Tampilkan postingan dengan label Puisi Motivasi. Tampilkan semua postingan

Aku Ada Oleh Devi

Rabu, 27 Februari 2013
Posted by Unknown
AKU ADA
Oleh Devi

Malam kian memudar menjemput fajar
Angin berhenbus dengan kesantunan
Mengabarkan kembali hangatnya langit biru
Sinar mentari menyentuh kalbu

Ditengah bisingan suara pilu
Pikirku senandungkan simfony indah
Energy matahari meresap dalam jiwa
Yang haus akan sapaan dunia

Wajah wajah heran menatap penuh curiga
Mereka berbisik penuh Tanya
Mengecilkan dan membicarakan
Namun tak pernah beri jawaban

Biarkan ku berdiri ditanah hampa
Semua hancur tak bersisa
Namun asa kan slalu ada
Dalam mimpi menggenggam dunia

Ku izinkan mimpi tertanam dalam hati
Melesat jauh terbang kemanapun ku ikuti ia pergi
Mencari nafas baru dan tersenyum bahagia
Sampaikan pada dunia AKU ADA
Description: Aku Ada Oleh Devi
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Aku Ada Oleh Devi

Masih Diam Oleh Gunawan

Selasa, 26 Februari 2013
Posted by Unknown
MASIH DIAM
Oleh Gunawan

Diam, tanpa laku.
Diam, tanpa suara.
Diam, tanpa nafsu.
Tapi, bukan diam tanpa imajinasi di kepala.

Aku, sedikit laku.
Aku, tak banyak suara.
Aku, minim nafsu.
Tapi, aku bukan hanya raga yang tak punya karya.

Menyelami dunia baru yang benar-benat baru, tak tersentuh.
Dimana?
Akupun tak tahu.
Mungkin hanya ada didalam lepala.

Mereka bilang itu hal gila, aku bilang itu hal lumrah.
Kegilaan adalah ketika melihat hanya dengan mata telanjang.
Melihat tanpa meneruskan ke otak.
Melihat hanya untuk mati karena terbahak-bahak.

Tertawa melihat mentari lari terbirit-birit ke ufuk barat, ingin sesegera tergantikan bulan, yang sinarnya tak akan membakar bumi dan isinya.
Bulan pun sebenarnya malu melihat hutan-hutan yang mulai tak berbusana.
Singa lebih memilih menetaskan telor-telor ayam yang sang induknya bingung mencari dahan tuk pijakan berkokok.
Terlelap diatas jerami, nikmat, daripada putar-putar mencari ketidakadaan mangsa, malah seperti raja goblok.

Kemana kaki melangkah?
Jangan tanyakan saya.
Mata kaki punya mata, walau tak bertelinga.
Tapi dia lebih perasa.

Diam, rancak laku.
Diam, ramai suara.
Diam, liar nafsu.
Inilah tak diam dalam kehidupan imajinasi dunia.
Description: Masih Diam Oleh Gunawan
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Masih Diam Oleh Gunawan
MATI DALAM HIDUP
Oleh Fajar Ade Prayoga


Hidup terus berjalan
Tak bisa ditunda dan di kaji dengan logika
Setiap langkah yang dipilih adalah suatu keputusan
Yang selalu penuh dengan tantangan

Jika engkau takut dengan segala resiko
Maka engkau adalah salah satu mayat yang berjalan
Yang bernapas tanpa berfikir
Berbuat tapi tak berani bertanggungjawab

Fajar Ade Prayoga 04 Desember 2012
Description: Mati Dalam Hidup Oleh Fajar Ade Prayoga
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Mati Dalam Hidup Oleh Fajar Ade Prayoga

Janji Tuhan Oleh Muzakki

Rabu, 16 Januari 2013
Posted by Unknown
JANJI TUHAN
Oleh Muzakki

Pagi ini Warnajingga menghias kaki langit
Kabut putih mulai resah,terusir sang pemilikhari
Barisan pematang pembatas petakmulai jelas nampak
Satu persatu pejuang hidup datang menuntut janji Tuhanya

Dengan semangat penuh harap, mata cangkul menghujam di punggung bumi
Jengkal demi jengkal bomgkahan tanah terolah menampakkan masadepan anak meraih cita
Barisan bedeng terbentuk dan tersususn rapi Seakan menuntun jalan menuju tanah suci
Batang demi batangbibit tertancap denganjari lusuh
Menopang kehidupan di masadepan yang makin menantang

Walau mentari semakin meninggi mendaki rinjani
Walau panas mulaimengancam membakar raga
Walau peluh mulaimengalir mengikuti kerutan kulit
Sang pejuang membatu...taktergoyahkan

Asa terus Tertanam. HarapanTerus tertebar
Doa terpanjat kan menyempurnakan usaha takpernah lelah
Karna Janji Tuhun Tak Mungkin Datang Menyerah diri.
Description: Janji Tuhan Oleh Muzakki
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Janji Tuhan Oleh Muzakki

Permintaan Seorang Anak Kecil Oleh Intan

Kamis, 06 Desember 2012
Posted by Unknown
PERMINTAAN SEORANG ANAK KECIL
Oleh Intan

Tuhan
Tap kali aku berdo'a pada-Mu
Tiap saat selalu kusebut nama-Mu
Dan aku berharap agar Engkau menjaga Negeri ini teap dalam keselamatan

Tuhan
Tiap malam aku selalu mengadahkan tangan tu' berdo'a
Agar Engkau memberi kselamatan kepada semua manusia
Dari bujuk dan tipu daya dari ciptaanMu yang bernama setan

Tuhan
Hanya kepadaMu aku dapat memohon
Hanya kepadaMu aku berharap dan berkeyakinan
Hanya Engkau yang akan membuka hati orang-orang tak bertuhan
Description: Permintaan Seorang Anak Kecil Oleh Intan
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Permintaan Seorang Anak Kecil Oleh Intan

Tenang Oleh Eni Saraswati

Rabu, 05 Desember 2012
Posted by Unknown
TENANG
Oleh Eni Saraswati

Tenang lah wahai hati....usah kau bersedih
Usah di ingat yang sudah pergi
Kalau membuat kau terpuruk...dalam kedukaan
Seindah apapun itu masa lalu

Jadikan itu satu iktibar...untuk melangkah ke hadapan
Jalanmu masih panjang...demi cahaya mata mu
Usah kau bimbang...usah kau ragu
Bangkitlah......ayonkan langkahmu

Pupuk rasa percaya dirimu....pada kekuasaanNYA
Dalam apa jua hal...kita cuma mampu merancang
DIA lah sang penentu

Sabarlah wahai hati...jangan pernah kau kata sendiri
Karena DIA slalu ada di sisimu
Menjaga di kala kau suka dan duka
Memberi apa yang kau kau perlu
Bukan apa yang kau mau......renungkanlah!!!

Jangan pernah kau salahkan orang yang sudah pergi
Terimalah kakikat yang ada.....
Syukuri segala bentuk nikmat dariNYA
Agar yang pergi tenang di alam sana........

Kekalkan silahturami yang terjalin...antara kaum kerabat
Sanak saudara...juga rekan-rekan
Walau terkadang di pandang sebelah mata...
Usah kau gentar...usah kau patah semangat

Ingat kata-kata pesanan orang yang pergi meninggalkanmu
"jaga HATI"
"Jangan peduli cakap orang tentangmu"
"Apa yang kita tanam..itu yang kita dapat"
Orang nilai macam-macam tentang kita....
Tapi DIA nilai niat kita

Berhentilah kau menangis.......
Terimalah ujian demi ujian dengan lapang dada
Tersenyumlah......walau hatimu menjerit.....
Tengoklah.....orang dibawahmu....mampu tersenyum

Tanamkan satu keyakinan
Bahagia akan menjelma
Dalam hidupmu mendatang
Dengan izinNYA

Tak ada yang kebetulan....di dunia ini
Bukan waktunya kau merenungi nasibmu
Bangkitlah.....
Temui DIA.....munajat padaNYA
Menangislah.....karena dosa-dosamu

Bukalah kalam suci...lentera hati
Di situ akan kau dapati...ketenangan diri
Tunggu apa lagi...!!!!
Buatlah mulai saat ini....agar hidupmu berarti"

--------------------
No. Urut : 6261
Tanggal Kirim : 25/11/2012 1:44:15
Description: Tenang Oleh Eni Saraswati
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Tenang Oleh Eni Saraswati
RAHASIA MEMBUAT HIDUP TERASA INDAH
Oleh Eni Saraswati

Rasa syukur itu membuat hidup kita indah..
Rasa syukur itu membuat yang sedikit terasa cukup..
Rasa syukur itu mengubah apa yang kita miliki menjadi cukup dan berharga..
Rasa syukur itu mengubah masalah yang kita hadapi menjadi hikmah yang bernilai..
Rasa syukur itu mengubah makanan biasa terasa menjadi istimewa..
Rasa syukur itu dapat mengubah rumah yang sempit terasa lapang
dan nyaman..

Rasa syukur itu mengubah kegagalan menjadi pelajaran berharga..
Rasa syukur itu mengubah kekeruhan suasana menjadi kejernihan..
Rasa syukur itu membuat sesuatu yang tidak enak menajdi enak..
Rasa syukur itu membuat sesuatu penolakan menjadi penerimaan..
Rasa syukur itu dapat mengubah rasa benci menjadi kasih sayang..
Rasa syukur itu membuat kedamaian di hati kita..
Rasa syukur itu menjadikan hari ini terasa damai..
Rasa syukur itu membuat masa lalu menjadi kenangan.. masa depan adalah harapan..

Ternyata rahasia membuat hidup indah itu hanya rasa syukur
dalam hati..

"Ya Allah bantulah aku untuk dapat mengingat-Mu..bersyukur atas nikmat-Mu dan beribadah kepada-Mu dengan baik."..

Aamiin.."
Description: Rahasia Membuat Hidup Terasa Indah Oleh Eni Saraswati
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Rahasia Membuat Hidup Terasa Indah Oleh Eni Saraswati
AKU TETAP PUTRA INDONESIA
Oleh Bambang Sukmadji


Persetan dengan yang ada di Bumi Khatulistiwa
anjing NICA mampu bertekuk lutut, terbungkam howitzer
dan cocor merah yang melipat sayapnya, terbang menyelinap di awan
mengadu kepada tabir langit, tentang gemetar tubuhnya...
ditelikung bambu runcing rona merona

Persetan dengan oknum petinggi berbaju perlente, bergaris eksotis
mengaburkan pandang �Si Kecil � mengais hari, berselingkuh nasib
di rumah kardus dengan nasi basi mengganjal perutnya
tanpa upeti dermawan yang menjinjing peduli dan tangan halus
meski legam tenggorokanya tertusuk panasnya nasib
bukan hangus lantaran uang korupsi

Persetan dengan itu semua,
aku putra tanah ini, aku menepis jauh jauh apa yang meluruhkan
sayap sayapku yang mungil
tanpa korupsi, akupun tegak membidik hari hariku
pergilah jauh para koruptor dan penerima upeti
biarkan kau terhempas atmosfer bernafas berang...hingga kau
hinggap di tepian kubangan hitam kelam

Jangan kau menyanyikan lagi lagu rindu membiru
yang menggeleparkan tiap nafas si kecil, berbaju kusam
biarkan aku memberikanmu kado persetan bercampur ludahku...
agar kau tertunduk malu dan menyunting hari harimu
di jeruji besi, atau terbanglah ke sisi yang damai
bersama para bidadari penghuni tanah yang nyaman
agar kau tak lagi berkata dusta, karena telah terpotong ludahmu
sendiri......

Pernahkah kau sejenak menyusun prosa...?
berisi bait tentang pengemis dan abang becak yang beroda aus
lantaran menggigit jalan jalan kota berlobang yang kau
sayat dengan durjanamu yang kelam dan sumbang...
atau pengemis terkapar di bawah baliho di sudut kota
memeluk perutnya sendiri, yang kosong
perut yang menerbangkan protes jaman , tentang uang negara
yang kau sajikan dalam adonan gula gula hedonisme
aku isaratkan pada tanaman perdu, beluntas dan palma
di halaman rumah bambuku, disaksikan melati dan kenanga
tentang dengus nafasku sendiri yang tak berujung,
tentang ini semua, tentang saudara saudaraku yang mengepalkan tangan
untuk sebuah ketidakmengertian,
untuk sebuah gegap gempita yang membuat
terjaganya anak anak kita sendiri dari tidur siangnya...
lantaran aroma mesiu persis kembang api
di malam tahun baru, serta desingan batu batu jalanan
yang kau terbangkan dengan gelora di hati gemetar tubuhmu sendiri

Mentari masih bangkit dari Bumi Papua
hingga terbenam di Serambi Aceh
melewati Pegunungan Kidul yang membelah Pulau Jawa...
Negeri Archipelago tak harus melinangkan air mata
tak harus renggang bergandeng tangan saat penganten baru
duduk di singasana berornamen kembang setaman ***Semarang, November 2012

Lembayung Sutra
tak pernah kita berhasrat menepisnya
atau melonggarkan tautan lembayung sutra jingga
bersulam benang emas milik negeri hujan dan gerimis
di sini kita membasuh wajah menjadi putih cemerlang
berhadapan dengan cakrawala, bersemayam Yang Kuasa

Saat ini kita menjadi kusam bergaris kepiluan
tentang petinggi negeri yang bermuka manis
mengayuh perahu berisi emas berlian merobek buih putih
yang hanya bersimbah duka nestapa menuju arah angin
entah ke sisi pantai mana mereka melabuhkan perahu kokoh
kita hanya tersumbat dengan jalan panjang berkerikil
lantaran mereka telah tumpul mata hatinya...

Kita dalam erat bergandeng menggapai hari hari indah..
menyisir pagi dengan rambut sutra, mengusung ubi dan
gula jawa, demi perut kita yang tak lagi berdinding kerontang
kita sambut angin musim yang menerbangkan semi hidup
dari lembah dan bukit yang berjajar sepanjang mutumanikam
bukan dengan saling halang membenturkan bahu kita*** Semarang, November 2012

Tak Lagi Ku Terbang Menggapai Fatamorgana

Setiap sudut kota ini menghardiku kuat kuat
dalam seloroh hidup berkemas manusia manusia laknat
menjulurkan lidah demi hidup,
berkereta dengan delapan ekor kuda putih
berbaju dari kain rajutan benang emas, merampas
hutan dan bukit dengan kerlingan mata tajam
menjual sumpah janji yang tersimpan di dadanya
terbang ke langit menggambar fatamorgana

Biarkan aku kokoh menggenggam apa yang harus
aku dapatkan dari cucuran peluh dan rapatnya sauh
hingga biduku tak lagi menerjang angan
menuju fatamorgana bersekongkol dengan kaki langit
aku dalam damai.
Semarang, November 2012

Penulis : Bambang Sukmadji Semarang
Guru MA Futuhiyyah 1 Mranggen Demak JATENG
Description: Aku Tetap Putra Indonesia Oleh Bambang Sukmadji
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Aku Tetap Putra Indonesia Oleh Bambang Sukmadji

Inginku Oleh Ninda Puspita HR

Senin, 03 Desember 2012
Posted by Unknown
INGINKU
Oleh Ninda Puspita HR

Petang berganti pagi pun menanti
Elakkan malam terkadang tak akan mungkin tejadi
Lupaku akan arti hidupku ini
Akankah semua langkah dan juangku cukup sampai disini
Namun tutur naluri tak sehati
Galauku jika terus seperti ini
Inginku lawan semua ini dan bangkit lebih baik lagi

Senyumku pancarkan menyambut mentari pagi
Enggan terbangun namun akan kulawan rasa ini
Nanar kutatap masa lalu, kini aku tak akan lagi perduli
Jadilah aku manusia berguna di bumi ini
Akan ku buktikan tekat dan inginku ini
Description: Inginku Oleh Ninda Puspita HR
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Inginku Oleh Ninda Puspita HR

Permata Hatiku Oleh Enisaraswati

Jumat, 30 November 2012
Posted by Unknown
PERMATA HATI KU
Oleh Enisaraswati

Izinkan..ku utarakan.. sekelumit kata
Agar kau mengerti...
Kau adalah...amanah yang harus ku jaga dan ku jaga
Sampai nyawa ini tercabut dari badan

Tak ada kata penat dan letih ...untuk kalian
Kaulah yang membuatku...bangkit dan berdiri
Kaulah yang memberi semangat..untuk ku meneruskan kehidupan
Kaulah penyeri hidup ku

Duh hai permata hatiku....
Andai saja ku ada ilmu...yang setiap tutur kata ku
Dapat kalian mengerti..tak ada salah faham
Antara kita..

Semua ini bukan salahmu...aku yang salah
Aku yang salah...
Aku cuma minta..mengertilah ..sedikit saja..
Aku tak pernah mengabaikanmu...walau tak mampu
Menuruti semua keinginan mu..harap kalian faham

Ku beri tahu pada mu...aku cukup marah
Kalau orang cakap kita susah..
Bukan nak...kita bukan orang susah
Allah bagi anggota badan kita lengkap...
Cuma kita..tak ber nasip baik seperti mereka..

Jadikanlah gelaran anak yatim itu..
Untuk memicu semangat belajarmu...
Tanamkan pada minda kalian...aku boleh..
Aku boleh seperti mereka.. yang ber-ibu dan ber-ayah
Description: Permata Hatiku Oleh Enisaraswati
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Permata Hatiku Oleh Enisaraswati

Selasa Pagi Oleh Gan-gan Saepul Gandi

Kamis, 29 November 2012
Posted by Unknown
SELASA PAGI
Oleh Gan-gan Saepul Gandi

Uh selasa pagi yang dingin ini menidurkanku,
Tak kuasa kulit ini menyentuh sejuknya embun,
Hanya ditemani selimut lusuh yang sudah bau,
Ah tak mengapa yang penting bisa menghangatkan.

Mentari masih malu memancarkan sinarnya,
Hingga mata ini semakin enggan menatap dunia ini,
Brrr semakin ku menarik selimut ini sampai dada,
Semakin aku jauh berpetualang dalam mimpi.

Hoam malas kali aku beranjak dari kasur keras ini,
Tapi sebelum pagi ini benar benar berakhir,
Ku harus segera bangkit dari mimpi di pagi ini,
Brrrrr Brrrr Brrr.

-------------------------
No. Urut : 6049
Tanggal Kirim : 19/11/2012 14:31:13
Description: Selasa Pagi Oleh Gan-gan Saepul Gandi
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Selasa Pagi Oleh Gan-gan Saepul Gandi
IMPIAN
Oleh Leonardus Indramarwan

Impian itu ingin ku susun kembali
Seiring dengan bergantinya hari
Seindah bergantinya mentari
Melalui kebesaran hati

Tak perlu ku ungkit kembali
Kegagalan yang pernah terjadi
Hanya menambah luka hati
Dan meredupkan semangat ini

Sekecil apapun semangat diri
Kan kusulut dengan sepercik nyala api
Membara dalam dalam genggaman ini
Untuk mencapai terwujudnya mimpi
Description: Impian Oleh Leonardus Indramarwan
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Impian Oleh Leonardus Indramarwan
Welcome to My Blog

Popular Post

Labels

Followers

- Copyright © 2013 shad0w-share | Designed by Johanes Djogan -