Perhiasan yang Memicu Revolusi di Prancis
Hancurnya otoritas kerajaan Prancis, bukanlah dimulai dengan runtuhnya penjara Bastille, tetapi dimulai dari dalam Istana Versailles. Ketika itu pemerintahan Prancis dipimpin Louis XV (1715-1774). Tahun 1772, terjadilah penipuan terbesar dalam sejarah kerajaan Prancis, yang melibatkan gundik Louis XV Madame du Barry, Ratu Louis XVI Marie Antoinette, Kardinal De Rohan dan Jeanne De La Motte.
Menurut alkisah, Raja Louis XV yang sudah berusia lanjut dan mulai pikun, memiliki wanita simpanan (gundik) bernama Madame Du Barry. Wanita cantik ini, sangat disayangi Louis XV. Karena sayang tersebut, apapun yang diminta Du Barry, senantiasa dipenuhi Louis XV. Ketika Du Barry minta dibelikan kalung berlian yang termahal di dunia, Louis XV segera memanggil Boehmer, seorang pedagang perhiasan yang sangat dipercayai di lingkungan kerajaan.
Louis XV memerintah Boehmer untuk mencari berlian termahal tersebut. Mendapat pesanan yang demikian menggiurkan itu, Boehmer mulai mengumpulkan berlian termahal dari seluruh daratan Eropa. Akhirnya, Boehmer berhasil mengumpulkan 600 batu berlian termahal dari semua daerah dan negara di daratan Eropa. Boehmer yang memiliki naluri bisnis, kemudian menggabungkan seluruh batu berlian dalam untaian kalung.
Sayangnya, ketika untaian kalung berlian tersebut sudah selesai dibentuk dan hendak ditunjukkan kepada Louis XV dan Madame Du Barry, Louis XV keburu meninggal karena penyakit cacar air. Boehmer tidak tahu harus berbuat apalagi. Ia hanya bisa merenungkan nasib, karena apa yang dikerjakan menjadi sangat sia-sia. Apalagi Madame Du Barry sudah tidak berminat memiliki kalung tersebut. Boehmer pun hampir bangkrut, karena ia tidak tahu ke mana dan kepada siapa kalung yang nilainya 7 juta poundsterling atau kira-kira US$7 juta itu dijual.
Ketika Raja Louis XV digantikan Raja Louis XVI yang istrinya Marie Antoinette, Boehmer pun berusaha melakukan pendekatan dan meyakinkan Antoinette agar bersedia membeli untaian kalung berisi 600 berlian tersebut. Namun, Antoinette merasa tidak tertarik dengan untaian kalung tersebut. Selain menutupi leher pemakai, kalung itu kesannya norak dan kampungan. Yang jelasnya, Antoinette yang ketika itu masih berusia 20 tahun, merasa tidak nyaman jika memakai untai kalungan tersebut.
Ketika Antoinette melahirkan empat orang anaknya, masing-masing Marie-Thérèse-Charlotte, Louis-Joseph-Xavier-François, Louis-Charles dan Sophie-Beatrix, pedagang berlian itu terus berusaha menawarkan berlian termahal itu. Walau Boehmer berusaha mengugah hati Antoinette, agar kalung tersebut dibeli sebagai hadiah baptis bagi anak-anaknya, Antoinette tetap tidak tertarik dengan untaian kalung itu. Boehmer merasa sangat terpukul dengan kegagalannya menjual untaian kalung berlian tersebut.
Kardinal Berjubah Merah dan Wanita Penipu
Dalam perjalanan hidup sebagai anggota keluarga istana, Antoinette bertemu dengan De Rohan, yang dikenal sebagai Kardinal Berjubah Merah. Antoinette, yang putri Raja Austria ini, menyimpan perasaan tidak suka terhadap De Rohan. Antoinette senantiasa mensejajarkan De Rohan dengan untaian kalung berlian yang senantiasa ditawarkan Boehmer.
Keduanya, De Rohan dan kalung berlian itu, sama buruknya, dan menyembunyikan kemunafikan. Untaian kalung berlian sungguh mahal, namun tidak kelihatan indah. Demikian juga dengan De Rohan yang menerima suap, senantiasa menghabisi uang untuk para gundiknya. Di mata Antoinette, De Rohan merupakan sosok menyebalkan, pembohong dan licik.
De Rohan, walau tahu sangat dibenci Antoinette, tetap bersikukuh untuk bisa dekat dan diterima dalam lubuk hati Antoinette. Berbagai upaya dilakukan De Rohan untuk dapat mengetuk pintu hati Antionette. Namun, upaya itu sia-sia, karena Antoinette memang merasa muak melihatnya. Apalagi kebusukan De Rohan yang punya jabatan rangkap sebagai Utusan Raja Prancis dan Kardinal Berjubah Merah itu, sudah tersebar di seluruh daratan Eropa.
Kemudian, De Rohan bertemu seorang wanita licik bernama Jeanne De La Motte, keturunan keluarga kerajaan Valois. Wanita cantik ini, istri dari seorang komandan angkatan darat yang tidak terkenal dan tidak punya uang. Ketika bertemu De Rohan, Jeanne mengaku memiliki keahlian khusus, di mana ia dapat melakukan sesuatu yang bisa mendekatkan De Rohan dengan Antoinette. Untuk memperkuat keyakinan De Rohan, Jeanne mengatakan bahwa dirinya teman dekat Antoinette. Usahanya berhasil, De Rohan percaya dan meminta Jeanne untuk melakukan apapun agar Antoinette bisa dekat dengannya.
Sekitar tiga bulan lamanya, Jeanne berusaha mengatur siasat bagaimana bisa mengelabui De Rohan. Jeanne bertemu dengan seorang ahli pemalsuan dokumentasi. Kepada orang tersebut, Jeanne meminta dibuatkan sebuah surat yang seakan-akan surat itu dari Antionette ditujukan kepada De Rohan. Ketika menerima surat tersebut, De Rohan merasa senang sekali, sehingga ia merasa tambah yakin akan keahlian Jeanne. Apalagi, Jeanne dapat mengatur waktu untuk pertemuan De Rohan dengan Antoinette.
Waktu untuk pertemuan sudah ditetapkan di sebuah taman yang kelihatan semak di belakang Istana Versailles. Pertemuan itu malam hari. Hati De Rohan semakin berbunga-bunga dan tidak sabar menunggu waktu pertemuan. De Rohan, tidak menyadari kalau dirinya sudah masuk dalam perangkap kelicikan Jeanne yang akan mempertemukannya dengan Antinette palsu. Jeanne dengan kerja kerasnya, berhasil menemukan seorang wanita yang sangat mirip sekali dengan Antoinette.
Saat memasuki kawasan taman, De Rohan melihat Antoinette sudah menunggunya. Karena sedang menghadap ratu, De Rohan pun memberikan hormat dan puji-pujian kepada Antoinette palsu yang duduknya dengan posisi menyamping. Pertemuan itu hanya beberapa menit, tapi sangat berkesan bagi De Rohan, karena Antoinette palsu memberikan setangkai bunga mawar. Pemberian bunga tersebut, dimaknai De Rohan sebagai ungkapan cinta dari Antoniette.
Seminggu kemudian, Jeanne membawa surat yang terkesan dari Antoinette dan diserahkan kepada De Rohan. Di dalam surat itu, Antoinette minta dibelikan untaian kalung berlian termahal yang ada pada pedagang Boehmer. De Rohan yang tidak berpikir panjang, segera membeli untaian kalung berlian tersebut dan menitipkannya kepada Jeanne untuk diserahkan kepada Antoinette.
Setelah menerima untaian kalung tersebut, Jeanne tersenyum. Akhirnya, untaian kalung yang berisikan 600 berlian paling mahal dari seantero daratan Eropa itu, menjadi miliknya. Kalung berlian itu, kemudian diserahkan kepada suaminya untuk dibawa ke London. Oleh suami Jeanne, untaian berlian itu dilepas, dan 600 berlian itu dijualnya di pusat perdagangan perhiasan di kawasan Bond Street London. Sebagian uang itu, dikirim ke Jeanne yang kemudian dibelikan rumah mewah dengan fasilitas mewah serta sebuah kereta kuda. Jeanne menjalani kehidupan glaomournya bersama seorang lelaki simpanannya.
Antoinette Marah
Dalam kurun waktu enam, di setiap pertemuan resmi dengan Antoinette, De Rohan merasa keheranan, karena Antoinette tidak pernah dilihatnya mengenakan untaian kalung berlian termahal di dunia itu. Kemudian, dalam sebuah kesempatan, De Rohan menyapa Antoinette dan menanyakan kenapa kalung berlian yang dihadiahkan itu, tidak dipakai.
Mendengar itu, Antoinette menjadi berang. Ia merasa terhina dan dicemarkan nama baiknya oleh De Rohan. Merasa tidak senang, Antoinette memerintahkan Parlemen Prancis untuk melakukan pengusutan terhadap pernyataan De Rohan. Dari hasil penyidikan, Jeanne akhirnya dijebloskan ke rumah tahanan. Sebagai hukumannya, di bagian tubuh Jeanne dicap dengan besi panas, huruf "V". Huruf ini sebagai tanda bahwa dirinya adalah perampok dan penipu. Jeanne dituduh melakukan tindakan penipuan yang mencemarkan nama baik Antionette dan merugikan De Rohan.
Memicu Revolusi
Ternyata, penahanan Jeanne de La Motte, mendapat rasa simpatik dari rakyat Prancis. Menurut rakyat yang selama ini hidup dalam kemiskinan dan kelaparan, Jeanne tidak bersalah. Mereka yakin, bahwa Jeanne dijadikan "kambing hitam" dari kehidupan Antoinette yang memang suka berfoya-foya.
Walau di lingkungan istana, kejadian ini dianggap sebagai guyonan, namun bagi rakyat Prancis dijadikan sebagai masalah serius. Rakyat tidak bisa menerima, Antoinette menghambur-hamburkan uang untuk membeli kalung berlian, sementara rakyat hidup dalam kemiskinan dan kelaparan. Kejadian ini, akhirnya memicu revolusi di Prancis.
Pergerakan revolusi membebaskan Jeanne de La Motte, yang kemudian dilarikan ke London. Sementara, Antoinette ditangkap dan dipenjarakan karena menghamburkan-hamburkan uang untuk membeli kalung berlian termahal di dunia. Tahun 1773, Antoinette disidangkan di Pengadilan Revolusi. Marie Antoinette dihukum mati oleh revolusi dengan mesin pancung guillotine. Warga Prancis menghakimi Antoinette sebagai ningrat yang suka berfoya-foya terutama di Istana Trianon -faktanya memang begitu- dan cinta busana - serta berhura-hura hingga fajar tiba.
Benar tidaknya kasus ini, sampai sekarang belum dapat dibuktikan. Apalagi, dua tahun sebelum Antoinette dihukum pancung, Jeanne de La Motte, tewas bunuh diri, melompat dari sebuah rumah di Edgware Street London.
Sumber : kaskus
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Misteri Kalung Pencabut Nyawa
Tak cuma mengklaim kematian orang nomor satu Al-Qaida Osama Bin Laden, Amerika Serikat juga mengungkapkan 'penemuan berharga' yang diharapkan bisa menguak lebih jauh tentang organisasi misterius itu.
Seperti dikemukakan oleh seorang pejabat senior AS kepada situs CNN, di lokasi persembunyian Osama di Abbottabad Pakistan, ditemukan 10 hard disk drive komputer, lima komputer dan lebih dari 100 perangkat penyimpan data seperti cakram CD, DVD maupun USB flash disk.
Ditemukan pula bukti yang mungkin merupakan catatan komunikasi antara Osama dengan para letnan Al-Qaida yang diharapkan bisa menyingkap target potensial, panduan strategis dalam arahan organisasi, serta lokasi-lokasi para operator Al-Qaida lain.
Pemerintah AS yakin, bahwa hardware komputer digunakan Osama untuk menyampaikan pesan kepada bawahan-bawahannya, sebagai solusi dari ketiadaan koneksi telepon dan internet di lokasi persembunyiannya tersebut.
"Yang paling menarik adalah bagaimana kita bisa mendapatkan petunjuk ke dalam plot teroris yang mungkin kini tengah dijalankan, sehingga kita bisa menghentikan rencana serangan apapun. Kedua, kami masih mencoba mencari bukti yang mengarahkan kita kepada individu lain di dalam organisasi ini," kata Kepala bagian kontra-teroris Gedung Putih John Brennan seperti dilansir dari situs Guardian.
Lebih detil, majalah New York Magazine, mengklaim mendapatkan salinan file dari orang dalam di lingkungan CIA. "Dengan bantuan superkomputer yang kami beli beberapa tahun lalu seharga US$ 3 miliar (sekitar Rp25,6 triliun), kami berhasil mengkategorikan data-data di hardware milik Osama dalam sebuah diagram," ujar NYMag.
Dari hasil temuan majalah itu, porsi terbesar dari data yang disimpan (34 persen) adalah file berkategori pornografi di sebuah folder yang berlabel 'Old Tax Forms'. Setelah itu, NYMag mengklaim data terbanyak lainnya adalah rekaman drama seri The Wire, dengan porsi sebesar 21 persen.
Porsi terbesar berikutnya adalah file-file MP3 yang diunduh oleh anak-anak Osama, yakni 15 persen. Baru setelah itu terdapat data-data internal organisasi Al-Qaida (14 persen), meliputi nama-nama, nama-nama samaran, info kontak, bahkan informasi mengenai sejumlah alergi yang diidap oleh anggota Al-Qaida.
Yang menarik, NYMag juga mengungkap adanya data-data rekaman Osama saat tengah menuruni sebuah bukit dan menembakkkan senjata AK-47, serta data-data berisi buku memoar Osama yang belum dipublikasikan, berjudul "Bin There, Done That".
Namun, hingga kini belum ada laporan media lain yang memperkuat klaim eksklusif dari NYMag ini. Bagaimana menurut Anda? Percayakah Anda dengan temuan itu?
Sumber : vivanews
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: 34% Hardisk Osama Bin Laden Berisi Pornografi
Sejarah Kartu Merah dan Kartu Kuning dalam Sepak Bola
Jumat, 06 Mei 2011
Posted by Unknown
Tag :
Article
Awal mula kartu merdah dan kartu kuning dalam sepakbola
Karena melakukan pelanggaran keras, kapten Argentina, Antonio Rattin, dikeluarkan oleh Kreitlein. Namun, Rattin tak paham apa maksud wasit asal Jerman itu. Dia pun tak segera meninggalkan lapangan.
Wasit Inggris yang ikut bertugas di pertandingan itu, Kn Aston, kemudian masuk ke lapangan. Dengan sedikit modal bahasa Spanyol, dia merayu Rattin untuk meninggalkan lapangan. Sebab, wasit yang memimpin pertandingan, Rudolf Kreitlein, memutuskan begitu. Karena hanya tahu bahasa Jerman dan Inggris, ia kesulitan menjelaskan keputusannya kepada Rattin.
Karena kasus ini, Ken Aston kemudian berpikir. Harus ada komunikasi universal yang bisa langsung diketahui semua orang, ketika wasit memberi peringatan kepada pemain atau mengeluarkannya dari lapangan. Sehingga, wasit tanpa harus membuat penjelasan dengan bahasa yang mungkin tak diketahui pemain.
Suatu hari, dia berhenti di perempatan jalan. Melihat traffic light (lampu merah), dia kemudian mendapatkan ide. Kemudian dia mengusulkan agar wasit dibekali kartu kuning dan merah. Kartu kuning untuk memberi peringatan keras atau sanksi ringan kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Sedangkan kartu merah untuk sanksi berat dan pemain yang melakukan pelanggaran berat itu harus keluar dari lapangan.
Ide itu diterima FIFA. Pada Piala Dunia 1970, kartu kuning dan merah untuk pertama kalinya digunakan. Ironisnya, sepanjang Piala Dunia 1970 tak satu pun pemain yang terkena kartu merah. Hanya kartu kuning yang sempat dilayangkan. Sehingga, kartu merah tak bisa "pamer diri" di Piala Dunia 1970.
Meski ide itu datang dari wasit Inggris, namun negeri itu tak serta-merta menerapkannya di kompetisi mereka. Kartu merah dan kuning baru digunakan di kompetisi sepak bola Inggris pada 1976. Karena kemudian wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu dan diprotes banyak pemain, maka penggunaannya sempat dihentikan pada 1981 dan 1987.
Yang menarik, ide ini diadopsi cabang olahraga hoki. Bahkan, di cabang ini menggunakan tiga warna kartu, seperti traffic light: hijau, kuning, dan merah. Hijau untuk peringatan, kuning untuk mengeluarkan pemain sementara waktu, dan merah untuk mengusir pemain secara permanen.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sejarah Kartu Merah dan Kartu Kuning dalam Sepak Bola
Berikut tempat - tempat paling misterius di Amerika
1. Racetrack Playa
Racetrack Playa adalah sebuah tempat yang berada di Death Valley National Park,California. Tempat ini sebenarnya adalah sebuah danau kering. Playa sendiri berarti dataran yang selalu berlumpur dan berair pada saat musim hujan. Bisa juga berarti cekungan yang terbentuk dipantai pasir dan terkadang membentuk danau dangkal karena hujan yang sangat lebat.Misteri yang melingkupi tempat ini adalah adanya “BATU BERSELUNCUR”. Batu - batu ditengah “playa” ini mampu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa bantuan tangan manusia. Mereka berseluncur sedikit demi sedikit dari satu titik ke titik yang lain. Konon kabarnya batu ini bisa disaksikan berseluncur setiap 3 tahun sekali. Banyak teori yang menjelaskan kenapa batu - batu itu bisa berpindah. Diantaranya adalah teori angin kencang yang bertiup hingga kecepatan 90 MPH dan lumpur di Playa yang sangat licin. Namun sampai sekarang hal tersebut masih menjadi misteri.
2. Oregon Vortex
Letaknya di Gold Hill, Oregon. Tempat ini punya diameter 165 kaki. Terkenal karena mampu menyebabkan vertigo. Sering dikunjungi oleh pelancong sejak tahun 30-an. Keanehan didaerah ini adalah bagaimana sebatang sapu bisa berdiri tanpa dipegang, kemudian bola yang menggelinding ke atas, Orang - orang bisa terlihat lebih tinggi atau sebaliknya jika dilihat dari sudut yang berbeda. Dan ada satu titik disana yaitu sebuah rumah yang disebut sebagai The House Of Mistery. Banyak teori yang berhubungan dengan Oregon Cortex, diantaranya adalah adanya medan magnet yang sangat besar disana, dan tentu saja teori supranatural. Sampai sekarang belum ada yang bisa menjelaskan kenapa binatang tidak ada yang maumemasuki area tersebut.
3. The Paulding Light
Letaknya di Paulding Michigan. Disini anda bisa melihat sebuah fenomena kilatan - kilatan cahaya yang muncul disaat langit cerah. Cahaya berwarna merah, biru dan hijau ini muncul sekitar 15 mil jauhnya diujung bukit. Banyak yang percaya bahwa cahaya itu adalah arwah yang bertemu satu sama lain.Sampai sekarang masih menjadi misteri.
4. Ringing Rocks Park
Terletak di Bucks County Pennsylvania. Daerah ini adalah sebuah area yang penuh dengan bongkahan - bongkahan batu besar yang bisa bernyanyi, dalam artian ketika dipukul dengan palu atau batu lainnya, batu - batu tersebut akan mengeluarkan nada. Padahal batu - batu tersebut solid. Para peneliti menemukan kemungkinan bahwa batu tersebut mengandung substansi vulkanis yang disebut Diabase. Lepas dari itu, keanehan - keanehan yang ada disekitarnya, seperti binatang yang tidak pernah masuk ke area itu, kemudian bagaimana letak dari area itu sendiri yang tidak berada didasar gunung tapi dibagian atasnya. Menurut para ahli, batu- batu tersebut terbentuk karena longsoran glasier.
5. Mel’s Hole
Mel’s hole adalah sebuah lubang yang berada di satu bagian dari kota kecil di Washington bernama Manastash Ridge. Pertama kali ditemukan oleh Melwaters, lubang berdiameter 9 kaki itu mengandung misteri. Karena diduga, lubang tersebut tidak berujung! Sejak ditemukan, penduduk sekitar menjadikannya sebagai tempat pembuangan sampah. Yang membuat orang2 tersebut heran adalah meraka tidak pernah mendengar sampah - sampah yang mereka buang menyentuh dasar. Mel mencoba untuk mengukur sendiri ke dalaman lubang tersebut dengan tali pancing. Hingga menyentuh angka 80 ribu kaki mel tidak menemukan dasarnya. Dia pun langsung mengkontak sebuah stasiun radio terkenal untuk melaporkan hal ini. Pemerintah diduga mencoba membungkam Mel dengan menyuruhnya pindah ke Australia.mel’s Hole dikabarkan mampu menghidupkan hewan yang sudah mati.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: 5 Tempat Paling Misterius Di Amerika
Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.
Bagian-bagian budaya politik
Secara umum budaya politik terbagi atas tiga :
- Budaya politik apatis (acuh, masa bodoh, dan pasif)
- Budaya politik mobilisasi (didorong atau sengaja dimobilisasi)
- Budaya politik partisipatif (aktif)
Tipe-tipe Budaya Politik
1. Berdasarkan Sikap yang Ditunjukkan Negara dengan sistem ekonomi dan teknologi yang kompleks menuntut kerja sama yang luas untuk mengintegrasikan modal dan keterampilan. Jiwa kerja sama dapat diukur dari sikap seseorang terhadap orang lain. Pada kondisi ini, budaya politik cenderung bersifat "militan" atau bersifat "toleransi".
A. Budaya politik militan
Budaya politik militan tidak memandang perbedaan sebagai usaha mencari alternatif yang terbaik, tetapi melihatnya sebagai usaha jahat dan menantang. Bila terjadi krisis, yang dicari adalah kambing hitamnya, bukan peraturannya yang mungkin salah.
B. Budaya politik toleransi
Budaya politik toleransi adalah budaya politik yang pemikirannya berpusat pada masalah atau ide yang harus dinilai. Budaya politik ini berusaha mencari konsensus yang wajar, yaitu selalu membuka pintu untuk kerja sama. Yang dilakukan budaya politik ini adalah sikap netral atau kritis terhadap ide orang, bukan curiga terhadap orang. Pernyataan umum dari pimpinan masyarakat yang bernada sangat militan dapat menciptakan ketegangan dan menumbuhkan konflik. Ketegangan dan konflik itu menutup jalan bagi pertumbuhan kerja sama. Pernyataan dengan jiwa toleransi hampir selalu mengundang kerja sama. Berdasarkan sikap terhadap tradisi dan perubahan, budaya politik terbagi atas :
A. Budaya politik yang memiliki sikap netral absolut
Budaya politik yang mempunyai sikap netral yang absolut memiliki nilai-nilai dan kepercayaan yang dianggap selalu sempurna dan tak dapat diubah lagi. Usaha yang diperlukan adalah intensifikasi dari kepercayaan, bukan kebalikan. Pola pikir demikian hanya memberikan perhatian pada apa yang selaras dengan mentalnya dan menolak atau menyerang hal-hal yang baru atau yang berlainan (bertentangan). Budaya politik yang bernada absolut bisa tumbuh dari tradisi. Tradisi dan kemurniannya diterima tanpa sikap kritis. Tradisi selalu dipertahankan dengan segala kebaikan dan keburukannya. Kesetiaan yang absolut terhadap tradisi tidak memungkinkan pertumbuhan unsur baru.
B. Budaya politik yang memiliki sikap mental akomodatif
Struktur mental yang bersifat akomodatif biasanya terbuka dan bersedia menerima apa saja yang dianggap berharga. Ia dapat melepaskan ikatan tradisi, kritis terhadap diri sendiri, dan bersedia menilai kembali tradisi berdasarkan perkembangan masa kini. Tipe absolut dari budaya politik sering menganggap perubahan sebagai sesuatu yang membahayakan. Tiap perkembangan baru dianggap sebagai penyimpangan. Tipe akomodatif dai budaya politik melihat perubahan hanya sebagai salah satu masalah untuk dipikirkan. Perubahan mendorong usaha perbaikan dan pemecahan yang lebih sempurna.
2. Berdasarkan Orientasi politiknya
Realitas yang ditemukan dalam budaya politik ternyata memiliki beberapa variasi. Berdasarkan orientasi politik yang ditandai oleh berbagai karakter dalam budaya politik, setiap sistem politik memiliki budaya politik yang berbeda. Perbedaan ini terwujud dalam tipe-tipe yang ada dalam budaya politik yang masing-masingnya memiliki karakteristik yang berbeda-beda.Dari realitas budaya politik yang berkembang di dalam masyarakat, Gabriel Almond mengklasifikasikan budaya politik sebagai berikut :
A. Budaya politik parokial (parochial political culture)
Yaitu tingkat partisipasi politiknya sangat rendah, yang disebabkan faktor kognitif (misalnya tingkat pendidikan relatif rendah).
B. Budaya politik kaula (subject political culture)
Yaitu masyarakat bersangkutan sudah relatif maju (baik sosial maupun ekonominya) tetapi masih bersifat pasif.
C. Budaya politik partisipan (participant political culture)
Yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik sangat tinggi. Dalam kehidupan masyarakat, tidak tertutup kemungkinan bahwa terbentuknya budaya politik merupakan gabungan ketiga klasifikasi tersebut di atas. Tentang klasifikasi budaya politik di dalam masyarakat lebih lanjut adalah sebagai berikut :
1. Budaya Politik Parokial, yang ditandai dengan :
A. Frekuensi orientasi terhadap sistem sebagai objek umum, objek-objek input, abjek-objek output, dan pribadi sebagai partisipan aktif mendekati nol.
B. Tidak terdapat peran-peran politik yang khusus dalam masyarakat.
C. Orientasi parokial menyatakan absennya harapan-harapan akan perubahan yang komparatif yang diinisiasikan oleh sistem politik.
D. Kaum parokial tidak mengharapkan apapun dari sistem politik.
E. Parokialisme murni berlangsung dalam sistem tradisional yang lebih sederhana dimana spesialisasi politik berada pada jenjang sangat minim. Parokialisme dalam sistem politik yang diferensiatif lebih bersifat afektif dan normatif daripada kognitif.
2. Budaya Politik Subjek / Kaula, yang ditandai dengan :
A. Terdapat frekuensi orientasi politik yang tinggi terhadap sistem politik yang diferensiatif dan aspek output dari sistem itu, tetapi frekuensi orientasi terhadap objek-objek input secara khusus, dan terhadap pribadi sebagai partisipan yang aktif mendekati nol.
B. Para subjek menyadari otoritas pemerintah
C. Hubungannya dengan sistem politik secara umum dan dengan output administratif secara esensial merupakan hubungan yang pasif.
D. Sering terwujud di dalam masyarakat dimana tidak terdapat struktur input yang terdiferensiasikan.
E. Orientasi subjek lebih bersifat afektif dan normatif daripada kognitif.
3. Partisipan.
A.Frekuensi orientasi sistem politik sebagai objek umum, objek-objek input, output, dan pribadi sebagai partisipan aktif mendekati satu.
B. Bentuk kultur dimana anggota masyarakat cenderung diorientasikan secara eksplisit terhadap sistem politik secara komprehensif dan terhadap dan terhadap struktur dan proses politik serta administratif (aspek input dan output sistem politik)
C. Anggota masyarakat partisipatif terhadap objek politik. Masyarakat berperan sebagai aktivis. Kondisi masyarakat dalam budaya politik partisipan mengerti bahwa mereka berstatus warga negara dan memberikan perhatian terhadap sistem politik. Mereka memiliki kebanggaan terhadap sistem politik dan memiliki kemauan untuk mendiskusikan hal tersebut. Mereka memiliki keyakinan bahwa mereka dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan publik dalam beberapa tingkatan dan memiliki kemauan untuk mengorganisasikan diri dalam kelompok-kelompok protes bila terdapat praktik-praktik pemerintahan yang tidak fair.
Sumber : http://id.wikipedia.org
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Budaya politik
[Makna dari pertanyaan Aristoteles]Arti Cinta Sejati
Selasa, 03 Mei 2011
Posted by Unknown
Tag :
Article
Makna dari pertanyaan Aristoteles, arti cinta sejati :
Dahulu, Aristoteles bertanya kepada gurunya , "APA ITU CINTA SEJATI ?"
Isi Pertanyaan dan jawabannya :
Note : A = Aristoteles ||| T = Guru
A : "Apa itu Cinta Sejati , Wahai Guru?"
T : " Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas, petiklah 1 bunga yang terindah menurutmu. DAN JANGAN PERNAH BERBALIK KEMBALI KE BELAKANG" ,
Secepatnya Aristoteles mengerjakan apa yang di suruhkan oleh guru-nya itu. keesokan harinnya Beliau bertemu guru-nya. Beliau kembali dengan tangan Hampa.
T : "Mana Bunga yang kau petik, Wahai Aristoteles?"
A : "Aku tidak bisa mendapatkannya, sebenarmya aku telah menemukannya, tapi aku berfikir, didepan ada bunga yang lebih bagus lagi. KETIKA AKU TELAH SAMPAI DI UJUNG TAMAN, AKU BARU SADAR BAHWA YANG AKU TEMUI PERTAMA TADI ITULAH YANG TERBAIK, TAPI AKU TIDAK BISA KEMBALI LAGI KE BELAKANG."
T : " Wahai Aristoteles muridku, itulah CINTA SEJATI, semakin engkau mencari yang terbaik, maka kamu tak akan pernah menemukannya"
A : " Sekarang aku mengerti apa itu Cinta Sejati "
KESIMPULAN : JANGAN PERNAH SIA-SIAKAN CINTA YANG PERNAH TUMBUH DI HATIMU, KARENA WAKTU TAK AKAN PERNAH KEMBALI LAGI.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [Makna dari pertanyaan Aristoteles]Arti Cinta Sejati
Alhamdulillah akhirnya kali ini saya menerbitkan hasil karya sendiri untuk kedua kalinya, yaitu Template Orange. Tapi Template ini memang bukan asli 100% bikinan saya sendiri melainkan hanya merupakan hasil dari otak-atik dari template biasa. Yaa itung-itung belajar dan berbagi kepada sobat-sobat. Kali ini Template Orange yang saya akan bagikan yaitu dengan nama Template Orange V2.Sebetulnya Template Orange V2 ini hampir sama dengan Template sebelumnya, cuman saya Dsain lagi menjadi beda tampilan.
OK, sebelum para sobat semua menggunakan template Pertama saya "Template Song Orange" alangkah baiknya para sobat simak dulu keterangan di bawah ini sebagai bahan pertimbangan sebelum di pasang di template para sobat :
KETERANGAN!!
- Lebar bagian Header : 980px
- Lebar Main Wrapper : 980px
- Background body : Biur (silahkan nanti sobat rubah lagi)
- Bagian Header sudah saya bagi menjadi tiga bagian.
- Sidebar sebanyak 6 buah yang telah divareasikan antara sidebar besar dan sidebar kecil
- Bagian Footer ada tiga kolom yang lebarnya 31%
- Warna border pada header, Main Wrapper, Sidebar dan postignan warna Orange
Silahkan klik gamabr di bawah ini untuk melihat DEMO-nya.

Setelah dihat demo, mungkin ada yang berminat silahkan klik gambar di bawah ini untuk Mendownloadnya.

OK, mungkin hanya sampai disini aja dulu, dan mudah-mudahan ada waktu untuk mendasain template Versi berikutnya.
Selamat mencoba dan semoga dapat bermanfaat.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Download Template Orange V2
This post is very basic level CSS implementation. I want to explain how to design tab style login and registration panel with CSS, HTML and Jquery. Tab system help you to save page space, Just take a quick look at these four steps, use it and enrich your web projects. I had implemented this at labs.9lessons.info.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Tab Style Login and Signup with CSS
Daimyō (大名?) berasal dari kata Daimyōshu (大名主? kepala keluarga terhormat) yang berarti orang yang memiliki pengaruh besar di suatu wilayah. Di dalam masyarakat samurai di Jepang, istilah daimyō digunakan untuk samurai yang memiliki hak atas tanah yang luas (tuan tanah) dan memiliki banyak bushi sebagai pengikut.
Pada zaman Muromachi, Shugoshoku adalah nama jabatan yang diberikan kepada kelas penguasa untuk menjaga wilayah feodal yang disebut Kuni (provinsi). Penguasa yang menjabat Shugoshoku kemudian sering disebut sebagai Shugo Daimyō (守護大名? daimyō yang melindungi).
Di zaman Sengoku, dikenal penguasa wilayah feodal yang disebut Taishin (大身?). Selain itu dikenal juga samurai lokal yang berperan dalam pembangunan daerah yang disebut Kokujin (国人?). Sengoku Daimyō (戦国大名?) merupakan sebutan untuk daimyō yang menguasai lebih dari satu wilayah kekuasaan.
Pada zaman Edo, daimyō adalah sebutan untuk samurai yang menerima lebih dari 10.000 koku dari Keshogunan Edo, sedangkan samurai yang menerima kurang dari 10.000 koku disebut Hatamoto.
Daimyo zaman Edo
Daimyo yang berkunjung ke istana, gambar dari buku “Sketches of Japanese Manners and Customs”
Peringkat daimyō pada zaman Edo ditentukan oleh tingkatan kebangsawanan (Kakaku), tingkat jabatan (Kan-i), potensi kekayaan wilayah Han (Kokudaka), dan deskripsi pekerjaan (Yakushoku).
Pada zaman Edo terdapat 3 jenis daimyō:
- Kamon Daimyō
Daimyō yang masih punya hubungan kerabat dengan keluarga shogun Tokugawa,
- Fudai Daimyō
Daimyō turun temurun yang sudah setia kepada shogun Tokugawa jauh sebelum Pertempuran Sekigahara,
- Tozama
Pengikut Tokugawa yang menjadi setia setelah ditundukkan dalam Pertempuran Sekigahara.
Tokugawa Ieyasu memberi wewenang atas kekuasaan wilayah han Owari, Kishū, Mito untuk ketiga orang putranya. Ieyasu juga memberi wewenang kepada masing-masing putranya untuk menggunakan nama keluarga Tokugawa, sehingga salah satu garis keturunan putranya dapat menggantikan garis keturunan utama Tokugawa jika mata rantai keturunan utama terputus. Selain itu, masing-masing putra Tokugawa masih menerima tugas penting memata-matai kegiatan para daimyō lain wilayah han tetangga.
Ieyasu menyebar anggota keluarganya ke seluruh Jepang untuk mengawasi daimyō di wilayah han tetangga. Putra ke-9 yang bernama Tokugawa Yoshinao ditunjuk sebagai daimyō wilayah han Owari. Putra ke-10 yang bernama Tokugawa Yorinomu ditunjuk sebagai daimyō wilayah han Kishū, Putra ke-11 yang bernama Tokugawa Yorifusa ditunjuk sebagai daimyō wilayah han Mito. Selain itu, Yūki Hideyasu yang merupakan kakak dari shogun generasi ke-2 Tokugawa Hidetada ditunjuk sebagai daimyō wilayah han Echizen.
Pengikut (Kashin) berasal dari keluarga yang sudah turun temurun mengabdi kepada klan Tokugawa dijadikan Fudai Daimyō. Dalam menjalankan pemerintahan, shogun Tokugawa selalu dikelilingi oleh Fudai Daimyō yang ditunjuk sebagai menteri senior (Tairō) dan penasehat shogun (Rojū)
Jika dibandingkan dengan daimyō lainnya, Fudai Daimyō menerima jumlah Kokudaka yang rendah, sebaliknya klan Torii, klan Sakakibara, dan klan Honda mempunyai kokudaka yang tinggi. Klan Ii yang menjadi Fudai Hitto di Hikone mempunyai kokudaka yang sangat tinggi hingga mencapai 350.000 koku. Cuma ada segelintir daimyō yang menerima di atas 100.000 koku, misalnya: klan Sakai, klan Abe, klan Hotta, klan Yanagisawa, dan klan Toda.
Seorang samurai dengan pakaian tempur, 1860.
Samurai (侍 atau 士?) adalah istilah untuk perwira militer kelas elit sebelum zaman industrialisasi di Jepang. Kata “samurai” berasal dari kata kerja “samorau” asal bahasa Jepang kuno, berubah menjadi “saburau” yang berarti “melayani”, dan akhirnya menjadi “samurai” yang bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.
Istilah yang lebih tepat adalah bushi (武士) (harafiah: “orang bersenjata”) yang digunakan semasa zaman Edo. Bagaimanapun, istilah samurai digunakan untuk prajurit elit dari kalangan bangsawan, dan bukan contohnya, ashigaru atau tentara berjalan kaki. Samurai yang tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk majikan (daimyo) disebut ronin (harafiah: “orang ombak”). Samurai yang bertugas di wilayah han disebut hanshi.
Samurai dianggap mesti bersopan dan terpelajar, dan semasa Keshogunan Tokugawa berangsur-angsur kehilangan fungsi ketentaraan mereka. Pada akhir era Tokugawa, samurai secara umumnya adalah kakitangan umum bagi daimyo, dengan pedang mereka hanya untuk tujuan istiadat. Dengan reformasi Meiji pada akhir abad ke-19, samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Bagaimanapun juga, sifat samurai yang ketat yang dikenal sebagai bushido masih tetap ada dalam masyarakat Jepang masa kini, sebagaimana aspek cara hidup mereka yang lain.
Etimologi
Perkataan samurai berasal pada sebelum zaman Heian di Jepang di mana bila seseorang disebut sebagai saburai, itu berarti dia adalah seorang suruhan atau pengikut. Hanya pada awal zaman modern, khususnya pada era Azuchi-Momoyama dan awal periode/era Edo pada akhir abad ke-16 dan awal abad ke-17 perkataan saburai bertukar diganti dengan perkataan samurai. Bagaimanapun, pada masa itu, artinya telah lama berubah.
Pada era pemerintahan samurai, istilah awal yumitori (“pemanah”) juga digunakan sebagai gelar kehormat bagi sejumlah kecil panglima perang, walaupun pemain pedang telah menjadi lebih penting. Pemanah Jepang (kyujutsu), masih berkaitan erat dengan dewa perang Hachiman.
Berikut adalah beberapa istilah lain samurai :
- Buke (武家) – Ahli bela diri
- Kabukimono – Perkataan dari kabuku atau condong, ia merujuk kepada gaya samurai berwarna-warni.
- Mononofu (もののふ) – Istilah silam yang berarti panglima.
- Musha (武者) – Bentuk ringkasan Bugeisha (武芸者), harafiah. pakar bela diri.
- Si (士) – Huruf kanji pengganti samurai.
- Tsuwamono (兵) – Istilah silam bagi tentara yang ditonjolkan oleh Matsuo Basho dalam haiku terkemukanya. Arti harafiahnya adalah orang kuat.
Senjata
Samurai mengunakan beberapa macam jenis senjata, tetapi katana adalah senjata yang identik dengan keberadaan mereka, Dalam Bushido diajarkan bahwa katana adalah roh dari samurai dan kadang-kadang digambarkan bahwa seorang samurai sangat tergantung pada katana dalam pertempuran. Mereka percaya bahwa katana sangat penting dalam memberi kehormatan dan bagian dalam kehidupan. Sebutan untuk katana tidak dikenal sampai massa Kamakura (1185–1333), sebelum masa itu pedang Jepang lebih dikenal sebagai tachi dan uchigatana, Dan katana sendiri bukan menjadi senjata utama sampai massa Edo.
Apabila seorang anak mancapai usia tiga belas tahun, ada upacara yang dikenali sebagai Genpuku. Anak laki-laki yang menjalani genpuku mendapat sebuah wakizashi dan nama dewasa untuk menjadi samurai secara resmi. Ini dapat diartikan dia diberi hak untuk mengenal katana walaupun biasanya diikat dengan benang untuk menghindari katana terhunus dengan tidak sengaja. Pasangan katana dan wakizashi dikenali sebagai Daisho, yang berarti besar dan kecil.
Senjata samurai yang lain adalah yumi atau busar komposit dan dipakai selama beberapa abad sampai masa masuknya senapan pada abad ke-16. Busur komposit model Jepang adalah senjata yang bagus. Bentuknya memungkinkan untuk digunakan berbagai jenis anak panah, seperti panah berapi dan panah isyarat yang dapat menjangkau sasaran pada jarak lebih dari 100 meter, bahkan bisa lebih dari 200 meter bila ketepatan tidak lagi diperhitungkan, Senjata ini biasanya digunakan dengan cara berdiri dibelakang Tedate (手盾) yaitu perisai kayu yang besar, tetapi bisa juga digunakan dengan menunggang kuda. Latihan memanah di belakang kuda menjadi adat istiadat Shinto, Yabusame (流鏑馬). Dalam pertempuran melawan penjajah Mongol, busur komposit menjadi senjata penentu kemenangan, Pasukan Mongol dan Cina pada waktu itu memakai {busur komposit]] dengan ukuran yang lebih kecil, apalagi dengan keterbatasannya dalam pemakaian pasukan berkuda.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Samurai dalam budaya Jepang










