Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Dari presentasi kelompok 6 dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 27 maret 2012 yang membahas tentang Uang, Bank dan Penciptaan Uang saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Uang adalah sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.
- Fungsi uang ada 2 :
1. Fungsi Asli
2. Fungsi Turunan
- Fungsi Asli uang ada 3 :
1. Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange
2. Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account)
3. Uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta)
- Fungsi Turunan uang ada 5 :
1. Uang sebagai alat pembayaran yang sah
2. Uang sebagai alat pembayaran utang
3. Uang sebagai alat penimbun kekayaan
4. Uang sebagai alat pemindah kekayaan
5. Uang sebagao alat pendorong kegiatan ekonomi
- Jenis uang ada 7 :
1. Uang logam
2. Nilai intrinsik
3. Nilai nominal
4. Uang kertas
5. Uang Penuh (full bodied money)
6. Uang Tanda (token money)
- Ada dua teori uang :
1. Teori Uang Statis
2. Teori uang dinamis
- Ada tiga motif memegang uang :
1. Motif Transaksi
2. Motif Berjaga-jaga
3. Motif Spekulatif
- Ada dua jenis bank diIndonesia :
1. Bank Sentral
2. Bank Umum
- Uang adalah sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran hutang.
- Fungsi uang ada 2 :
1. Fungsi Asli
2. Fungsi Turunan
- Fungsi Asli uang ada 3 :
1. Uang berfungsi sebagai alat tukar atau medium of exchange
2. Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung (unit of account)
3. Uang berfungsi sebagai alat penyimpan nilai (valuta)
- Fungsi Turunan uang ada 5 :
1. Uang sebagai alat pembayaran yang sah
2. Uang sebagai alat pembayaran utang
3. Uang sebagai alat penimbun kekayaan
4. Uang sebagai alat pemindah kekayaan
5. Uang sebagao alat pendorong kegiatan ekonomi
- Jenis uang ada 7 :
1. Uang logam
2. Nilai intrinsik
3. Nilai nominal
4. Uang kertas
5. Uang Penuh (full bodied money)
6. Uang Tanda (token money)
- Ada dua teori uang :
1. Teori Uang Statis
2. Teori uang dinamis
- Ada tiga motif memegang uang :
1. Motif Transaksi
2. Motif Berjaga-jaga
3. Motif Spekulatif
- Ada dua jenis bank diIndonesia :
1. Bank Sentral
2. Bank Umum
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 6
Dari presentasi kelompok 5 dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 27 maret 2012 yang membahas tentang Analisis Pendapatan Nasional untuk Perekonomian Tertutup Sederhana dan Pertumbuhan Ekonomi saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Pendapatan Nasional adalah keseluruhan jumlah barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu Negara dalam jangka waktu tertentu, biasanya dalam setahun.
- Perekonomian tertutup sederhana adalah perekonomian yang tidak adanya hubungan dengan Negara lain dan tidak adanya campur tangan pemerintah, baik berupa pungutan pajak, pembayaran transfer pemerintah ataupun yang berbentuk pengeluaran konsumsi.
- Ada model analisis perekonomian tertutup sederhana : Model anlalisis dengan variabel investasi dan tabungan
- Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan pendapatan nasional.
- Hubungan Antara Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi dan Penganguran :
1. Masalah pertumbuhan ekonomi
2. Inflasi
3. Masalah Pengangguran
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 5
Dari presentasi kelompok 4 (kelompok saya) dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 20 maret 2012 yang membahas tentang struktur pasar saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu.
- Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
- Pasar dibagi kedalam beberapa jenis :
1. Pasar persaingan sempurna
2. Pasar persaingan tidak sempurna,
- Pasar persaingan tidak sempurna dibaga jadi beberapa jenis :
1. Pasar monopoli : Pasar yang terjadi dimana, ketika hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
2. Pasar oligopoly : Suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
3. Pasar monopolistik : Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek/merupakan cirri dari produk masing-masing.
4. Pasar duopoly : Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
- Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu.
- Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
- Pasar dibagi kedalam beberapa jenis :
1. Pasar persaingan sempurna
2. Pasar persaingan tidak sempurna,
- Pasar persaingan tidak sempurna dibaga jadi beberapa jenis :
1. Pasar monopoli : Pasar yang terjadi dimana, ketika hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
2. Pasar oligopoly : Suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
3. Pasar monopolistik : Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek/merupakan cirri dari produk masing-masing.
4. Pasar duopoly : Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 4
Dari presentasi kelompok 3 dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 20 maret 2012 yang membahas tentang perilaku produsen saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Produsen ialah orang yang menciptakan atau menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan demi tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
- Tujuan produsen adalah mencari laba, laba adalah total penerimaan dan total pengeluaran.
- Hal yang dilakukan agar menjadi Produsen yang berhasil :
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pengendalian
- Untuk mencapai tujuannya Produsen harus menentukan dua macam keputusan :
1. Berapa output yang harus diproduksikan
2. Berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.
- Dua asumsi dasar dalam menentukan keputusan :
1. Bahwa produsen atau pengusaha selalu berusaha mencapai keuntungan yang maksimum
2. Bahwa produsen atau pengusaha beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.
- Produsen ialah orang yang menciptakan atau menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan demi tujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
- Tujuan produsen adalah mencari laba, laba adalah total penerimaan dan total pengeluaran.
- Hal yang dilakukan agar menjadi Produsen yang berhasil :
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pengendalian
- Untuk mencapai tujuannya Produsen harus menentukan dua macam keputusan :
1. Berapa output yang harus diproduksikan
2. Berapa dan dalam kombinasi bagaimana faktor-faktor produksi (input) dipergunakan.
- Dua asumsi dasar dalam menentukan keputusan :
1. Bahwa produsen atau pengusaha selalu berusaha mencapai keuntungan yang maksimum
2. Bahwa produsen atau pengusaha beroperasi dalam pasar persaingan sempurna.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 3
Dari presentasi kelompok 2 dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 13 maret 2012 yang membahas tentang Perilaku Konsumen saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Ada Sepuluh perilaku konsumen diIndonesia :
1. Berpikir jangka pendek
2. Tidak terencana
3. Suka kumpul
4. Gagap teknologi
5. Berorientasi pada konteks
6. Suka buatan luar negri
7. Beragama
8. Gengsi
9. Budaya lokal
10. Kurang peduli lingkungan
- Ada dua Teori tingkah laku konsumen :
1. Pendekatan nilai guna kardinal
2. Pendekatan nilai guna ordinal
- Ada tiga macam respon perubahan permintaan suatu barang :
1. Elastisitas silang positif
2. Elastisitas silang negatif
3. Elastisitas silang nol
- Menurut saya secara garis besar dapat disimpulkan dari isi makalah / transkrip yang dibagikan saat presentasi bahwa perilaku konsumen indonesia jelek, namun dengan penyampaian yang baik dari kelompok 2 hal itu bukan menjadi suatu hinaan, tapi bahan introspeksi buat kita semua.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 2
Dari presentasi kelompok 1 dimata kuliah teori organisasi umum 2 pada tanggal 13 maret 2012 yang membahas tentang penentuan harga permintaan dan penawaran saya mendapatkan beberapa point - point penting yaitu :
- Permintaan adalah Sejumlah barang yang akan dibeli / yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
- Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
- Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan, yaitu :
1.Selera
2. Pendapatan konsumen
3. Harga barang / Jasa pengganti
4. Harga barang / Jasa pelengkap
5. Perkiraan harga dimasa datang
6. Intensitas kebutuhan konsumen
- Beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat penawaran :
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
2. Tujuan perusahaan
3. Pajak
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti / pelengkap
5. Prediksi / perkiraan harga dimasa depan
- Hukum permintaan tak selamanya sesuai isinya atau kadang menyimpang, contohnya walaupun harga BBM akan naik, permintaan tetap banyak karna BBM adalah salah satu kebutuhan pokok warga indonesia.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Resume presentasi kelompok 1
STURKTUR PASAR
Kelompok 4.
Nama kelompok :
• Ahmadiyan Saputra (10110430)
• Anyela Desiarni (10110957)
• Christin Marta Damayanti (11110582)
• Friski Riandini (12110890)
• Liana Junita (14110014)
• Rina Yuanita (15110976)
• Nur hari Sukoco (18110200)
• Viki Ardiyansyah (18110370)
Kelas : 2KA14
TEORI ORGANISASI UMUM 2
UNIVERSITAS GUNADARMA
2012
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melancarkan kegiatan kami dalam menyusun makalah ini, sehingga makalah kami dapat selesai dengan baik.
Penulisan makalah ini dilaksanakan untuk tujuan memenuhi syarat pennyelesaian tugas dalam program studi Teori Organisasi Umum 2 dan bertujuan untuk memeberikan informasi yang bermanfaat bagi pembaca.
Kami selaku penyusun makalah ini sadar bahwa makalah kami masih banyak kekurangan yang harus di perbaiki, maka dari itu kami meminta maaf atas kekurangan kami tersebut.
Penulis
Page | 1
DAFTAR ISI
BAB 1
Pendahuluan
Latar Belakang......................................................................................................................................3
Tujuan Penulisan....................................................................................................................................3
BAB 2
PEMBAHASAN
Pengertian Struktur Pasar.......................................................................................................................4
Pasar Persaingan Sempurna...................................................................................................................4
Pasar Monopoli………………………………………………………………………….......………..5
Pasar Ologopoli…………………………………………………………………….......……………..6
Jenis – jenis pasar oligopoly………………………………………………………………........……...7
Pasar Monopolistik dan Pasar Duopoli…………………………………………………….............…..7
Studi kasus…………………………………………………………………………………......……..8
BAB 3
PENUTUP
Kesimpulan dan saran............................................................................................................................9
Daftar Pustaka……..................................................................................................................………10
Page | 2
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Pasar adalah suatu tempat atau proses interaksi antara permintaan (pembeli) dan penawaran (penjual) dari suatu barang/jasa tertentu, sehingga akhirnya dapat menetapkan harga keseimbangan (harga pasar) dan jumlah yang diperdagangkan.
Jadi setiap proses yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, maka akan membentuk harga yang disepakati antara pembeli dan penjual.
Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat pasar dalam bentuk fisik seperti pasar barang (barang konsumsi). Secara sederhana pasar dapat dikelompokkan menjadi:
a. Menurut segi fisiknya, pasar dapat dibedakan menjadi beberapa macam, di antaranya:
1) pasar tradisional
2) pasar raya
3) pasar abstrak
4) pasar konkrit
5) toko swalayan
6) toko serba ada
b. Sedangkan berdasarkan jenis barang yang dijual, pasar dibedakan menjadi beberapa macam di antaranya:
1) pasar ikan
2) pasar sayuran
3) pasar buah-buahan
4) pasar barang elektronik
5) pasar barang perhiasan
6) pasar bahan bangunan
7) bursa efek dan saham.
Aktivitas usaha yang dilakukan di pasar pada dasarnya akan melibatkan dua subyek pokok, yaitu produsen dan konsumen. Kedua subyek tersebut masing-masing mempunyai peranan yang sangat besar terhadap pembentukan harga barang di pasar.
2. Tujuan
Adapun Tujuan Penulisan karya tulis ini adalah :
1. Agar mahasiswa dapat mengetahui mengenai struktur-struktur pasar di Indonesia.
2. Agar Mahasiswa Melatih Menyusun Makalah dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan, menganalisis data, dan kreatifitas mahasiswa.
3. Agar mahasiswa lebih mudah memahami mengenai struktur pasar secara terperinci.
4. Memenuhi persyaratan penyelesaian tugas softskill Teori Organisasi Umum 2.
Page | 3
BAB II
PEMBAHASAN
• Pengertian Struktur Pasar
Struktur pasar adalah penggolongan produsen kepada beberapa bentuk pasar berdasarkan pada ciri-ciri seperti jenis produk yang dihasilkan, banyaknya perusahaan dalam industri, mudah tidaknya keluar atau masuk ke dalam industri dan peranan iklan dalam kegiatan industri.
Biasanya dibagi kedalam beberapa jenis, yaitu
Pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna, yang biasanya ada beberapa jenis lagi diantaranya :
Pasar monopoli
Pasar oligopoly
Pasar monopolistik
Pasar duopoly
Dari beberapa, jenis pasar diatas kami akan menjelaskanya satu persatu.
1. Pasar Persaingan Sempurna
Terjadi dimana, jumlah penjual dan pembeli yang banyak dengan produk yang bersifat homogen atau produk yang sama.
Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :
- Jumlah penjual dan pembeli banyak
- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain
- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)
- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)
- Posisi tawar konsumen kuat
- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
- Sensitif terhadap perubahan harga
- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
Page | 4
Aplikasi :
1. Produsen secara indivigual tidak dapat mempengaruhi harga
2. Harga ditentukan oleh pasar
3. Produsen sebagai price maker
4. Kurva sejajar sumbu horizontal
Dalam pasar persaingan sempurna, keputusan mengenai jumlah output perusahaan secara individual tidak bisa mempengaruhi tingkat harga, dan untuk keputusan mengenai penentuan harga, kurva permintaan menggambarkan secara horizontal, oleh karena itu harga dianggap konstan, berapapun output yang dihasilkan. Dengan demikian maka laba total akan didapat pada saat: MR = P = MC sepanjang P > AVC.
Contoh dalam kehidupan nyata adalah pasar ikan di muara angke,ada banyak penjual yang menjual ikan dengan macam-macam jenis yang sama tapi tidak pernah sepi karena banyak konsumen yang datang untuk membeli ikan disitu karena mereka tahu untuk kualitas ikan di situ.
2. Pasar Monopoli
Terjadi dimana, ketika hanya terdapat satu penjual yang menguasai pasar.
Sifat-sifat pasar monopoli :
- Hanya terdapat satu penjual atau produsen
- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli
- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak
- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat
- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan
- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses
Page | 5
Ada beberapa penyebab terjadinya pasar monopoli, di antara penyebabnya adalah sebagai berikut:
1) Ditetapkannya Undang-undang (Monopoli Undang-undang). Atas pertimbangan pemerintah, maka pemerintah dapat memberikan hak pada suatu perusahaan seperti PT. Pos dan Giro, PT. PLN.
2) Hasil pembinaan mutu dan spesifikasi yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain, sehingga lama kelamaan timbul kepercayaan masyarakat untuk selalu menggunakan produk tersebut.
3) Hasil cipta atau karya seseorang yang diberikan kepada suatu perusahaan untuk diproduksi, yang kita kenal dengan istilah hak paten atau hak cipta.
4) Sumber daya alam. Perbedaan sumber daya alam menyebabkan suatu produk hanya dikuasai oleh satu daerah tertentu seperti timah dari pulau Bangka.
5) Modal yang besar, berarti mendukung suatu perusahaan untuk lebih mengembangkan dan penguasaan terhadap suatu bidang usaha.
Contoh nyata adalah pada waktu penjajahan, belanda menguasai setiap rempah-rempah yang ada di indonesia dengan membelinya sesuai dengan harga yang ditentukan oleh belanda.
PT.KAI kereta api di Indonesia hanya dimiliki atau dikelola oleh PT.KAI
3. Pasar oligopoli
suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Umumnya jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain
Page | 6
Jenis-jenis pasar Oligopoli
Berdasarkan produk yang diperdagangkan, pasar oligopoli dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Pasar oligopoli murni (pure oligopoly)
Ini merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral dalam kemasan atau semen.
2. Pasar oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly)
Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki
Produk-produk air mineral dalam kemasan merupakan salah satu contoh bentuk praktek pasar oligopoli murni, sebab produk yang ditawarkan merupakan barang yang bersifat identik.
4. Pasar monopolistik
Bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek/merupakan cirri dari produk masing-masing.
Sifat-sifat pasar monopolistik :
- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
- Mirip dengan pasar persaingan sempurna
- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda
- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
- Relatif mudah keluar masuk pasar.
Contoh dalam kehidupan nyata, seperti yang lagi trend adalah keripik singkong. Dimulai dari keripik singkong yang di beri nama maichi, sekarang sudah mulai menjamur dimana-mana keripik dengan model yang hampir mirip dengan nama berbeda ataupun hanya dengan logo yang berbeda tapi menggunakan nama maichi.
5. Pasar Duopoli
Duopoli adalah suatu pasar di mana penawaran suatu jenis barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Contoh: Penawaran minyak pelumas dikuasai oleh Pertamina dan Caltex.
Page | 7
• Studi Kasus
Pada masa sekarang-sekarang banyak sekali bisnis-bisnis yang dijalankan oleh berbagai masyarakat. Contohnya saja adalah bisnis online shop, bisnis pulsa, dan lain sebagainya. Pada kali ini kami akan membahas mengenai bisnis pulsa elektrik. Bagi kita yang memulai usaha kecil-kecilan tentunya ada saja hambatan yang sering dialami oleh pelaku bisnis, tetapi dalam dunia usaha kiranya harus selalu memiliki gairah dan pikiran yang terbuka. Memiliki pikiran untuk selalu berfikir kreatif agar usaha kita semakin maju, sukses dan lancar.
Bisnis pulsa adalah sebuah peluang bisnis yang tidak akan pernah mati. Modal kecil proses tidak berbelit-belit bisa langsung buka counter pulsa dimana saja. Karena setiap orang pasti membutuhkan pulsa, baik untuk menelpon, sms, atau browsing. Hampir setiap orang memiliki handphone, bahkan lebih dari 1. Handphone pun bukan lagi disebut sebagai barang mewah melainkan sudah menjadi kebutuhan pribadi,baik anak kecil,pejabat,karyawan, mahasiswa, dan pedagang pun sudah memilkinya. Bisnis pulsa adalah sebuah peluang usaha yang real. Hanya dengan melakukan pendaftaran dan pengisisan deposit sebesar 50rb, sudah bisa untuk berjualan pulsa atau mengisi pulsa sendiri. Hasil yang diperoleh berbanding lurus dengan seberapa giat menjalankan bisnis pulsa ini. Jika aktif maka akan memperoleh hasil yang lebih cepat dan lebih besar. Tinggal pakai deposit yang Anda miliki kapan saja dan dimana saja 24 jam nonstop. Untuk menjalankan bisnis pulsa ini tidak dibutuhkan modal besar. Lakukan saja sebagai bisnis sambilan dalam mengisi waktu luang.
Dari tahun ke tahun, pemilik handphone terus meningkat sementara harga hp sendiri justru semakin turun. Bisnis pulsa ini bisa jadi usaha sambilan. Keuntungannya : tidak perlu repot cari counter pulsa, sekaligus dapat harga distributor pulsa yang jauh lebih murah.
Page | 8
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan :
Dari makalah yang kami buat ada point – point penting tentang Materi Struktur Pasar, yaitu :
- Struktur pasar adalah Penggolongan berbagai jenis pasar berdasarkan strukturnya.
- Struktur pasar biasanya dibagi kedalam beberapa jenis, yaitu pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak sempurna.
- Pasar persaingan sempurna adalah persaingan yg terjadi dimana, jumlah penjual dan pembeli yang banyak dengan produk yang bersifat homogen atau produk yang sama.
- Pasar persaingan tidak sempurna biasanya dibagi beberapa jenis, yaitu Pasar monopoli, Pasar oligopoly, Pasar monopolistic, Pasar oligopsoni, dan Pasar duopoly.
Saran :
Tentunya ada kekurangan tentang makalah kami, kerena itu kami berharap banyak untuk para pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang membangun agar sempurnanya makalah di kesempatan - kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi para pembaca, khususnya bagi pembaca yang membutuhkan ilmu dari makalah kami.
Page | 9
DAFTAR PUSTAKA
http://arzamitra.wordpress.com/2011/11/13
http://putracenter.net/2009/07/22/teori-ekonomi-mikro-struktur-pasar/
http://diwika.blogspot.com/2011/03/makalah-struktur-pasar.html
http://alvinjunizar.blogspot.com/2011/02/makalah-struktur-pasar.html
Page | 10
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Makalah Struktur Pasar
Berikut ini adalah opini saya tentang cara mengajar Ibu Dosen Ira Phajar Lestari, SE, MM
Cara mengajar Ibu Dosen Ira merubah anggapan saya tentang mata kuliah softskill, yang sebelumnya saya anggap metode pembelajaran mata kuliah softskill hanya membuat tugas and tulisan yang di post di blog dan setelah itu di upload / di letakan linknya di studentsite, namun ternyata ada metode tambahan, salah satu tambahannya adalah metode pembelajaran seperti yang Ibu terapkan. Metode seperti ini saya rasa dapet merubah anggapan pendapat sebagian mahasiswa Gunadarma tentang "mata kuliah softskill hanyalah mata kuliah tambahan".
Dengan metode tambahan mempercantik tampilan blog dan menganjurkan post hal - hal yang original membuat saya semangat untuk mengembangkan blog saya, yang sebelumnya saya malas untuk mengembangkannya karna saya anggap blog cuma buat tugas, mau sebagus apapun tampilannya, yang dinilai cuma tulisannya.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Opini saya tentang cara mengajar Ibu Ira
Kedisiplinan sering kita dengar dalam banyak hal seperti diorganisasi, sekolah, lembaga atau instansi, dan juga pada diri kita sendiri.Untuk lebih jelasnya terlebih dahulu kita menjelaskan pengertian dari pada kedisiplinan. Kedisiplinan berasal dari kata "disiplin" yang berarti taat, yang mendapat imbuhan ke-an yang secara etimologis memiliki makna,suatu ketaatan pada aturan dan tata tertib. Sedang secara terminologis pengertian disiplin sangatlah bervariasi tergantung dari sudut mana parapakar atau ahli meninjaunya. Menurut N. A Amentembun, mendefinisikan kedisiplinan yaitu suatu keadaan tertib dimana para pengikutnya tunduk dengan rasa senang hati dengan ajaran-ajaran pemimpinnya. Sedangkan menurut H. M Hafi Anshari kedisiplinan adalah suatu sikap mental yang dengan kesadaran dan keinsafan mematuhi terhadap perintah atau larangan yang ada pada suatu hal karena mengerti betul tentang pentingnya perintah dan larangan tersebut. Balnadi Saputra mendefinisikan kedisiplinan yaitu "a system of moral conduct" yang dapat dimiliki melalui latihan hal yang harus diajarkan, dihayati, diulangi dandimiliki. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas kiranya jelas bahwa kedisiplinan yaitu ketaatan terhadap aturan-aturan yang telah menjadi konsekuensi seseorang, tanpa pemaksaan namun kepatuhan dan kesadaran dari diri masing-masing individu, yang di dasari oleh nilai-nilai moral danh ukum. Sedangkan organisasi intra kampus (UKM) merupakan kegiatan-kegiatan yang direncanakan dan di laksanakan mahasiswa yang terwadahi dalam unit kegiatan mahasiswa (UKM). Seperti halnya organisasi (UKM) Menwa, disini mahasiswa dibekali dengan pelatihan - pelatihan yang bersifat teoritis dan lapangan.
Sumber : http://id.shvoong
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Pengertian Kedisiplinan Organisasi
Perkembangan ekonomi telah mendorong terbentuknya organisasi dalam berbagai bentuk. Dari segi unit usaha maupun dari segi tujuan yang ada disekeliling kita, dapat diamati bahwa masing-masing unit usaha mempunyai karakteristik yang berbeda-beda baik dari segi skala usaha untuk mencapai tujuan masing-masing organisasi, kepemilikan, permodalan, pembagian laba sampai tanggung jawab. Berdasarkan karakteristik yang berbeda tersebut maka tiap unit usaha memerlukan pengelolaan yang berbeda pula. Setiap organisasi yang didirikan dapat berbentuk :
1. Organisasi Niaga
Macam – macam Organisasi Niaga
1. Perseroan Terbatas (PT)
2. Perseroan Komanditer (CV)
3. Firma (FA)
4. Koperasi
5. Join Ventura
6. Trus
7. Kontel
8. Holding Company
2. Organisasi Sosial (Organisasi Kemasyarakatan)
Jalur pembentukan organisasi Kemasyarakatan :
a. Jalur Keagamaan
b. Jalur Profesi
c. Jalur Kepemudaan
d. Jalur Kemahasiswaan
e. Jalur Kepartaian & Kekaryaan
3. Organisasi Regional & International
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Macam – macam Organisasi Dari Segi Tujuan
Perilaku Kelompok dalam Organisasi, Konflik, Kekuasan Politik dan Motivasi
Senin, 24 Oktober 2011
Posted by Unknown
Tag :
tugas
I. Perilaku Kelompok Dalam Organisasi
Perilaku kelompok adalah respon-respon anggota kelompok terhadap struktur sosial kelompok dan norma yang diadopsinya. Jadi ketika sebuah kelompok memasuki dunia organisasi maka karakteristik yang dibawanya adalah kemampuan, kepercayaan pribadi, pengharapan kebutuhan, dan pengalaman masa lalunya. Dan organisasi juga mempunyai karakteristik yaitu keteraturan yang diwujudkan dalam susunan hirarki, pekerjaan-pekerjaan, tugas-tugas, wewenang, tanggung jawab, system penggajian, system pengendalian dan lain sebagainya. Jika karakteristik antara keloompok digabungkan dengan karakteristik organisasi maka akan terwujud perilaku kelompok dalam organisasi. jadi perilaku kelompok dalam organisasi adalah suatu fungsi dari interaksi antara sebuah kelompok dengan lingkungannya ( organisasi ).
II. Konflik
Konflik adalah suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Jenis - Jenis Konflik :
1. Konflik dalam diri individu Konflik terjadi bila pada waktu yang sama seseorang memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.
2. Konflik antar individu dalam organisasi yang sama karena pertentengan kepentingan atau keinginan. Hal ini sering terjadi antara dua orang yang berbeda status, jabatan, bidang kerja dan lain-lain.
3. Konflik antar individu dan kelompok seringkali berhubungan dengan cara individumenghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja mereka.
4. Konflik antar kelompok dalam organisasi yang sama Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasiorganisasi.Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja.
5. Konflik antar organisasi konflik ini biasanya disebut dengan persaingan
Sumber Konflik :
1. Adanya aspirasi yang tidak ditampung.
2. Saling ketergantungan tugas.
3. Ketergantungan satu arah.
4. Ketidakpuasan, perasaan ketidakadilan.
5. Distorsi komunikasi.
6. Tidak ada pedoman.
7. Aturan yang kurang jelas.
8. Kurang transparannya beberapa hal.
III. Kekuasaan dan Politik
Kekuasaan politik adalah kemampuan untuk membuat masyarakat dan negara membuat keputusan yang tanpa kehadiran kekuasaan tersebut tidak akan dibuat oleh mereka.
IV. Motivasi
Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya
Faktor - Faktor yang mempengaruhi motivasi :
Motivasi sebagai proses batin atau proses psikologis dalam diri seseorang, sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain :
1. Faktor Ekstern
· Lingkungan kerja
· Pemimpin dan kepemimpinannya
· Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
· Dorongan atau bimbingan atasan
2. Faktor Intern
· Pembawaan individu
· Tingkat pendidikan
· Pengalaman masa lampau
· Keinginan atau harapan masa depan.
Sumber referensi :
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Perilaku Kelompok dalam Organisasi, Konflik, Kekuasan Politik dan Motivasi
Didalam Organisasi tidak dapat di pungkiri pasti terdapat suatu konflik, konflik ini terjadi karena setiap orang-orang yang terlibat organisasi pasti mempunyai visi, misi , dan karakter yang berbeda, akan tetapi tidak semua konflik merugikan, asalkan konflik tersebut ditata dengan baik maka dapat menguntungkan organisasi.
Pengertian Konflik
Konflik dapat diartikan sebagai ketidak setujuan antara dua atau lebih anggota organisasi atau kelompok-kelompok dalam organisasi yang timbul karena mereka harus menggunakan sumber daya yang langka secara bersama-sama atau menjalankan kegiatan bersama-sama dan atau karena mereka mempunyai status, tujuan, nilai-nilai dan persepsi yang berbeda. Anggota-anggota organisasi yang mengalami ketidaksepakatan tersebut biasanya mencoba menjelaskan duduk persoalannya dari pandangan mereka.
Macam-macam Konflik
1. Dari segi fihak yang terlibat dalam konflik
Dari segi ini konflik dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
* Konflik individu dengan individu. Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan individu pimpinan dari berbagai tingkatan. Individu pimpinan dengan individu karyawan maupun antara inbdividu karyawan dengan individu karyawan lainnya.
* Konflik individu dengan kelompok. Konflik semacam ini dapat terjadi antara individu pimpinan dengan kelompok ataupun antara individu karyawan dengan kempok pimpinan.
* Konflik kelompok dengan kelompok. Ini bisa terjadi antara kelompok pimpinan dengan kelompok karyawan, kelompok pimpinan dengan kelompok pimpinan yang lain dalam berbagai tingkatan maupun antara kelompok karyawan dengan kelompok karyawan yang lain.
2. Dari segi dampak yang timbul
Dari segi dampak yang timbul, konflik dapat dibedakan menjadi dua, yaitu konflik fungsional dan konflik infungsional. Konflik dikatakan fungsional apabila dampaknya dapat memberi manfaat atau keuntungan bagi organisasi, sebaliknya disebut infungsional apabila dampaknya justru merugikan organisasi. Konflik dapat menjadi fungsional apabila dikelola dan dikendalikan dengan baik.
Sebab-sebab Timbulnya Konflik
Faktor-faktor yang dapat menimbulkan adanya konflik dalam suatu organisasi antara lain adalah :
1. Berbagai sumber daya yang langka
Karena sumber daya yang dimiliki organisasi terbatas / langka maka perlu dialokasikan. Dalam alokasi sumber daya tersebut suatu kelompok mungkin menerima kurang dari kelompok yang lain. Hal ini dapat menjadi sumber konflik.
2. Perbedaan dalam tujuan
Dalam suatu organisasi biasanya terdiri dari atas berbagai macam bagian yang bisa mempunyai tujuan yang berbeda-beda. Perbedaan tujuan dari berbagai bagian ini kalau kurang adanya koordinasi dapat menimbulkan adanya konflik. Sebagai contoh : bagian penjualan mungkin ingin meningkatkan valume penjualan dengan memberikan persyaratan-persyaratan pembelian yang lunak, seperti kredit dengan bunga rendah, jangka waktu yang lebih lama, seleksi calon pembeli yang tidak terlalu ketat dan sebagainya. Upaya yang dilakukan oleh bagian penjualan semacam ini mungkin akan mengakibatkan peningkatan jumlah piutang dalam tingkat yang cukup tinggi. Apabila hal ini dipandang dari sudut keuangan, mungkin tidak dikehendaki karena akan memerlukan tambahan dana yang cukup besar.
3. Saling ketergantungan dalam menjalankan pekerjaan
Organisasi merupakan gabungan dari berbagai bagian yang saling berinteraksi. Akibatnya kegiatan satu pihak mungkin dapat merugikan pihak lain. Dan ini merupakan sumber konflik pula. Sebagai contoh : bagian akademik telah membuat jadwal ujian beserta pengawanya, setapi bagian tata usaha terlambat menyampaikan surat pemberitahuan kepada para pengawas dan penguji sehingga mengakibatkan terganggunya pelaksanaan ujian.
4. Perbedaan dalam nilai atau persepsi
Perbedaan dalam tujuan biasanya dibarengi dengan perbedaan dalam sikap, nilai dan persepsi yang bisa mengarah ke timbulnya konflik. Sebagai contoh : seorang pimpinan muda mungkin merasa tidak senang sewaktu diberi tugas-tugas rutin karena dianggap kurang menantang kreativitasnya untuk berkembang, sementara pimpinan yang lebih senior merasa bahwa tugas-tugas rutin tersebut merupakan bagian dari pelatihan.
5. Sebab-sebab lain
Selain sebab-sebab di atas, sebab-sebab lain yang mungkin dapat menimbulkan konflik dalam organisasi misalnya gaya seseorang dalam bekerja, ketidak jelasan organisasi dan masalah-masalah komunikasi.
Penanganan Konflik
Metode yang sering digunakan untuk menangani konflik adalah pertama dengan mengurangi konflik; kedua dengan menyelesaikan konflik. Untuk metode pengurangan konflik salah satu cara yang sering efektif adalah dengan mendinginkan persoalan terlebih dahulu (cooling thing down). Meskipun demikian cara semacam ini sebenarnya belum menyentuh persoalan yang sebenarnya. Cara lain adalah dengan membuat “musuh bersama”, sehingga para anggota di dalam kelompok tersebut bersatu untuk menghadapi “musuh” tersebut. Cara semacam ini sebenarnya juga hanya mengalihkan perhatian para anggota kelompok yang sedang mengalami konflik. Cara kedua dengan metode penyelesaian konflik. Cara yang ditempuh adalah dengan mendominasi atau menekan, berkompromi dan penyelesaian masalah secara integratif.
* Dominasi (Penekanan)
Dominasi dan penekanan mempunyai persamaan makna, yaitu keduanya menekan konflik, dan bukan memecahkannya, dengan memaksanya “tenggelam” ke bawah permukaan dan mereka menciptakan situasi yang menang dan yang kalah. Pihak yang kalah biasanya terpaksa memberikan jalan kepada yang lebih tinggi kekuasaannya, menjadi kecewa dan dendam. Penekanan dan dominasi bisa dinyatakan dalam bentuk pemaksaan sampai dengan pengambilan keputusan dengan suara terbanyak (voting).
* Kompromi
Melalui kompromi mencoba menyelesaikan konflik dengan menemukan dasar yang di tengah dari dua pihak yang berkonflik ( win-win solution ). Cara ini lebih memperkecil kemungkinan untuk munculnya permusuhan yang terpendam dari dua belah pihak yang berkonflik, karena tidak ada yang merasa menang maupun kalah. Meskipun demikian, dipandang dari pertimbangan organisasi pemecahan ini bukanlah cara yang terbaik, karena tidak membuat penyelesaian yang terbaik pula bagi organisasi, hanya untuk menyenangkan kedua belah pihak yang saling bertentangan atau berkonflik
* Penyelesaian secara integratif
Dengan menyelesaikan konflik secara integratif, konflik antar kelompok diubah menjadi situasi pemecahan persoalan bersama yang bisa dipecahkan dengan bantuan tehnik-tehnik pemecahan masalah (problem solving). Pihak-pihak yang bertentangan bersama-sama mencoba memecahkan masalahnya,dan bukan hanya mencoba menekan konflik atau berkompromi. Meskipun hal ini merupakan cara yang terbaik bagi organisasi, dalam prakteknya sering sulit tercapai secara memuaskan karena kurang adanya kemauan yang sunguh-sungguh dan jujur untuk memecahkan persoalan yang menimbulkan persoalan.
Sumber : ndra-go-blog
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Konflik Dalam Organisasi


