Tampilkan postingan dengan label Ubuntu. Tampilkan semua postingan
Pertama-tama pastikan PC yang akan digunakan sebagai PC router minimal memiliki 2 buah Lan Card yang sudah terpasang dengan baik.
Kedua saya asumsikan anda semua telah menginstall Sistem operasi Ubuntu Server pada pc anda.
Setelah PC di install berikutnya adalah konfigurasi IP address pada masing-masing lan Card PC,
asumsi :
- Eth0 ==> 192.168.2.51 ==> terkoneksi dengan internet
- Eth1 ==> 192.168.10.1 ==> terkoneksi dengan jaringan Local
Setting ip dengan perintah :
# nano /etc/network/interfaces
Kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:
auto eth0iface eth0 inet staticaddress 192.168.2.13netmask 255.255.255.0network 192.168.2.0broadcast 192.168.2.255gateway 192.168.2.1
auto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.10.1netmask 255.255.255.0network 192.168.10.0broadcast 192.168.10.255
Simpan dengan cara tekan esc dan :wq
Setelah itu kita setting DNS, disini kita pakai DNSnya Google dengan cara
# nano /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4
Simpan dengan cara tekan esc dan :wq
Setelah setting IP dan DNS maka restart networknya dengan cara
# /etc/init.d/networking restart
Lihat hasil konfigurasi
# ifconfig
Jika belum muncul maka kita harus meng-up kan eth yang telah kita setting
# ifup eth0
# ifup eth1
Lihat hasil konfigurasi
# ifconfig
Kemudian aktifkan ip forward dengan cara:
# nano /etc/sysctl.conf
Cari baris berikut
#net.ipv4.ip_forward=1
Setelah itu hilangkan tanda pagar sehingga menjadi
net.ipv4.ip_forward=1
Masukan ipforward dengan perintah
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Cek apakah nilai ip_forward jika hasilnya 1 berarti sukses
# nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Kemudian masukkan script IPTABLES dengan perintah
# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
Catatan eth0 diatas adalah eth yang terkoneksi dengan internet
Simpan IPTABLES dengan perintah
# iptables-save
Maka PC ROUTER anda sudah siap, tapi konfigurasi IPTABLES diatas akan hilang jika kita merestart PC (komputer). Maka untuk mencegah IPTABLES hilang saat komputer di restart kita harus membuat agar script IPTABLES di load otomatis saat komputer dinyalakan (boot).
Lalu bagaimana caranya..???
Caranya adalah sebagai berikut:
# nano /etc/rc.local
Taruh script IPTABLES sebelum exit 0 sehingga seperti berikut :
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
exit 0
Jangan lupa disimpan esc :wq
Setelah itu silahkan restart/reboot komputer anda
# reboot
Selamat Mencoba
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Membuat Router di Ubuntu Server
[TUTORIAL] Install DNS Unbound High Performance Squid Lusca FMI di Ubuntu Server
Selasa, 11 Juni 2013
Posted by Unknown
"Salam blogger!!" Setelah sobat menyelesaikan tugas di Cara Install Proxy Lusca FMI di Ubuntu 10.10 64 Bit "wakakak kaya guru ni pake tugas segala" mari Kita melanjutkan artikel yang tertunda yaitu Cara Install DNS Unbound High Performance Squid Lusca FMI di Ubuntu Server
Fungsinya agar Squid Lusca FMI kita lebih optimal menerima request dari user yang masuk ke squid langsung saja ke langkah-langkahnya :
Warning : Install DNS unbound Proxy ini saya lakukan Via PuTTy
Sebelum menginstall DNS Unbound ini sebaiknya di OPTIMALKAN dahulu Squid ubuntu kita dengan Cara :
# lsmod |grep -i btrfs
# nano /etc/fstab
OPTIMALKAN juga kernelnya :
default FD 1024
cek di console
# ulimit -n
cara merubah :
# ulimit -HSn 65536
# echo “root soft nofile 65536″ >> /etc/security/limits.conf
# echo “root hard nofile 65536″ >> /etc/security/limits.conf
# nano /etc/pam.d/common-session
tambahkan :
# modprobe ip_conntrack
kemudian tambahkan ip_contrack di /etc/modules
# nano /etc/modules
Tambahkan kalimat berikut :
Fungsinya agar Squid Lusca FMI kita lebih optimal menerima request dari user yang masuk ke squid langsung saja ke langkah-langkahnya :
Warning : Install DNS unbound Proxy ini saya lakukan Via PuTTy
Sebelum menginstall DNS Unbound ini sebaiknya di OPTIMALKAN dahulu Squid ubuntu kita dengan Cara :
OPTIMALKAN partisi btrfs nya :
# lsmod |grep -i btrfs
# nano /etc/fstab
/cache btrfs noatime,compress,noacl 0 2
OPTIMALKAN juga kernelnya :
default FD 1024
cek di console
# ulimit -n
cara merubah :
# ulimit -HSn 65536
# echo “root soft nofile 65536″ >> /etc/security/limits.conf
# echo “root hard nofile 65536″ >> /etc/security/limits.conf
# nano /etc/pam.d/common-session
tambahkan :
session required pam_limits.so
# modprobe ip_conntrack
kemudian tambahkan ip_contrack di /etc/modules
# nano /etc/modules
Tambahkan kalimat berikut :
ip_conntrack
Selanjutnya >>>>>>>>>
1. Install DNS Unbound
Silah copas kode dibawah ini dan pastekan di terminal PuTTY sobat (alangkah baiknya di copy dulu di notepad setelah itu baru di paste di terminal putty)
apt-get install unbound -y && cd /etc/unbound && wget ftp://FTP.INTERNIC.NET/domain/named.cache && unbound-control-setup && chown unbound:root unbound_* && chmod 440 unbound_*
2. Copy file unbound.conf dengan Program WinSCP
Jika sobat belum punya silahkan download dulu disini unbound.conf
jangan lupa di extarct pake winrar terus Sobat pastekan file Unbound.conf yang telah di download ke /etc/unbound/
stelah itu -----------reboot ubuntu---------- sobat. [#reboot]
3. Periksa Status Unbound yang sudah terinstall sobat dengan cara :
---------------------------------
unbound-control status
unbound-control stats
---------------------------------
4. Restart Unbound Service
---------------------------------
/etc/init.d/unbound restart
---------------------------------
jika tulisan sudah [OK] berarti sobat berhasil menngInstall DNS Unbound High Performance di ubuntu dan untuk setting mikrotiknya silahkan download Setting Firewall dan Mangle Mikrotik
Semoga bermanfaat,.. untuk Monitoring Lusca FMI berlanjut ke postingan berikutnya,..! salam sukses.
1. Install DNS Unbound
Silah copas kode dibawah ini dan pastekan di terminal PuTTY sobat (alangkah baiknya di copy dulu di notepad setelah itu baru di paste di terminal putty)
apt-get install unbound -y && cd /etc/unbound && wget ftp://FTP.INTERNIC.NET/domain/named.cache && unbound-control-setup && chown unbound:root unbound_* && chmod 440 unbound_*
2. Copy file unbound.conf dengan Program WinSCP
Jika sobat belum punya silahkan download dulu disini unbound.conf
jangan lupa di extarct pake winrar terus Sobat pastekan file Unbound.conf yang telah di download ke /etc/unbound/
stelah itu -----------reboot ubuntu---------- sobat. [#reboot]
3. Periksa Status Unbound yang sudah terinstall sobat dengan cara :
---------------------------------
unbound-control status
unbound-control stats
---------------------------------
4. Restart Unbound Service
---------------------------------
/etc/init.d/unbound restart
---------------------------------
jika tulisan sudah [OK] berarti sobat berhasil menngInstall DNS Unbound High Performance di ubuntu dan untuk setting mikrotiknya silahkan download Setting Firewall dan Mangle Mikrotik
Semoga bermanfaat,.. untuk Monitoring Lusca FMI berlanjut ke postingan berikutnya,..! salam sukses.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Install DNS Unbound High Performance Squid Lusca FMI di Ubuntu Server
Berikut ini adalah beberapa perintah yang dapat Anda lakukan untuk melihat performansi squid proxy server anda. Perintah ini dapat anda buat dalam bentuk file berextensi ".sh" dan letakkan di direktori /usr/sbin, sehingga anda tidak perlu menghapalkan syntax2 tersebut. Cukup membantu untuk para network administrator atau teknisi.
1. Perintah pertama
squidclient -h localhost -p 8080 mgr:info
Sesuaikan port 8080 dengan port squid Anda.
Hasilnya:
HTTP/1.0 200 OK
Server: squid/2.7.STABLE7
Date: Fri, 20 Aug 2010 12:29:34 GMT
Content-Type: text/plain
Expires: Fri, 20 Aug 2010 12:29:34 GMT
X-Cache: MISS from proxy1.netsolusindo.com
X-Cache-Lookup: MISS from proxy1.netsolusindo.com:8080
Via: 1.0 proxy1.netsolusindo.com:8080 (squid/2.7.STABLE7)
Connection: close
Squid Object Cache: Version 2.7.STABLE7
Start Time: Wed, 18 Aug 2010 12:00:39 GMT
Current Time: Fri, 20 Aug 2010 12:29:34 GMT
Connection information for squid:
Number of clients accessing cache: 2
Number of HTTP requests received: 1179697
Number of ICP messages received: 0
Number of ICP messages sent: 0
Number of queued ICP replies: 0
Number of HTCP messages received: 0
Number of HTCP messages sent: 0
Request failure ratio: 0.00
Average HTTP requests per minute since start: 405.5
Average ICP messages per minute since start: 0.0
Select loop called: 22503753 times, 7.756 ms avg
Cache information for squid:
Request Hit Ratios: 5min: 35.1%, 60min: 35.9%
Byte Hit Ratios: 5min: 16.9%, 60min: 20.7%
Request Memory Hit Ratios: 5min: 0.2%, 60min: 1.2%
Request Disk Hit Ratios: 5min: 77.8%, 60min: 75.0%
Storage Swap size: 27342220 KB
Storage Mem size: 6136 KB
Mean Object Size: 18.78 KB
Requests given to unlinkd: 0
Median Service Times (seconds) 5 min 60 min:
HTTP Requests (All): 0.61549 0.52331
Cache Misses: 1.05672 0.80651
Cache Hits: 0.10857 0.13498
Near Hits: 0.64968 0.52331
Not-Modified Replies: 0.17711 0.05951
DNS Lookups: 0.04854 0.04433
ICP Queries: 0.00000 0.00000
Resource usage for squid:
UP Time: 174534.204 seconds
CPU Time: 3182.603 seconds
CPU Usage: 1.82%
CPU Usage, 5 minute avg: 5.86%
CPU Usage, 60 minute avg: 3.71%
Process Data Segment Size via sbrk(): 176960 KB
Maximum Resident Size: 693520 KB
Page faults with physical i/o: 920117
Memory usage for squid via mallinfo():
Total space in arena: 176960 KB
Ordinary blocks: 165139 KB 80926 blks
Small blocks: 0 KB 0 blks
Holding blocks: 10020 KB 7 blks
Free Small blocks: 0 KB
Free Ordinary blocks: 11820 KB
Total in use: 175159 KB 94%
Total free: 11820 KB 6%
Total size: 186980 KB
Memory accounted for:
Total accounted: 102900 KB
memPoolAlloc calls: 224927337
memPoolFree calls: 221979688
File descriptor usage for squid:
Maximum number of file descriptors: 1024
Largest file desc currently in use: 638
Number of file desc currently in use: 477
Files queued for open: 0
Available number of file descriptors: 547
Reserved number of file descriptors: 100
Store Disk files open: 1
IO loop method: epoll
Internal Data Structures:
1456421 StoreEntries
520 StoreEntries with MemObjects
449 Hot Object Cache Items
1456302 on-disk objects
2. Perintah kedua
tail -f /var/log/squid/access.log | ccze
Sesuaikan /var/log/squid/access.log dengan direktori log squid Anda.
3. Perintah ketiga
squidclient -h localhost -p 8080 mgr:info | grep Hit
Sama seperti perintah pertama, sesuaikan -p 8080 dengan port squid Anda.
Hasilnya:
Request Hit Ratios: 5min: 32.1%, 60min: 35.4%
Byte Hit Ratios: 5min: 14.9%, 60min: 17.4%
Request Memory Hit Ratios: 5min: 3.0%, 60min: 1.0%
Request Disk Hit Ratios: 5min: 84.6%, 60min: 77.2%
Cache Hits: 0.15888 0.19742
Near Hits: 1.24267 0.72387
SELAMAT MENCOBA . . .
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Perintah monitoring squid proxy
Sebenarnya cache proxy tidak perlu di kosongkan, karena secara otomatis akan
menghapus sendiri cache yang sudah lama jika mencapai parameter tertentu,
tetapi adakalanya kita ingin membersihkan cache secara manual
1. Matikan squid yang sedang berjalan
Code:
#service squid stop
2. Bersihkan cache nya
Code:
#rm –rf /direktori_cache
Contoh : # rm –rf /var/spool/squid
3. Buat swapnya lagi
Code:
#squid –z
4. Jalankan squid
Code:
#service squid start
Selesai ... :D
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] MEMBERSIHKAN CACHE PROXI MANUAL
[TUTORIAL] Howto Fix SSH slow to ask for password in Ubuntu + SSH Server installation howto
Minggu, 19 Mei 2013
Posted by Unknown
When I freshly installed UBUNTU , and tried to login to Ubuntu via ssh , it always took up-to 5-10 seconds to ask for password. The quick fix was
Solution # 1
The quick fix was to inform ssh to stop using DNS during the connection.
Issue the following command in terminal and restart SSH.
sudo echo “UseDNS no” >> /etc/ssh/sshd_config
OR
You can do it manually on the config file.
Add the following to your sshd_config file and restart SSH.
Edit the /etc/ssh/sshd_config file using the following command
nano /etc/ssh/sshd_config
& Add the following line at top.
UseDNS no
Save the File and Exit and Re-Try Login. It ill work fast now without delays.
***************************************************************
Solution # 2
Edit the /etc/ssh/ssh_config file using the following command
nano /etc/ssh/ssh_config
Commen the following lines by adddin # at start of the line
GSSAPIAuthentication yes
GSSAPIDelegateCredentials no
TO
# GSSAPIAuthentication yes
# GSSAPIDelegateCredentials no
save the file and exit and restart SSH service by
service ssh restart
***************************************************************
Howto install SSH Server in Ubuntu
apt-get install openssh-server
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Howto Fix SSH slow to ask for password in Ubuntu + SSH Server installation howto
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu - Bagi anda yang tidak tahu cara menginstal perangkat lunak pada sebuah komputer atau laptop. Nah disini ane akan berbagi info tentang cara install aplikasi di ubuntu yang dijamin mudah dan gampang untuk dipraktekan. Jika anda ingin tahu tentang cara install aplikasi di ubuntu. Silakan anda membaca artikel tentang cara install aplikasi di ubuntu dibawah ini.
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Sebelum melakukan instalasi, kita perlu menyeting repository terlebih dahulu.
Ok langsung saja buka Terminal. caranya bisa dengan menekan ALT+F2
lalu ketik gnome-terminal
setelah itu enter/klik Run
Terminal sudah terbuka.
Setting Repository
Silahkan ketik sudo gedit /etc/apt/sources.list lalu tekan enter.
Lalu ketikkan repository yang anda gunakan, misalkan anda menggunakan repository dari http://kambing.ui.ac.id
Kemudian simpan dan keluar dari gedit.
Untuk Repository yang tidak digunakan silahkan beri tanda # di depannya.
Setelah itu kembali ke Terminal dan ketikkan sudo apt-get update lalu enter
Ok, setting repository telah selesai selanjutanya ke penginstallan program
Menginstall Program
Untuk menginstall program perintah yang digunakan adalah sudo apt-get install namaprogram
contoh
sudo apt-get install stellarium lalu enter
Jika muncul konfirmasi Do you want to continue [Y/n]? silahkan dijawab Y kemudian enter.
Penginstalan telah selesai.
Selamat mencoba.
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
1.Yang harus kita lakukan pertama adalah mencoba mencari informasi mengenai turunan dari apa OS linux kita/berbasis apa OS linux kita,karena kali ini saya mengunakan Linux Ubuntu 7.04(7.10 yang baru..)dan Ubuntu merupakan OS yang berbasis Debian Linux jadi carilah installer program linux yang ber extensi .deb (Googling aj……).
2.Setelah mendapatkan file installer yang ber extensi .deb kemudian kopikan file tersebut ke Home folder atau folder rumah pada Ubuntu
contoh:
saya ingin menginstall xmms-skins_06-1_all.deb,maka saya harus mengopikan xmms-skins_06-1_all.deb ke folder rumah
3.Setelah itu buka program terminal (Aksesoris > terminal )
4.ketikan di terminal tersebut :
sudo dpkg -i xmms-skins_06-1_all.deb
keterangan:
sudo = merupakan perintah yang digunakan untuk mendapatkan akses root
dpkg -i = merupakan perintah untuk memasang aplikasi pada komputer (harus yang ber extensi .deb)
5.kita akan diminta untuk memasukan password root
6.tunggulah beberapa saat sampai proses berakhir
7.jika telah sukses terinstall berarti kita telah dapat mengunakan program tersebut,carilah di aplikasi.
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu Dengan Command
Quote:
tar –zxvf *.tar.gz
atau
tar jzvf *.tar.bz
kemudian
./configure
make
(as root) make install
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu Dengan Command
Quote:
$sudo apt-get install nama_aplikasi
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu Dengan Command
Quote:
$sudo dpkg -i *.deb
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
* Untuk Instalasi paket (program) anda bisa menggunakan dua cara : – dpkg
- repository APT
* Untuk dpkg maka bila membutuhkan paket,maka anda harus menginstall paket itu terlebih dahulu. Sedangkan dengan menggunakan APT maka paket-paket penunjang akan dicarikan dan diinstall.
dpkg
—-
* Apabila anda mendapatkan file dengan ekstensi .deb maka anda bisa menggunakan perintah dpkg.
* Cara Install :
dpkg -i AdbeRdr9.1.2-1.i386.deb
Keterangan :
-i –> berarti install/upgrade paket
* Cara melihat paket yang telah terinstall
dpkg -l
dpkg -l |grep -i adobereader
Keterangan :
-l –> berarti melihat semua paket yang terinstall
| grep -i adobereader –> untuk menampilkan baris dengan kata “adobereader”
* Cara Uninstall :
dpkg -r AdobeReader-enu
Keterangan :
-r –> berarti remove paket
APT
—
* APT akan melihat lokasi dari repository di /etc/apt/sources.list * Program pengaturan APT di desktop adalah Synaptic Package Manager : System | Administration | Synaptic Package Manager
* Cara mengedit file /etc/apt/sources.list :
nano /etc/apt/sources.list
Keterangan :
nano –> program text editor.
Untuk simpan gunakan tombol Ctrl + O
Untuk keluar gunakan tombol Ctrl + X
- Contoh konfigurasi repository dari Internet :
deb http://kambing.ui.edu/ubuntu jaunty main restricted universe multiverse
- Contoh konfigurasi repository dari jaringan :
deb http://192.168.1.210/repo1 jaunty main restricted
deb http://192.168.1.210/repo2 jaunty main multiverse restricted deb http://192.168.1.210/repo3 jaunty universe
deb http://192.168.1.210/repo4 jaunty universe
deb http://192.168.1.210/repo5 jaunty universe
deb http://192.168.1.210/repo6 jaunty universe
* Untuk refresh konfigurasi APT, gunakan :
apt-get update
* Untuk install paket/program :
apt-get install wormux
* Untuk uninstall paket/program :
apt-get remove wormux
PRINTER
* Nama service untuk printer adalh cupsys (CUPS)
* Untuk install printer akses dari firefox alamat berikut :
http://localhost:631
* Lokasi untuk printer yang dishare di Windows :
smb://ipaddress_server/nama_printer
smb://192.168.1.38/canon
* Lokasi untuk printer yang dishare di Linux dengan CUPS :
http://192.168.1.38:631/printers/canon
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Install Aplikasi
Cara Pertama : apt-web
* Browsing http://apt-web.dahsy.at/
* Pilih versi Ubuntu yang digunakan
* Pilih Mirror server
* Masukkan nama paket yang mau diinstall
* Klik tombol submit
* Setelah itu akan ditampilkan semua dependensi yang dibutukan paket tersebut
* Copy semua URLnya untuk didownload
* Setelah semua didownload, install paket deb $ sudo dpkg -i *.deb
Cara Kedua : synaptic package manager
* Buka Synaptic Package Manager
* Pilih paket yang ingin diinstall
* Klik menu File->Generate package download script, save file generatenya.
* Isi dari file generate adalah perintah untuk mendownload semua dependensi paket.
* Setelah semua didownload, install paket deb $ sudo dpkg -i *.deb
Synaptic Package Manager
Synaptic Package Manager
#!/bin/sh
wget -c http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/f/freealut/libalut0_1.1.0-2_i386.deb
wget -c http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/b/blender/blender_2.49.2~dfsg-1ubuntu1_i386.deb
Kenapa daftar paket hasil generate dari apt-web lebih banyak dari daftar paket hasil generate synaptic ? Karena di laptop sudah terinstall hampir semua paket yang dibutuhkan oleh Blender.
Upgrade Paket
$ sudo apt-get --print-uris -y upgrade|grep "^'" | gawk '{ print $1 }' | sed "s/'//g" > packages.lst
* Download semua paket deb yang ada dalam package.lst
* Install semua paket deb, $ sudo dpkg -i *.deb
Selamat mencoba
Quote:
Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Pertama, search program aplikasi yang diinginkan. Kedua klik kanan program yang diinginkan dan pilih “Mark for Installation”. Ketiga klik Apply pada toolbar. Dan program aplikasi akan langsung diinstalasi berikut dependency-nya.
Selain cara di atas, ada juga cara yang lebih efisien, mudah dan cepat untuk update dan instalasi melalui command line. Buka terminal dan ketikkan perintah berikut.
* apt cache search
misalnya: apt cache search chess3d.
* sudo apt-get install
misalnya: sudo apt-get install chess3d.
Cara ini digunakan untuk distribusi turunan Debian seperti Ubuntu. Selain perintah di atas, terdapat perintah yang umum digunakan.
* apt-get autoclean
untuk menghapus file-file instalasi aplikasi lama.
* apt-get update
untuk update source list repository Ubuntu.
* apt-get remove
untuk menghapus program aplikasi yang diinginkan.
* apt-get remove --purge
untuk menghapus program aplikasi beserta konfigurasinya.
* apt-get upgrade
untuk melakukan upgrade aplikasi yang sudah terinstal. Kernel linux juga diupgrade melalui perintah ini. Untuk versi GUI bisa diakses melalui System – Administration – Update Manager.
* apt-get –-help
untuk bantuan pemakaian Apt-get.
Jangan lupa untuk menyertakan “Sudo” di depan perintah “Apt-Get” untuk mendapatkan hak menjalankan perintah tersebut. Kemudian masukkan password Anda ketika diminta. Hal ini untuk mempraktekkan cara berkomputer yang aman.
Kernel adalah inti dari setiap sistem operasi, demikian juga di linux. Kernel Update adalah hal yang paling menakutkan di masa lalu. Selain harus melakukan compiling anda juga harus hati-hati karena kesalahan sedikit bisa berakibat sangat fatal karena linux anda bisa-bisa tidak jalan. Dengan “Apt-Get” hal menakutkan tersebut bisa dihilangkan. Anda hanya perlu menunggu hingga proses upgrading selesai dijalankan dan reboot.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Cara Install Aplikasi Di Ubuntu
Selamat tengah malam sobat, lama tidak posting yang berbau-bau proxy hehehe. Oke kali ini saya mau berbagi tentang Partisi Harddisk Baru untuk Cache Direktori Proxy Lusca. Ikuti langkah-langkah berikut di bawah ini ya sobat.
Pertama dilakukan jelas, Pastikan harddisk baru sobat sudah terpasang di PC Proxy Lusca sobat, Pastikan dengan cara cek pada BIOS PC Proxy sobat. Tidak perlu saya ceritakan panjang lebar tentang proses ini.
Kedua silahkan hidupkan PC Proxy sobat seperti biasa, sampai muncul menu Login. Masukan username dan password root sobat. Atau bila sudah login dengan user, silahkan ketikan perintah berikut:
#sudo su
Ketiga, silahkan ketikan perintah berikut ini untuk melihat partisi harddisk pada Mesin Proxy sobat.
#fdisk -l
Biasanya akan muncul seperti ini : /dev/sdb (ini harddisk yang baru yang dipasang). Baik lanngkah berikutnya adalah mem-Format harddisk tersebut. ketikan perintah berikut :
apt-get install reiserfsprogs
mkfs.reiserfs -f /dev/sdb
Langkah keempat, Membuat partisi Harddisk , berikut perintah-perintahnya :
fdisk /dev/sdb
Tekan tombol "n" untuk membuat partisi, tekan tombol "e" untuk membuat extended partition, First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :(Tekan tombol ENTER), tekan tombol "n" lagi untuk membuat partisi
tekan tombol "l" untuk membuat partisi logical, Partition number : (Tekan tombol ENTER), First sector :(Tekan tombol ENTER), Last sector :masukkan angka +30GB (artinya memberi size 30GB untuk partisi logical 1). Dan lanjutkan untuk membuat partisi Logicalnya. Tekan tombol "w" untuk menyimpan perubahan
Contoh sobat buat dua Partisi sebagai berikut dan lakukan perintah format untuk partisi baru ini.
mkfs.reiserfs /dev/sdb5
mkfs.reiserfs /dev/sdb6
Kelima, buat folder baru untuk cache direktorinya,
mkdir /cache5
mkdir /cache6
Kita buat permisi pada folder tersebut.
chown -R proxy:proxy /cache5
chown -R proxy:proxy /cache6
Langkah terakhir, kita mount partisi tersebut pada Linux kita.
mount /dev/sdb5 /cache5
mount /dev/sdb6 /cache6
Terakhir, silahkan buka filse squid.conf pada linux sobat, dan tambahkan pada baris berikut, cari baris "cache_dir" tanpa tanda petik, dan tambahkan di bawah kalimat tersebut, sesuaikan dengan cache dir sobat.
Terima Kasih. Semoga bermanfaat. :)
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Partisi Harddisk Baru untuk Cache Dir Proxy Lusca
Perintah-perintah Dasar di Linux Ubuntu.Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface). CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy, rename, cut, delete, dan sebagainya, maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface).
Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI, baik Desktop maupun Server, yang juga banyak untuk bisa digunakan pada distro yang lain. Pada contoh ini saya menggunakan Ubuntu Desktop 10.04
1. sudo su
Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi
Sintaks sudo su
2. login
Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini.
Sintaks : login namauser
Contoh : login adam
3. cd
Digunakan untuk berpindah direktori
Sintaks : cd alamat_direktori
Contoh : cd /var/www
4. pwd
Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.
Sintaks : pwd
5. ls
Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.
Sintaks : ls
6. cp
Digunakan untuk melakukan copy file.
Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan
Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv
Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file.
Sintaks :
mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut)
mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename)
Contoh:
mv /etc/file1.txt /var/www
mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir
Digunakan untuk membuat folder baru.
Sintaks : mkdir nama_folder
Contoh : mkdir folder1
9. rmdir
Digunakan untuk menghapus folder.
Sintaks : rmdir nama_folder
Contoh : rmdir folder1
10. touch
Digunakan untuk membuat file baru.
Sintaks : touch nama_file
Contoh : touch file1.txt
11. rm
Digunakan untuk menghapus file.
Sintaks : rm nama_file
Contoh : rm file1.txt
12. more
Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file
Sintaks : more nama_fie
Contoh : more file1.txt
13. echo
Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file.
Sintaks : echo “isi pesan” nama_file
Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser
Digunakan untuk menambah user baru.
Sintaks : adduser nama_user
Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup
Digunakan untuk menambah group baru
Sintaks : addgroup nama_group
Contoh : addgroup grup1
16. lsusb
Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lsusb
17. lspci
Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer
Sintaks : lspci
18. lshw
Digunakan untuk melihat hardware komputer.
Sintaks : lshw
19. dmesg
Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas
Sintaks : dmseg
20. top
Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows.
Sintaks : top
21. cpuinfo
Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer.
Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo
Digunakan untuk melihat status RAM
Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear
Digunakan untuk membersihkan layar
Sintaks : clear
24. halt
Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : halt
25. reboot
Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root.
Sintaks : reboot
26. exit
Digunakan untuk keluar dari terminal.
Sintaks : exit
27. wget
Digunakan untuk mendownload via terminal
Sintaks : wget link_download
Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig
Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan.
Sintaks : ifconfig
29. apt-get
Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online.
Sintax : apt-get nama_paket
Contoh :
apt-get update (untuk melakukan update repository)
apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar
Digunakan untuk melakukan extract file.
Sintaks : tar [parameter] nama_file
Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus
Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung.
Sintaks : nautilus
Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
32. df -h
melihat sisa kapasitas harddisk.
sintaks : df -h
33. who
digunakan untuk melihat nama login kita.
sintaks : who
34. cat
digunakan untuk membuka file.
sintaks : cat
contoh: cat test.txt
35. date
melihat tanggal
sintaks : date
36. cal
melihat kalender
sintaks : melihat tanggal
37. hostname
Menampilkan nama komputer.
sintaks: hostname
38. free
Melihat Free memory.
sintaks: free
39. History
melihat perintah apa saja yang pernah diketik
sintaks : History
40. deluser
Menghapus user dari sistem
sintaks : deluser [nama user]
uname -r = Melihat kernel yang digunakan pada OS
uname -a = Informasi system kernel anda
cat /proc/cpuinfo = Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).
cat /proc/interrupts = Melihat alamat interrupt yang dipakai.
cat /proc/version = Versi dari Linux dan informasi lainnya.
cat /proc/filesystems = Melihat filesystem yang digunakan.
cat /etc/printcap = Melihat printer yang telah disetup
finger username = Melihat informasi user, coba jalankan; fingerroot
last = Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.
uptime = Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.
ps (=print status)= Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user
ps axu = Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control, juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.
top = Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.
apropos = Untuk mencari perintah pada sistem operasi yang mempunyai fungsi yang sama.
chmod = Mengubah perizinan suatu direktori/file.
wc = Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file .
man = Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX.
grep = Mencari isi suatu file di sembarang directori.
pwd = Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.
ps = Digunakan untuk memonitor informasi tentang proses yang aktif dalam sistem UNIX.
kill = Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
bc = Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
wall = Pengiriman pesan oleh super user.
:w di gunakan u/ menyimpan file or sama dengan (save).
:q digunakan u/ keluar dari editor tandan mentimpan file.
:wq digunakan u/ keluar dari editor sekaligus menyimpan file.
tail = Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.
ls –l = Melihat semua file lengkap
ls -a = Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi
ls -f = Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses shorting
grep root /etc/passwd = Mencari kata atau kalimat dalam file
Itu beberapa command yang saya ingat saat ini yang bisa digunakan dibanyak distro Linux, walaupun ada beberapa yang hanya khusus di Ubuntu saja. Jika ada yang saya ingat lagi, akan saya tambah. Semoga membantu.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Perintah - perintah Dasar di Linux Ubuntu Server
Webmin adalah sebuah tools administration yang cukup powerfull, dengan menggunakan web interface. Webmin juga tersedia dalam beberapa paket installasi, yang dapat di download di situs resminya.
Kali ini saya akan coba membahas bagaimana menginstallasi webmin pada Ubuntu 10.04 LTS.
Edit file /etc/apt/sources.list
nano /etc/apt/sources.list
Tambahkan baris berikut
deb http://download.webmin.com/download/repository sarge contrib
Kemudian install kunci GPG (ini maksudnya buat apa ya, tapi ikutin aja)
cd /root
wget http://www.webmin.com/jcameron-key.asc
apt-key add jcameron-key.asc
Update dan install webmin
apt-get update
apt-get install webmin
Biarkan installasi hingga selesai, dan pastikan tidak ada error yang muncul.
Jika installasi sudah selesai, anda dapat membuka interface webmin lewat Internet Browser anda, dengan mengetikkan alamat IP Remote Server anda dengan port 10000. ex :
https://192.168.4.2:10000
masukan username dan password.
Isikan username dan password (user dan passwd login root anda)
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Install Webmin om Ubuntu Server 10.04 LTS
Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
- bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
- bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
- bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Langkah - langkah Install Ubuntu Server 10.04
[TUTORIAL] High Performance Cache HIT Proxy Lusca on Ubuntu Server + Configurasi Router MikroTik
Selasa, 05 Maret 2013
Posted by Unknown
Video Install Ubuntu Server 10.04 and use Manual Partition
Type Size Location FileSystem Mount BootFlag Mount Option
Primary 25 GB Beginning ext4 / noatime [*]
Primary 2 GB Beginning swap swap
Paket Install yang di Butuhkan
root@proxy:~# apt-get update
root@proxy:~# apt-get install squid -y
root@proxy:~# apt-get install squid squidclient squid-cgi -y
root@proxy:~# apt-get install gcc -y
root@proxy:~# apt-get install build-essential -y
root@proxy:~# apt-get install sharutils -y
root@proxy:~# apt-get install ccze -y
root@proxy:~# apt-get install libzip-dev -y
root@proxy:~# apt-get install automake1.9 -y
Download File LUSCA_LUSCA.tar.gz dengan cara sebagai berikut:
root@proxy:~# wget http://mr-ekoapriadi.zz.mu/LUSCA_FMI.tar.gz
root@proxy:~# tar xzvf LUSCA_FMI.tar.gz
root@proxy:~# cd LUSCA_FMI
Perintah Install Compile File LUSCA_FMI
./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid --sysconfdir=/etc/squid --localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-http-gzip --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24 --with-pthreads --enable-storeio=aufs --enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp --enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files --enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536 && make && make install
Setelah Compile File LUSCA_FMI Buatlah Direktori Cache:
root@proxy:~# mkdir cache-1Kemudian diberi lebel proxy:proxy dan di beri permision
root@proxy:~# mkdir cache-2
root@proxy:~# chown proxy:proxy /cache-1Kemudain di beri permision
root@proxy:~# chown proxy:proxy /cache-1
root@proxy:~# chmod 777 /cache-1
root@proxy:~# chmod 777 /cache-2
Setelah selesai anda Download File >>--> Squid.conf
root@proxy:~# chown proxy:proxy /etc/squid/squid.conf
root@proxy:~# chmod 777 /etc/squid/squid.conf
Kemudian Buat Listing File storeurl Sebelumnya Download File >>--> Storeurl.pl
root@proxy:~# touch /etc/squid/storeurl.pl
root@proxy:~# chown proxy:proxy /etc/squid/storeurl.pl
root@proxy:~# chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl
Buka storeurl.pl dengan winscp dan isikan dengan Script storeurl.pl yang telah anda download
Kemudian pada menu Terminal pada software putty ketik " /etc/init.d/squid stop "
Masih pada menu Terminal pada software , copy-paste perintah di bawah satu-persatu
root@proxy:~# /etc/init.d/squid restart
Restart Komputer Kamu
Monitoring Squid access.log :
root@proxy:~# tail -f /var/log/squid/access.log | ccze
=========================
PAKET INSTALL TAMBAHAN
=========================
Kalau sudah selesai anda setting mikrotiknya seperti dibawah ini :
Masukkan ini di mangle :
;;; Intl-conn
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=packet-intl passthrough=no
/ip firewall mangle add chain=output action=mark-packet new-packet-mark=packet-intl passthrough=no
;;; PROXY-HIT
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=proxy-hit passthrough=no dscp=12
;;; http-conn
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=http-conn passthrough=yes protocol=tcp dst-port=80
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-packet new-packet-mark=http passthrough=yes connection-mark=http-conn
;;; https-conn
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-connection new-connection-mark=https-conn passthrough=yes connection-state=new protocol=tcp dst-port=443
/ip firewall mangle add chain=prerouting action=mark-routing new-routing-mark=https passthrough=no connection-mark=https-conn
;;; CHANGE MMS
/ip firewall mangle add chain=forward action=change-mss new-mss=1440 tcp-flags=syn protocol=tcp in-interface=public tcp-mss=1441-65535
IP FIREWALL ADDRESS-LIST :
;;; LocalNet
LocalNet 192.168.2.0/24 — IP local sesuaikan dengan IP lokal anda
;;; PROXY
ProxyNet 192.168.2.0/24 -- IP network Proxy
DNS 202.134.1.10 -- sesuaikan DNS ISP anda
DNS 202.134.0.155 -- sesuaikan DNS ISP anda
GAMES 63.241.101.0/25
GAMES 74.114.8.0/21
IP FIREWALL NAT :
;;; Nat Proxy
/ip firewall add chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.2.20 to-ports=3128 protocol=tcp src-address=!192.168.2.20 src-address-list=LocalNet dst-address-list=!ProxyNet dst-port=80,8080,3128
connection-mark=http-conn
;;; Added by webbox
/ip firewall add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1-gateway
;;; Proxy Out
/ip firewall add chain=srcnat action=src-nat to-addresses=IP INTERNET ANDA/IP PUBLIC misalnya 192.168.1.2 src-address=IP LOKAL ANDA misalnya 192.168.2.1
/ip firewall add chain=dstnat action=dst-nat to-ports=53 protocol=udp dst-port=53
;;; SSH
/ip firewall add chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=192.168.1.2 to-ports=22 protocol=tcp dst-address=IP INTERNET ANDA/IP PUBLIC dst-port=22,10000
;;; queue tree
/queue tree add name="A_HIT-Proxy" parent=lan packet-mark=proxy-hit limit-at=0 queue=default priority=8 max-limit=0 burst-limit=0 \
burst-threshold=0 burst-time=0s
Selamat Mencoba Dan Semoga Berhasil :D
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] High Performance Cache HIT Proxy Lusca on Ubuntu Server + Configurasi Router MikroTik
Squid LUSCA adalah squid yang mampu menyimpan cache video selain menyimpan cache web biasa. Setelah anda menginstal ubuntu server, langkah selanjutnya adalah dengan mengupgrade ubuntu kita dan menginstal squid+LUSCA.
Setelah login ke ubuntu server dengan memakai hak akses login dan pasword admin anda, kita masuk ke direktori root dengan mengetikan :
#sudo su
kemudian masukan kembali username dan pasword anda. setelah masuk ke root directori, selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut dengan mengetikan di console ubuntu anda.
# sudo apt-get update
# sudo apt-get install squid
# sudo apt-get install squid squidclient squid-cgi
# sudo apt-get install gcc
# sudo apt-get install build-essential
# sudo apt-get install sharutils
# sudo apt-get install ccze
# sudo apt-get install libzip-dev
# sudo apt-get install automake1.9
Mungkin membutuhkan banyak waktu sampai update dan proses instal diatas selesai, dan tergantung kecepatan internet anda.
Setelah proses selesai kemudian download LUSCA dengan cara mengetikan di console ubuntu anda :
#wget http://lusca-cache.googlecode.com/files/LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz
Extract LUSCA yang telah di download tadi :
#tar xvf LUSCA_HEAD-r14756.tar.gz
Masuk ke direktori LUSCA :
#cd LUSCA_HEAD-r14756
Sebelum mengompile LUSCA, lakukan perintah dibawah ini :
#./bootstrap.sh
Mengompile LUSCA, copas perintah dibawah ini :
./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid
--sysconfdir=/etc/squid \
--localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-http-gzip --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24
--with-pthreads --enable-storeio=aufs \
--enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp \
--enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files \
--enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536
Setelah proses compile selesai, lakukan peritah dibawah :
# make
# make install
Setelah proses diatas selesai, berarti anda sudah berhasil menginstal squid+LUSCA di ubuntu server anda. tetapi sebelum mengaktifkan squid lusca anda, ada hal-hal yang harus di edit:
1. Copy squid.conf dan storeurl.pl ke folder /etc/squid dalam ubuntu server anda.
2. Edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda
3. edit Aufs di file squid.conf anda
Dalam mengupload atau mengcopikan file squid.conf dan mengeditnya, ada berbagai cara diantaranya yaitu dengan cara remote ubuntu kita dengan memakai winscp dan putty. Supaya file-file dalam folder /etc/squid di ubuntu anda bisa di copas dan di edit, kita harus memberikan permission dulu pada folder dan file tersebut stop dulu squid anda dengan cara :
#sudo /etc/init.d/squid stop
Berikan permision pada folder dan file di /etc/squid :
#chmod 777 /etc/squid
#chmod 777 /etc/squid/squid.conf
#chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl
Selanjutnya copas file-file yang dibutuhkan yang telah di download tadi kedalam folder /etc/squid yang ada didalam ubuntu server anda kemudian edit squid.conf dan sesuaikan dengan jaringan anda. Jangan lupa edit juga aufs yang ada di squid.conf. perhitungan ufs disesuaikan dengan besarnya ukuran masing-masing cache yang anda gunakan. cara perhitungan aufs adalah :
(((x / y) / 256) / 256) * 2
x=besarnya partisi untuk /cache dalam KB
z=Number of directories per first level directory
Contoh :
Apabila cache kita berukuran 30Gb=30000000Kb
30,000,000 / 13 = 2307692.3 / 256 = 19014.5 / 256 = 35.2 * 2 = 70
Jadi angka buat L1nya adalah 70. berarti setingan aufs pada squid.conf anda adalah :
cache_dir aufs 30000 70 256
Setelah selesai mengedit squid.conf langkah selanjutnya adalah memberikan permission kepada partisi hardisk cache yang kita pakai, yaitu dengan cara:
#chown proxy:proxy /cache1
#chown proxy:proxy /cache2
#chown proxy:proxy /cache3
#chown proxy:proxy /var/log/squid/access.log
#chown proxy:proxy /etc/squid/storeurl.pl
#chmod 777 /cache1
#chmod 777 /cache2
#chmod 777 /cache3
#squid -f /etc/squid/squid.conf –z
Restart squid ada
#sudo /etc/init.d/squid restart
Kemudian PC sobat :
#reboot
Selesai, dan dilahkan sobat coba browse ke http://www.speedtest.net . Terimakasih.
Sumber : Berbagai sumber (www.google.com)
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TANYA JAWAB] Instalasi Squid + Lusca dan Konfigurasinya
Canonical today announced a new version of Ubuntu for Smartphone that is designed specifically for smartphones to power everything from entry-level handhelds to "high-end superphones" that double as PCs. Now you would see desktop PC in your smartphones.
The move by Canonical was long expected, although it is coming late to a market already dominated by the iPhone and Android-based devices. Ubuntu for phones isn't a whole new operating system. Instead, it is a "smartphone interface" for Ubuntu. This helps Ubuntu differentiate from other phone operating systems by Voltron-ing itself into a full-fledged PC when docked to a monitor, mouse, and keyboard.
The Ubuntu interface will feature the following:
1. Deep content immersion�controls appear only when the user wants them.
2. A beautiful global search for apps, content, and products.
3. Voice and text commands in any application for faster access to rich capabilities.
4. Both native and Web or HTML5 apps.
5. Evolving personalized art on the welcome screen.
Ubuntu's founder, Mark Shuttleworth, said he was in talks with manufacturers for devices to be sold with the system pre-installed within the year. We must say, Ubuntu comes to the phone, with a beautifully distilled interface and a unique full PC capability when docked.
You won't be able to get hold of pure Ubuntu phone until the end of this year or even early 2014, but an image for the Samsung Galaxy Nexus will be released in the coming weeks if you can't wait that long.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Ubuntu Phone OS Announced
Berikut ini adalah cara instal Linux Ubuntu 11.10 di VMware Workstation versi terbaru 8.0.2. Karna ini tutorial dari VMware 8.0.2 sampai selesai instal Ubuntu 11.10 maka akan banyak gambar. Jika kurang jelas dalam melihat gambarnya, Click gambarnya setelah itu click kanan pilih Open Image In New Tab :)
Hal yang pertama dilakukan adalah download OS Ubuntu 11.10 dan VMwarenya.
Ubuntu 11.10 :
Pilih yang ada butuhkan, yang 32bit (x86) atau yang 64bit.
VMware 8.0.2 :
Setelah semua siap, Run / Jalankan VMwarenya. Maka anda akan mendapatkan tampilan sperti berikut :
Click Create a New Virtual Machine, Setelah itu pilih I will install the operating system later
Click Next >, setelah itu pilih Linux and Versionnya Ubuntu
Click Next >, setelah itu isi nama virtual machinenya dan pilih directory dimana os yang akan diinstal di simpan
Click Next >, setelah itu isi maximum disk size yang akan dipakai untuk virtual OS (Ubuntu 11.10) dan pilih Split virtual disk into multiple file
Click Next >, setelah itu click Customize Hardware...
Click Memory, Set Ram yang akan dipakai untuk virtual os (Ubuntu 11.10)
Setelah itu click Processors, set core processor yang akan dipaki untuk virtual os (Ubuntu 11.10)
Click New CD/DVD, Jika instalan ubuntu 11.10 anda berada di cd / dvd, maka pilih Use physical drive dan pilih CD/DVDnya namun jika instalan ubuntu 11.10nya ada didirectory computer anda maka pilih Use ISO image file dan pilih file isonya speerti digambar
Setelah itu click Network Adapter, pilih Bridge : Connected directly to the physical network agar dapat mengconnect dan disconnectkan intenet yang berjalan di VMware tanpa mematikan internet secara fisik.
Click Close, lalu click Finish
Setelah itu click Play virtual machine
Tunggu beberapa saat, akan muncul tampilan seperti dibawah ini,
click Install Ubuntu
click Continue
Pilih Somethine else, lalu click Continue
click /dev/sda, lalu click New Partititon Table..
click Continue
click Add...
Pilih Primary, isi mau berapa size in MB partisi yang akan dibuat Swap, pilih Beginning, pilih swap area setelah itu click OK
pilih free space, click Add...
pilih Primary, pilih Beginning, pilih Ext4 journaling file system dan pilih Mount poitnnya /, lalu click OK
click /dev/sda2 ext4 /, lalu click Install Now
pilih didaerah mana anda tinggal
Pilih Keyboard layout
isi nama dan password jika dibutuhkan, tunggu sampai proses instalasi selesai
click Restart Now, saat Restart jika ada perintah tekan enter, tekan enternya
Selesai restart, dan selesai pula proses instalasinya.
Jadi intinya ada dua step, penyetingan VMware dan Instalasi OSnya
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Cara instal Ubuntu 11.10 di VMware Workstation






































