pengobatan sesegera mungkin.
Source

Berikut jenis batuk yang tidak boleh diabaikan, seperti dilansir besthealth, Jumat (12/10/2012) antara lain:
1. Batuk disertai tenggorokan kering, pilek, hidung sengau, atau dahak yang berlebihan.
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh alergi atau infeksi sinus. Periksakan kondisi Anda ke dokter untuk mendapatkan obat alergi atau jika penyebabnya adalah sinus, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik.
2. Batuk di malam hari disertai lendir dan berakhir dengan mengi atau suara serak.
Kemungkinan hal ini disebabkan oleh asma sehingga Anda perlu menemui dokter untuk mendapatkan resep obat seperti bronkodilator atau obat kortikosteroid yang dihirup untuk mengontrol asma.
3. Batuk setelah minum obat.
Sekitar 5 dari 10 orang yang mengambil obat sejenis inhibitor ACE, mengalami efek samping seperti batuk kering. Konsultasikan kepada dokter apakah ada obat lain yang tidak memiliki efek samping menyebabkan batuk.
4. Batuk kering disertai dengan sesak napas.
Kemungkinan penyebabnya adalah penyakit paru-paru obstruktif kronis, yaitu suatu kondisi yang meliputi bronkitis kronis dan emfisema yang biasanya disebabkan oleh merokok. Dokter mungkin akan melakukan tes untuk mengukur kapasitas paru-paru dengan menerapkan x-ray pada dada.
Sayangnya belum ada obat untuk mengatasi penyakit ini, tetapi gejalanya dapat diobati. Oleh karena itu, segera periksakan kondisi Anda ke dokter sebelum gejala semakin parah dan tidak dapat diobati, serta hentikan kebiasaan merokok.
5. Batuk yang disertai dengan sakit maag yang terjadi lebih dari dua kali seminggu.
Kondisi ini mungkin disebabkan oleh Gastroesophageal reflux disease (GERD), suatu kondisi sakit maag kronis. Dokter akan meresepkan antasida dan obat yang menghambat produksi asam lambung serta merekomendasikan pemeriksaan gastroscopy untuk menilai kerusakan pada kerongkongan.
6. Batuk yang memburuk dari waktu ke waktu dan disertai dengan kelelahan, nyeri dada, batuk darah, suara serak, atau sesak napas.
Kondisi tersebut mungkin merupakan gejala kanker paru-paru. Segera periksa ke dokter untuk mendapatkan tes diagnostik seperti x-ray , CT scan, MRI, dan tes darah untuk memastikan penyakit yang mendasarinya dan memperoleh pengobatan sesegera mungkin.
Source
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Jenis-jenis Batuk yang Tidak Boleh Diabaikan
Apel dan Pepaya Ampuh Turunkan Kadar Kolestrol
Minggu, 17 Februari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Tips Sehat
Apel dan Pepaya Ampuh Turunkan Kadar Kolestrol - Jakarta - Menjaga tubuh tetap sehat tidaklah sulit dan mahal. Konsumsi buah dan sayuran segar yang cukup bisa jadi solusi. Selain itu sejumlah khasiatnya juga bisa didapat.
1. Apel

Seperti mencegah sejumlah penyakit hingga menjaga kolestrol darah tetap stabil.
Makan sayuran dan buah ternyata juga bisa sekaligus menurunkan berat badan. Selain itu juga mencegah risiko terkena kanker. Berikut lima daftar makanan yang baik dikonsumsi agar tubuh tetap sehat.
2. Pepaya

Pepaya merupakan sumber vitamin A, C dan E, juga kaya akan serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Sedangkan kandungan enzim papain dan chymopapainnya bersifat sebagai anti inflamasi. Pepaya juga mengandung likopen untuk mengurangi risiko terkena kanker prostat pada pria.
Source

Seperti mencegah sejumlah penyakit hingga menjaga kolestrol darah tetap stabil.
Makan sayuran dan buah ternyata juga bisa sekaligus menurunkan berat badan. Selain itu juga mencegah risiko terkena kanker. Berikut lima daftar makanan yang baik dikonsumsi agar tubuh tetap sehat.

Pepaya merupakan sumber vitamin A, C dan E, juga kaya akan serat yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Sedangkan kandungan enzim papain dan chymopapainnya bersifat sebagai anti inflamasi. Pepaya juga mengandung likopen untuk mengurangi risiko terkena kanker prostat pada pria.
Source
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Apel dan Pepaya Ampuh Turunkan Kadar Kolestrol