Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan
2 tahun lebih dirumah saya menggunakan jaringan internet(ISP) telkomspeedy. Walaupun 6 bulan awal pemakaian terjadi sesuatu yang membuat saya sering curhat ke 147, setelahnya koneksinya lancar. Beberpa bulan lalu saya berfikir untuk pindah ke ISP lain, karna harganya lebih murah (50 ribu lebih murah) dan kecepatannya 3 kali lipat lebih tinggi dari yang saya pakai. Namun karna daerah rumah saya belum tercover jaringan ISP tersebut. Terpaksa menunggu sampai sekarang.
Hari minggu kemarin saya mendownload (patch game), saat saya mulai download mulai muncul keanehan. Speed download meningkat 2 kali lipat lebih dari biasanya :
Padahal saya menggunakannya akhir bulan, saya check quoata ternyata minus :
Tidak percaya dengan hal diatas, saya coba check kecepatan internet saya di speedtest.net, hasilnya :
Sampai sekarang saat saya post pun, kecepatannya hampir sama, padahal hujan dan saya baru menyalakan modem sore tadi : http://www.speedtest.net/result/1923744930.png
Semoga saja ini akan terjadi selamanya, telkomspeedy berevolusi. Kalau seperti ini telkomspeedy bisa jadi ISP rumahan nomor 1 di Indonesia (Harga dan kecepatan sesuai dan pelanggannya banyak)
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Evolusi telkomspeedy?
The Reds julukan team asal kota Liverpool inggris yaitu Livepool F.C. Team yang telah 5 kali menjuarai Liga Champions ini mempunyai banyak sekali Fans yang tersebar diseluruh dunia. Berikut beberapa Chants Fans dan Lagu dari Liverpool FC yang saya ketahui :
Lagu (Songs) Liverpool FC
Fields of Anfield Road
You'll Never Walk Alone
Chants Fans Liverpool FC(The Reds)
Liverpool, Liverpool,
Liverpool, Liverpool,
Liverpool, Liverpool,
Liverpool, Liverpool,
Liverpool, Liverpool,
Liverpool, Liverpool...
And it's Liverpool,
Liverpool F.C.,
We're by far the greatest team,
The world has ever seen...
Oh when the Reds, (Oh when the Reds),
Go marching in (go marching in),
Oh when the Reds go marching in,
I wanna be in that number,
Oh when the Reds go marching in..
We love you Liverpool, We do,
We love you Liverpool, We do,
We love you Liverpool, We do,
Oh Liverpool we love you...
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Chants Fans dan Lagu Club Liverpool FC
Lagu (Songs) Chelsea FC
Blue Day
Blue is the Colour
We Love You Chelsea
Blue Flag
The Pride of London
Chants Fans Chelsea FC(The Blues)
CHELSEA
CHELSEA
CHELSEA
CHELSEA
Hello, hello we are the Chelsea boys,
Hello, hello we are the Chelsea boys,
And if you are a Tottenham fan surrender or you'll die,
We all follow the Chelsea.
Flying high, up in the sky,
We'll keep the blue flag flying high,
From Stamford Bridge to Wembley
We'll keep the blue flag flying high.
Oh when The Blues, Ohwhen The Blues
Go steaming in, Go Steaming in
Oh when The Blues go steaming in,
I wanna be in that number,
Oh when the blues go steamin' in..
Chelsea till I die,
I'm Chelsea till I die,
I know I am,
I'm sure I am,
I'm Chelsea till I die..
"Clapping" Chelsea!
"Clapping" Chelsea!
"Clapping" Chelsea!
"Clapping" Chelsea!
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Chants dan Lagu Club Chelsea
Nyanyian / yel yel / chants dari supporter fanatic sebuah club sepakbola pasti terdengar saat teamnya bermain, distadion ataupun di tempat - tempat nonton bareng, para supporter fanatic bersuara bersama - sama untuk mendukung team atau memeriahkan suasana. Berikut adalah beberapa lagu(songs) dan Chants yang saya ketahui dimiliki atau menjadi ciri khas Club Sepakbola Manchester United (Man Utd).
Lagu (Songs) Manchester United
Glory Glory Man Utd #GGMU
Red Is The Man
Take me home United road
We all follow Man United
There's Only one United!
Come on you Reds!
Lift It High (All About Belief)
Chants Fans Manchester United (Man Utd)
Hello! Hello! We are the Busby boys!
Hello! Hello! We are the Busby boys!
And if you are a city fan surrender or you'll die
We all follow United!
We love United, we do,
We love United, we do,
We love United, we do,
Oh United we love you...
MU
MUF
MUFC
OK
We'll Never Die, We'll Never Die
We'll Never Die, We'll Never Die
We'll Keep The Red Flag Flying High,
Cuz' Man Utd will never die..
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Chants Fans dan Lagu Club Manchester United
Maddi Jane lahir pada tanggal 4 september 1998, dia adalah gadis cilik yang mempunyai bakat luar biasa dalam menyanyi. Terbukti dengan video dia mengcover beberapa lagu artis terkenal dan menyanyikan lagunya sendiri yang sampai saat ini telah ditonton oleh jutaan pengunjung situs youtube. Berikut adalah list video dan total pengunjung (pantauan saya saat membuat post ini) :
Maddi Jane - Impossible (Shontelle)
Total pengunjung : 34,169,201
Maddi Jane - Price Tag (Jessie J)
Total pengunjung : 53,357,545
Maddi Jane - Rolling in the Deep (Adele)
Total pengunjung : 30,845,639
Video lainnya bisa dilihat disini : maddijanemusic@youtube
Ingin lebih dekat dengan Maddi Jane?
Menurut saya suaranya dan teknik vokalnya sudah bagus, apakah anda sependapat dengan saya?
dan akankah dia akan jadi seperti Taylor Swift, Katy Perry dan Adele? kita tunggu saja
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Maddi Jane calon diva masa depan?
Iseng - iseng buka youtube, nemu 2 video yang berlawanan dan mungkin dapat membuat sebagian dari anda tidak percaya.
Video pertama adalah video seekor kucing di turki yang sedih dan mencoba membangunkan temannya yang sudah mati. Meskipun beberapa orang mencoba untuk membantunya, kucing putih itu tidak membiarkan mereka mendekat selama dua jam. Akhirnya seorang dokter hewan datang dan mengambil kucing yang mati akibat tertabrak mobil.
Sungguh menyedihkan perilaku beberapa manusia di video tersebut, semoga jadi bahan pelajaran buat kita semua.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Kucingpun punya hati
Mungkin trik ini sudah banyak yang tau, tapi saya mencoba share dan menjelaskan caranya + screenshot agar lebih mudah dimengerti. Perlu diingat trik ini bukan cheat atau semacamnya, trik ini berguna untuk menghemat waktu dalam mengerjakan program saat Lab Activity (setelah Pretest, sebelum Posttest).
1. Download modulnya dulu, setelah itu dibaca. "biasanya" ada contoh programnya :
2. Sampai Lab Activity, copy codding program - buka notepad(terserah mau notepad atau notepad++) - paste programnya. Save As (Pilih directory / tempat savenya sesuai yang diperintahkan) :
Ganti Save as type menjadi All Files
Isi File name dengan apa yang diperintahkan di soal, contoh pascal :
Setelah itu click Save.
3. Buka program(compailernya) , open file yang telah disave. Run programnya (Biasanya si ada yang salah, nah jalankan logika anda untuk memperbaiki programnya)
Semoga berguna, triknya terlihat sederhana. Tapi yang saya lihat saat iLab banyak praktikan yang ngetik manual.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Tips trik mengerjakan program Lab Activity iLab
2 hari yang lalu adalah hari pertama masuk Lab menengah pertama/lanjut Sistem Informasi di kampus saya (E546). Pertama masuk liat monitornya lumayan bagus (Monitor LCD ukurannya 14 atau 15,6"), pas coba gerakin mouse ternyata pointer mousenya tidak bergerak (PC hang) padahal saya sengaja duduk paling depan (yang paling depan biasanya paling bagus ). Saya restart PCnya sampai tampilan dekstop, ternyata pointer mousenya tidak bisa gerak juga, akhirnya saya memutuskan untuk gabung dengan teman disebelah saya yang computernya tidak hang/error. Sekitar 5 menit berselang saya coba lagi gerakin mouse PCnya, akhirnya bisa. Kalo menurut analisa saya, PC tersebut lambat dlaam mendeteksi hardware (Mouse).
Praktikum dimulai, setelah mengerjakan beberapa soal yang diberikan oleh AsLab, Ada beberapa praktikan yang disuruh maju untuk menulis jawaban yang telah dijawabnya tadi di papan tulis. Setelah semuanya terjawab, AsLab menyuruh praktikan untuk mencoba program sederhana (Jawaban No.3) yang telah ditulis oleh teman saya. Karna praktikum kali ini adalah tentang Linux with C saya mencoba untuk membuka VMWare dan menjalankan/play linuxnya, namun yang terjadi adalah muncul pringatan yang mengindikasikan kalo PC tersebut tidak dapat menjalankan Virtual Linuxnya karna memory (RAM) sangat kecil. Saya coba periksa melalui dxdiag ternyata RAMnya hanya 256MB. Menjalankan Virtual Linux di PC yang RAMnya hanya 256mb itu sama seperti ungkapan "Bagaikan si cebol merindukan bulan". Karna tidak bisa dengan menggunakan linux, saya coba dengan turbo C++ dan berhasil.
Sesi selanjutnya dimulai, praktikan di perintahkan untuk mencoba dan memperbaiki program yang telah ditulis dipapan tulis oleh AsLab, saat mencoba programnya, PC yang saya gunakan kembali hang/error. Saya restart lagi PCnya, lagi - lagi pointer Mousenya tidak bisa digerakan harus menunggu sekitar 5 menitan baru bisa. Setelah itu PCnya berjalan normal walupun terkadang lag(freez) sampai peraktikum berakhir. Sebagai catatan, banyak 1 PC yang digunakan oleh 2 praktikan, sepertinya dari semua pc (sekitar 40++) hanya setengahnya yang bisa dan hanya kurang dari 6 PC yang menurut saya pantas untuk praktikum Linux with C (Dapat menjalankan Virtual Linux).
Sungguh disayangkan Lab System Informasi milik Universitas yang katanya "World Class University" seperti ini. Masih bagus PC di warnet yang perjamnya hanya 3Ribu rupiah. Semoga kedepannya ada perbaikan.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: LABSI gudang PC jadul?
Jika berbicara tentang Buyers Handphone Indonesia di jaman sekarang ini banyak sekali jenisnya, namun ada dua jenis Buyers yang paling menarik perhatian saya, Buyers yang pertama adalah Buyers yang membeli sebuah handphone karna ikut trend yang sedang terjadi dan mereka melihat fungsi Handphone yang mereka beli hanya dari satu sisi, yaitu social networking.
Buyers yang kedua adalah Buyers yang membeli sebuah handphone karna ingin merasakan kemajuan teknoloogi dan mereka tidak mau rugi, dengan uang yang mereka punya, mereka harus dapatkan yang paling bagus diantara handphone lainnya. Sebagai contoh, Buyers pertama dan kedua mempunyai uang 1,9Juta rupiah, Buyers jenis pertama pasti akan membeli Handphone : BlackBerry Curve 8520 dan Buyers jenis kedua pasti akan membeli : Sony Ericsson Xperia Mini
Kenapa Buyers jenis pertama membeli BlackBerry Curve 8520?
Karna sesuai yang saya jabarkan diatas tentang jenis Buyers pertama, mereka ikut trend yang ada diIndonesia saat ini, dengan sebuah handphone BlackBerry Curve 8520 mereka bisa "BBMan".
Kenapa Buyers jenis kedua membeli Sony Ericsson Xperia mini?
Karna sesuai yang saya jabarkan diatas tentang jenis Buyers kedua, dengan handphone Sony Ericsson Xperia mini. Mereka mendapatkan handphone yang "spesifikasinya paling bagus" diantara Handphone lainnya.
Jika dibandingkan Spesifikasi BlackBerry Curve 8520 vs Sony Ericsson Xperia mini, jelas Sony Ericsson Xperia mini menang telak. Contohnya dalam hal camera :
Camera BlackBerry Curve 8520 : 2 MP, 1600x1200 pixels, Video QVGA
Camera Sony Ericsson Xperia Mini : 5 MP, 2592x1944 pixels, autofocus, LED flash, Geo-tagging, image stabilization, smile and face detection, touch focus, Video 720p
Sumber Spesifikasi : Spec Sony Ericsson Xperia Mini dan Spec BlackBerry Curve 8520
Namun di negara kita Indonesia, Buyers jenis pertama jumlahnya lebih banyak dari pada jumlah jenis Buyers kedua, jika dibandigkan dengan persen, perbandingannya mungkin 70% vs 30%. Menurut saya ini adalah hal yang sedikit aneh, karna 1 fungsi dari sebuah software handphone "BBMan" bisa mengalahkan fungsi" lainnya.
Apakah menurut anda hal ini juga sebuah hal yang aneh?
Sampai kapan Buyers Handphone di Indonesia hanya mementingkan trend dari pada fungsi sebuah Handphone?
Kita tunggu saja :D
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Jenis Buyers Handphone diIndonesia
Tak perlu dipungkiri bahwa tujuan awal kita berada di kampus adalah untuk kuliah (akademik) tetapi di lain pihak kita juga perlu mempunyai sebuah wadah sebagai tempat berkumpul yang dinamakan organisasi. Di sinilah kita dapat menemukan diri kita dan mencari jalan mana yang akan ditempuh dalam beberapa tahun ke depan.
Manfaat dalam berorganisasi :
1. Sebagai penuntun pencapaian tujuan.
2. Dapat mengubah kehidupan masyarakat melalui masing-masing individu dengan pembentukan karakter.
3. Menawarkan solusi untuk kemajuan kita ke depan.
4. Sebagai sumber ilmu pengetahuan.
Tetapi masih ada beberapa orang yang masih belum bisa memahami pentingnya organisasi. Malah ada yang enggan untuk merasakan yang namanya berlembaga karena ketakutan akan kehancuran akademik.
Akibatnya terjadinya penurunan minat untu berlembaga dalam ruang lingkup mahasiswa dipengaruhi oleh faktor dari diri mahasiswa itu sendiri karena ketakutan akan penurunan indeks prestasi. Faktor lain yang juga menyebabkan hal tersebut adalah dari pihak birokrasi yang menuntut mahasiswa untuk menyelesaikan studi lebih cepat.
Tetapi hal tersebut wajar saja. Setiap orang punya pandangan dan pertimbangan yang berbeda. Dan setiap orang memiliki kebebasan untuk memilih sesuai dengan kata hati.
Sumber : kaskus
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Akademik vs Organisasi
Reward dan punishment merupakan dua bentuk metode dalam memotivasi seseorang untuk melakukan kebaikan dan meningkatkan prestasinya. Kedua metode ini sudah cukup lama dikenal dalam dunia kerja. Tidak hanya dalam dunia kerja, dalam dunia penidikan pun kedua ini kerap kali digunakan. Namun selalu terjadi perbedaan pandangan, mana yang lebih diprioritaskan antara reward dengan punishment?
Reward artinya ganjaran, hadiah, penghargaan atau imbalan. Dalam konsep manajemen, reward merupakan salah satu alat untuk peningkatan motivasi para pegawai. Metode ini bisa meng-asosiasi-kan perbuatan dan kelakuan seseorang dengan perasaan bahagia, senang, dan biasanya akan membuat mereka melakukan suatu perbuatan yang baik secara berulang-ulang. Selain motivasi, reward juga bertujuan agar seseorang menjadi giat lagi usahanya untuk memperbaiki atau meningkatkan prestasi yang telah dapat dicapainya.
Sementara punishment diartikan sebagai hukuman atau sanksi. Jika reward merupakan bentuk reinforcement yang positif, maka punishment sebagai bentuk reinforcement yang negatif, tetapi kalau diberikan secara tepat dan bijak bisa menjadi alat motivasi. Tujuan dari metode ini adalah menimbulkan rasa tidak senang pada seseorang supaya mereka jangan membuat sesuatu yang jahat. Jadi, hukuman yang dilakukan mesti bersifat pedagogies, yaitu untuk memperbaiki dan mendidik ke arah yang lebih baik.
Pada dasarnya keduanya sama-sama dibutuhkan dalam memotivasi seseorang, termasuk dalam memotivasi para pegawai dalam meningkatkan kinerjanya. Keduanya merupakan reaksi dari seorang pimpinan terhadap kinerja dan produktivitas yang telah ditunjukkan oleh bawahannya; hukuman untuk perbuatan jahat dan ganjaran untuk perbuatan baik. Melihat dari fungsinya itu, seolah keduanya berlawanan, tetapi pada hakekatnya sama-sama bertujuan agar seseorang menjadi lebih baik, termasuk dalam memotivasi para pegawai dalam bekerja.
Reward And Punishment dalam Organisai
Dalam berorganisai misalnya, pemberlakuan metode Reward And Punishment merupakan hal yang penting untuk membentuk pribadi dari warga organisasi tersebut. Jika Punishment menghasilkan efek jera, maka Reward akan menghasilkan efek sebaliknya yaitu ketauladanan, untuk membuat Reward dan Punishment dapat berjalan denga baik diperlukan nya konsistensi yang dapat menjamin bahwa reward yang diberikan haruslah bersifat konkrit (bermanfaat), dan Punishment yang diberikan bersifat keras dan tidak pandang bulu.
Secara teori, penerapan reward dan punishment secara konsekuen dapat membawa pengaruh positif, antara lain:
1. Mekanisme dan sistem kerja di Suatu Organisai menjadi lebih baik, karena adanya tolak ukur kinerja yang jelas.
2. Kinerja individu dalam suatu Organisasi semakin meningkat, karena adanya sistem pengawasan yang obyektif dan tepat sasaran.
3. Adaya kepastian indikator kinerja yang menjadi ukuran kuantitatif maupun kualitatif tingkat pencapaian kinerja para individu Organisai.
Sumber : kaskus
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Pentingnya Reward And Punishment dalam Organisasi
Asal usul The Flying Dutchman
Banyak versi dari cerita ini. Menurut beberapa, cerita ini berasal dari Belanda, sementara itu yang lain meng-claim bahwa itu berasal dari sandiwara Inggris The Flying Dutchman (1826) oleh Edward Fitzball dan novel "The Phantom Ship" (1837) oleh Frederick Marryat, kemudian di adaptasi ke cerita Belanda "Het Vliegend Schip" (The Flying Ship) oleh pastor Belanda A.H.C. Römer. Versi lainnya termasuk opera oleh Richard Wagner (1841) dan "The Flying Dutchman on Tappan Sea" oleh Washington Irving (1855).
Berdasarkan dari beberapa sumber, Kapten Belanda pada abad ke 17 Bernard Fokke adalah contoh dari kapten kapal hantu tersebut. Fokke mendapatkan kemasyhuran atas perjalan dari Belanda ke Jawa dengan kecepatan yang luar biasa dan dicurigai mempunyai ikatan dengan Iblis untuk meningkatkan kecepatannya. Berdasarkan dari beberapa sumber, kapten tersebut dipanggil dengan Falkenburg didalam cerita versi Belanda. Dia dipanggil dengan "Van der Decken" (artinya off the deck|Diatas Geladak) dalam versi Marryat's dan "Ramhout van Dam" dalam versi Irving's. Sumber tidak setuju bahwa "Flying Dutchman" adalah nama dari kapal atau nama panggilan untuk sang kapten.
Menurut banyak versi, sang kapten berjanji bahwa dia tidak akan mundur pada saat badai, tapi akan melanjutkan usahanya untuk mencari Cape of Good Hope walaupun sampai hari kiamat. Menurut beberapa versi, kejahatan yang mengerikan telah terjadi, atau awak kapalnya telah tertular oleh wabah penyakit pes dan tidak diijinkan untuk berlabuh di seluruh pelabuhan. Sejak itu, kapal dan awaknya dihukum untuk selalu berlayar, tidak pernah kedarat. Menurut beberapa versi, ini terjadi pada tahun 1641, yang lain menebak tahun 1680 atau 1729.
Banyak catatan persamaan dari Flying Dutchman dengan kisah umat Kristen The Wandering Jew.
Terneuzen (Belanda) disebut sebagai rumah sang legenda Flying Dutchman, Van der Decken, seorang kapten yang mengutuk Tuhan dan telah dihukum untuk mengarungi lautan selamanya, telah diceritakan dalam novel karya Frederick Marryat - The Phantom Ship dan Richard Wagner opera.
Beberapa saksi penampakan The Flying Dutchman :
- 1823 Kapten Oweb dari kapal HMS Leven; dua kali melihat kapal kosong yang terombang ambing di tengah samudera, salah satunya mungkin the Flying Dutchman.
- 1835 Sebuah kapal Inggris sempat melihat The Flying Dutchman yang melaju kencang ke arahnya tapi setelah dekat menghilang begitu saja.
- 1879 Beberapa awak kapal SS Petrogia sempat melihat kapal hantu tersebut.
- 1881 3 awak kapal HMS Baccante yang di dalamnya terdapat King George V melihatnya. Keesokan harinya seornag awak yang sempat melihat tiba2 mati secara mendadak.
- 1939 Terlihat di Mulkenzenberg, membuat orang2 yang melihatnya bingung karena tiba2 saja kapal tua itu menghilang begitu saja.
- 1941 Terdapat laporan dari Pantai Glenclaim tentang sebuah kapal tua yang menabrak karang. Setelah diselidiki tak ada sedikitpun bangkai kapal di sekitarnya.
- 1942 Terlihat oleh kapal MHS Jubille di dekat Cape Town, Afrika selatan.
Menurut cerita dongeng, The Flying Dutchman adalah kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh, tetapi harus mengarungi "tujuh lautan" selamanya. Flying Dutchman selalu terlihat dari jauh, kadang-kadang disinari dengan cahaya hantu.
Sumber : Kaskus
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Misteri The Flying Dutchman
Asal-Usul
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Gerigi-gerigi panas mesin era industri membelalakkan mata kaum pekerja terhadap kondisi masyarakat. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis Barat. Amerika Serikat merupakan contoh konkrit. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, menuai amarah dan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di 1806 oleh pekerja cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Abad 19 juga menandakan sebuah momen penting kesadaran kelas pekerja dunia. Kongres Internasional Pertama [i], diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: “Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres merubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.” Kaum revolusioner waktu itu menganggap bahwa tuntutan delapan jam sehari bukanlah tuntutan final, melainkan taktik untuk mengakselerasikan kesadaran kelas yang luas di antara kalangan kelas pekerja. Semenjak saat inilah, gerakan pekerja mulai menggemakan ide-ide mengenai solidaritas internasional. Di mana harapan akan sebuah dunia baru yang lebih baik mulai bersemi di setiap hati para kelas pekerja dunia yang beramai-ramai berseru: “Derita satu adalah derita yang dirasakan semua!” Kongres Jenewa merupakan titik berangkat transformasi visi dan strategi gerakan kelas pekerja di masa depan.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.
Tragedi Haymarket
Pada April 1886, ratusan ribu kelas pekerja di AS yang berkeinginan kuat menghentikan dominasi kelas borjuis, bergabung dengan organisasi pekerja Knights of Labour. Perjuangan kelas masif menemukan momentum di Chicago, salah satu pusat pengorganisiran serikat-serikat pekerja AS yang cukup besar. Gerakan serikat pekerja di kota ini sangat dipengaruhi ide-ide International Workingsmen Association. Gerakan tersebut telah melakukan agitasi dan propaganda tanpa henti sebelum Mei untuk merealisasikan tuntutan ‘Delapan Jam Sehari.’ Menjelang 1 Mei, sekitar 50.000 pekerja telah melakukan pemogokan. Sekitar 30.000 pekerja bergabung dengan mereka di kemudian hari. Para pekerja turun ke jalan bersama anak-anak serta istri untuk meneriakkan tuntutan universal ‘Delapan Jam Sehari.’ Pemogokan ini membawa aktifitas industri di Chicago lumpuh dan membuat kelas borjuis panik.
Namun tepat 3 Mei, pemerintah mengutus sejumlah polisi untuk meredam pemogokan pekerja di pabrik McCormick. Mereka menembak mati empat orang pekerja dan menciderai banyak orang. Gusar dengan tindakan kelas penguasa tersebut, sejumlah kaum anarkis yang dipimpin Albert Parsons dan August Spies–juga merupakan anggota aktif Knights of Labour–menyerukan kepada kelas pekerja agar mempersenjatai diri dan berpartisipasi di dalam demonstrasi keesokan hari. Pertemuan di hari berikut yang berlokasi di bunderan Haymarket itu, berjalan tanpa insiden. Karena cuaca buruk banyak partisipan aksi membubarkan diri dan kerumunan tersisa sekitar ratusan orang. Pada saat itulah, 180 polisi datang dan menyuruh pertemuan dibubarkan. Ketika pembicara terakhir hendak turun mimbar, menuruti peringatan polisi tersebut, sebuah bom meledak di barisan polisi. Satu orang terbunuh dan melukai 70 orang diantaranya. Polisi menyikapi ledakan bom tersebut dengan menembaki kerumunan pekerja yang berkumpul, menyebabkan satu orang terbunuh dan banyak yang terluka.
Meskipun tidak jelas siapa yang melakukan pelemparan bom, media massa dan politisi borjuis mulai melemparkan tuduhan-tuduhan kabur bahwa ledakan tersebut merupakan ulah kaum sosialis dan anarkis. Mereka menyerukan ’sebuah balas dendam yang pantas kepada kaum radikal.’ Setiap tempat pertemuan, sekretariat serikat pekerja, tempat cetak, serta rumah pribadi para aktifis diserang polisi. Setiap tokoh sosialis dan anarkis ditangkap. Bahkan individu-individu yang sama sekali tidak memahami apa itu sosialisme dan anarkisme, ditahan dan disiksa. Julius Grinnell, Jaksa Penuntut Umum kota tersebut, menyuruh kepolisian ‘melakukan penyergapan terlebih dahulu baru kemudian mempertimbangkan pelanggaran-pelanggaran hukumnya’. Delapan dari tokoh anarkis yang aktif di Chicago, dituntut dengan tuduhan pembunuhan terencana. Mereka adalah August Spies, Albert Parsons, Adolph Fischer, George Engel, Fielden, Michael Schwab, Louis Lingg dan Oscar Neebe.
Pengadilan spektakuler kedelapan anarkis tersebut adalah salah satu sejarah kebengisan lembaga peradilan AS yang sangat dipengaruhi kelas borjuis Chicago. Pada 21 Juni, 1886, tanpa ada bukti-bukti kuat yang dapat mengasosiasikan kedelapan anarkis dengan insiden tersebut (dari kedelapan orang, hanya satu yang hadir. Dan Ia berada di mimbar pembicara ketika insiden terjadi), pengadilan menjatuhi hukuman mati kepada para tertuduh. Pada 11 November, 1887, Albert Parsons, August Spies, Adolf Fischer, dan George Engel dihukum gantung. Louise Lingg menggantung dirinya di penjara.
Sekitar 250.000 orang berkerumun mengiringi prosesi pemakaman Albert Parsons sambil mengekspresikan kekecewaan terhadap praktik korup pengadilan AS. Kampanye-kampanye untuk membebaskan mereka yang masih berada di dalam tahanan, terus berlangsung. Pada Juni, 1893, Gubernur Altgeld, yang membebaskan sisa tahanan peristiwa Haymarket, mengeluarkan pernyataan bahwa, ‘mereka yang telah dibebaskan, bukanlah karena mereka telah diampuni, melainkan karena mereka sama sekali tidak bersalah.’ Ia meneruskan klaim bahwa mereka yang telah dihukum gantung dan yang sekarang dibebaskan adalah korban dari ‘hakim-hakim serta para juri yang disuap.’ Tindakan ini mengakhiri karir politiknya.
Bagi kaum revolusioner dan aktifis gerakan pekerja saat itu, tragedi Haymarket bukanlah sekadar sebuah drama perjuangan tuntunan ‘Delapan Jam Sehari’, tetapi sebuah harapan untuk memerjuangkan dunia baru yang lebih baik. Pada Kongres Internasional Kedua di Paris, 1889, 1 Mei ditetapkan sebagai hari libur pekerja. Penetapan untuk memperingati para martir Haymarket di mana bendera merah menjadi simbol setiap tumpah darah kelas pekerja yang berjuang demi hak-haknya.
Meskipun begitu, komitmen Internasional Kedua kepada tradisi May Day diwarisi dengan semangat berbeda. Kaum Sosial Demokrat Jerman, elemen yang cukup berpengaruh di Organisasi Internasional Kedua, mengirim jutaan pekerja untuk mati di medan perang demi ‘Negara dan Bangsa.’ Setelah dua Perang Dunia berlalu, May Day hanya menjadi tradisi usang, di mana serikat buruh dan partai Kiri memanfaatkan momentum tersebut demi kepentingan ideologis. Terutama di era Stalinis, di mana banyak dari organisasi anarkis dan gerakan pekerja radikal dibabat habis di bawah pemerintahan partai komunis.[ii] Hingga hari ini, tradisi May Day telah direduksi menjadi sekadar ‘Hari Buruh’, dan bukan lagi sebuah hari peringatan kelas pekerja atau proletar untuk menghapuskan kelas dan kapitalisme.
Sumber : kaskus
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sejarah asal usul May Day













