Tampilkan postingan dengan label Puisi Sahabat. Tampilkan semua postingan
Kehilangan Oleh Gupe Gifari
Rabu, 27 Februari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Sahabat,
Puisi Sedih
KEHILANGAN
Oleh Gupe Gifari
Cahaya sudah mulai redup
Awan menjadi kelam
Semua menjadi gelap
Aku ditikam oleh malam
Aku kehilangan dia
Cinta tulus darinya
Semua hilang begitu saja
Begitu cepat terjadi
Aku masih tak mengerti
Aku tak tau apa-apa
Ternyata aku telah kehilangan
Menghilang satu dari malaikat-Nya
Sahabat semoga kau bahagia
Oleh Gupe Gifari
Cahaya sudah mulai redup
Awan menjadi kelam
Semua menjadi gelap
Aku ditikam oleh malam
Aku kehilangan dia
Cinta tulus darinya
Semua hilang begitu saja
Begitu cepat terjadi
Aku masih tak mengerti
Aku tak tau apa-apa
Ternyata aku telah kehilangan
Menghilang satu dari malaikat-Nya
Sahabat semoga kau bahagia
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Kehilangan Oleh Gupe Gifari
Kisahku Oleh Irsyadatun Nikmah
Selasa, 26 Februari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Cinta,
Puisi Sahabat
KISAHKU
Oleh Irsyadatun Nikmah
Hal terindah adalah ku kenal cinta
Sesuatu yang manis ketika mengenalnya
Saat bahagia ku bersamanya
Hal terpahit ketika berpisah dengannya
Semua kisah yang kualami
Semua orang pasti merasakannya
Nasib seseorang tak ada yang tahu
Hanya mampu berserah dan berusaha
Indahnya suka cita yang kurasa
Kawan-kawan mendampingi
Cerita cinta mewarnai hidupku
Teringat semua dalam memoriku
Alam seolah mengerti keadaanku
Mengikuti alunan jiwaku
Mengalir deras bagai airmataku
Suka duka terus berputar seperti roda
Jantung tetap berdetak
Hidup masih berjalan
Cinta terus terangkai
Selamanya akan terkenang dalam hati
Oleh Irsyadatun Nikmah
Hal terindah adalah ku kenal cinta
Sesuatu yang manis ketika mengenalnya
Saat bahagia ku bersamanya
Hal terpahit ketika berpisah dengannya
Semua kisah yang kualami
Semua orang pasti merasakannya
Nasib seseorang tak ada yang tahu
Hanya mampu berserah dan berusaha
Indahnya suka cita yang kurasa
Kawan-kawan mendampingi
Cerita cinta mewarnai hidupku
Teringat semua dalam memoriku
Alam seolah mengerti keadaanku
Mengikuti alunan jiwaku
Mengalir deras bagai airmataku
Suka duka terus berputar seperti roda
Jantung tetap berdetak
Hidup masih berjalan
Cinta terus terangkai
Selamanya akan terkenang dalam hati
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Kisahku Oleh Irsyadatun Nikmah
SAHABAT
Oleh Nurul Ilmi Fauziah
Sahabat..
dimanakah engkau berada
Aku disini selalu merindukanmu
Senyumu
Candamu
dan tawamu
Membuat aku merasa bahagia denganmu
disaat senang,sedih,kau selalu ada untukku
Sahabat..
Kau bagaikan pelangi yang indah dalam hidupku
Kau mewarnai hari-hariku dengan penuh keceriaan
Hari dimana keceriaan terlukis
Dengan senyum sebuah persahabatan
Tapi,saat berpisah datang
Kau pergi meninggalkan ku sendiri
Rasa sedih kian membendung dihatiku
Kini..
Ku rindu senyum dan tawamu
Ku rindu sendau dan candamu
Ku rindu keceriaan dan kebahagiaan denganmu
Sahabat..
Kau sangat berarti bagiku
Hanya jarak dan waktu yang memisahkan kita
Satu kata terakhir untukmu
Jangan pernah lupakan aku sahabatku
Oleh Nurul Ilmi Fauziah
Sahabat..
dimanakah engkau berada
Aku disini selalu merindukanmu
Senyumu
Candamu
dan tawamu
Membuat aku merasa bahagia denganmu
disaat senang,sedih,kau selalu ada untukku
Sahabat..
Kau bagaikan pelangi yang indah dalam hidupku
Kau mewarnai hari-hariku dengan penuh keceriaan
Hari dimana keceriaan terlukis
Dengan senyum sebuah persahabatan
Tapi,saat berpisah datang
Kau pergi meninggalkan ku sendiri
Rasa sedih kian membendung dihatiku
Kini..
Ku rindu senyum dan tawamu
Ku rindu sendau dan candamu
Ku rindu keceriaan dan kebahagiaan denganmu
Sahabat..
Kau sangat berarti bagiku
Hanya jarak dan waktu yang memisahkan kita
Satu kata terakhir untukmu
Jangan pernah lupakan aku sahabatku
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabat Oleh Nurul Ilmi Fauziah
Langkah Dalam Sahabat Oleh Hendri Sugito
Kamis, 07 Februari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Sahabat
LANGKAH DALAM SAHABAT
Oleh Hendri Sugito
Dalam hayalan aku berdiri
seakan lamunan senyap merayap
tapi karakter sahabat
menuntun dalam ikhlas
Ketika aku terlempar sedih
dalam jangkau waktu
kau datang membawa hati
walau lelah menyeimuti
Aku terngiang nyanyian embun
lengkap tari canda dan tawa
bersama dalam ikhtiar hati
menembus jejak-jejak basah
Sahabat . . . . .
kita lari dalam bebas
halangan rintangan
menerpa dalam senyum
walau sakit membekas
Sahabat . . . . .
aku teringat pepatah mu
'' Jangan biarkan hidup memakan mu jadikan hidup memberi makan "
Sahabat ku . . . .
Selamat jalan
Semoga kau bahagia
Sahabat . . .
Oleh Hendri Sugito
Dalam hayalan aku berdiri
seakan lamunan senyap merayap
tapi karakter sahabat
menuntun dalam ikhlas
Ketika aku terlempar sedih
dalam jangkau waktu
kau datang membawa hati
walau lelah menyeimuti
Aku terngiang nyanyian embun
lengkap tari canda dan tawa
bersama dalam ikhtiar hati
menembus jejak-jejak basah
Sahabat . . . . .
kita lari dalam bebas
halangan rintangan
menerpa dalam senyum
walau sakit membekas
Sahabat . . . . .
aku teringat pepatah mu
'' Jangan biarkan hidup memakan mu jadikan hidup memberi makan "
Sahabat ku . . . .
Selamat jalan
Semoga kau bahagia
Sahabat . . .
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Langkah Dalam Sahabat Oleh Hendri Sugito
Puisi Sahabat yang Pergi Oleh Intan Komala Dita
Kamis, 24 Januari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Sahabat
PUISI SAHABAT YANG PERGI
Oleh Intan Komala Dita
Nanti..
Apakah kau masih mengingat diriku,,,
Mengingat kenangan kita..
Aku tak tau..
Apakah benar kau pergii..
Aku tak percaya itu,,
Aku ingin kau tetap disini..
Bersama ku slalu..
Biarkan waktu berhenti saat qt berdua,,
Melewati hal yang indah,,
Tak menjadi kenangan,,
Tapi hal yang selalu aku jalani..
Bawalah kerinduan ini..
Tak mampu ku menahan mu..
Tapi...aku sadar..
Rindu ini membunuhku..........
Oleh Intan Komala Dita
Nanti..
Apakah kau masih mengingat diriku,,,
Mengingat kenangan kita..
Aku tak tau..
Apakah benar kau pergii..
Aku tak percaya itu,,
Aku ingin kau tetap disini..
Bersama ku slalu..
Biarkan waktu berhenti saat qt berdua,,
Melewati hal yang indah,,
Tak menjadi kenangan,,
Tapi hal yang selalu aku jalani..
Bawalah kerinduan ini..
Tak mampu ku menahan mu..
Tapi...aku sadar..
Rindu ini membunuhku..........
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Puisi Sahabat yang Pergi Oleh Intan Komala Dita
Kelompok Kecil Oleh Nico Gomgom Manurung
Minggu, 13 Januari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Sahabat
KELOMPOK KECIL
Oleh Nico Gomgom Manurung
Seperti dulu kita selalu berbagi... saling mengerti�
walau banyaknya perbedaan diantara kita...
tapi semuanya itu hanyalah masalah waktu...
Mungkin pada saat ini kita seperti kaca yang pecah yang berserak entah kemana-mana�
Tapi kita tahu ini juga hanya lah masalah waktu...
Tapi waktu dekat ini�
Entah kapanlah itu�
Hari-hari itu kan terulang lagi
dan yang pecah itu kan utuh kembali, walau tuk sementara...
dan berharap semuannya ada dihari itu�
Oleh Nico Gomgom Manurung
Seperti dulu kita selalu berbagi... saling mengerti�
walau banyaknya perbedaan diantara kita...
tapi semuanya itu hanyalah masalah waktu...
Mungkin pada saat ini kita seperti kaca yang pecah yang berserak entah kemana-mana�
Tapi kita tahu ini juga hanya lah masalah waktu...
Tapi waktu dekat ini�
Entah kapanlah itu�
Hari-hari itu kan terulang lagi
dan yang pecah itu kan utuh kembali, walau tuk sementara...
dan berharap semuannya ada dihari itu�
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Kelompok Kecil Oleh Nico Gomgom Manurung
HANYA KAMI BERDUA
Oleh Elia Junitasari
Hamparan rerumputan hijau datang membayang
Membentang dari kejauhan
Terlihat lembah menganak sungai
Pegunungan menjulang tinggi
Sang suryapun setia mengiringi
Langkah alam pertiwi
Deru mesin menyelimuti
Senja di sore hari
Langitpun unjuk kuasanya
pertanda malam segera tiba
Kami terus melaju dengan kencangnya
Menelusuri jalan
Sunyi.. Senyap.. terasa
Tak ada kata yang terucap
Kecuali hati yang saling bercakap
Kami berdua lelah lengkap
Oleh Elia Junitasari
Hamparan rerumputan hijau datang membayang
Membentang dari kejauhan
Terlihat lembah menganak sungai
Pegunungan menjulang tinggi
Sang suryapun setia mengiringi
Langkah alam pertiwi
Deru mesin menyelimuti
Senja di sore hari
Langitpun unjuk kuasanya
pertanda malam segera tiba
Kami terus melaju dengan kencangnya
Menelusuri jalan
Sunyi.. Senyap.. terasa
Tak ada kata yang terucap
Kecuali hati yang saling bercakap
Kami berdua lelah lengkap
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Hanya Kami Berdua Oleh Elia Junitasari
LUKISAN SENJA TANPA TANGIS RESAH ATAUPUN LELAH
Oleh Eko Putra Ngudiraharjo
Jingga nampak tertawa.
Terlihat jari-jari cahaya senja.
Dari balik awan surya berpujangga.
Pada gerak dahan meraba suara.
Pada gerak ilalang seolah meyapa.
Sungguh teduh rumput penuh canda.
Lingkar bercahaya redup.
Terasing terang hingga gelap menutup.
Dan batas antara masa mulai mengatup.
Ini jingga dari serpih-serpih
sunyi meraup.
Tak perlu tentang cinta atau rindu, dan ini indah.
Lukisan senja tanpa tangis resah ataupun lelah.
Oleh Eko Putra Ngudiraharjo
Jingga nampak tertawa.
Terlihat jari-jari cahaya senja.
Dari balik awan surya berpujangga.
Pada gerak dahan meraba suara.
Pada gerak ilalang seolah meyapa.
Sungguh teduh rumput penuh canda.
Lingkar bercahaya redup.
Terasing terang hingga gelap menutup.
Dan batas antara masa mulai mengatup.
Ini jingga dari serpih-serpih
sunyi meraup.
Tak perlu tentang cinta atau rindu, dan ini indah.
Lukisan senja tanpa tangis resah ataupun lelah.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Lukisan Senja Tanpa Tangis Resah Ataupun Lelah
SAHABAT SELAMANYA
Oleh Andien
Dikala ku termenung, kalian s'lalu menghiburku
Dikala ku berduka, kalian s'lalu disisiku
Sedih menjadi Senyum
Duka menjadi Canda, itulah guna sahabat
Tapi,...
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Canda yang dulu menggema di kelas, hilang di telan bumi
Riang yang dulu membahana di kelas, kini usai lah sudah
Senyum yang dulu menghiasi kelas, kini pergi terbawa angin
Meskipun begitu kawan
Kalian kan s'lalu menjadi Sahabatku
Sahabat yang menghiasi hidupku
Menjadikan kalian Sahabatku S'lamanya
#BUAT SEMUA ANAK VI SD.MUHAMMADIYAH
Oleh Andien
Dikala ku termenung, kalian s'lalu menghiburku
Dikala ku berduka, kalian s'lalu disisiku
Sedih menjadi Senyum
Duka menjadi Canda, itulah guna sahabat
Tapi,...
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan
Canda yang dulu menggema di kelas, hilang di telan bumi
Riang yang dulu membahana di kelas, kini usai lah sudah
Senyum yang dulu menghiasi kelas, kini pergi terbawa angin
Meskipun begitu kawan
Kalian kan s'lalu menjadi Sahabatku
Sahabat yang menghiasi hidupku
Menjadikan kalian Sahabatku S'lamanya
#BUAT SEMUA ANAK VI SD.MUHAMMADIYAH
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabat Selamanya Oleh Andien
Untukmu yang Kini Sarjana Oleh Kang Imam Al-Jabluk
Sabtu, 29 Desember 2012
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Sahabat
UNTUKMU YANG KINI SARJANA
Oleh Kang Imam Al-Jabluk
Sepotong roti kini telah dihabiskan
Oleh mu yang kini telah selesai dari kewajiban
Dan waktunya kini kau menikmati kemenangan
Apa yang telah selama ini kau taruhkan
Hampir tujuh tahun kita bersama
Dari mulai kita botak menjadi �maba�
Hingga kita menjadi angkatan yang paling tua
Bolos kuliah hanya sekedar merokok, ngopi dan nongkrongin wanita
Kadang �IP� diantara kita ada yang bernasib satu koma
Tetapi kita selalu menyikapinya dengan rasa cemas sambil tertawa-tawa
Dan kini akhirnya engkau telah lebih dahulu diwisuda
Dan sekarang roti itu selisihnya tinggal tiga
Menanti-nanti akankah kami pun akan bisa menikmatinya juga?
Atau roti itu hanya akan menjadi basi dan kadaluarsa?
Maka dari itu, sisihkanlah untuk kami sedikit darimu sebuah doa
Agar kami mampu mencicipi apa yang kini kau rasa sebagai seorang Sarjana
O ya, maaf kami tak bisa memberimu seikat bunga
Namun hakikatnya munajat kami selalu bisa sampai engkau terima
Selamat bergabung dengan mereka yang berada di luar sana
Yang menggapai cita-cita untuk hidup yang lebih sempurna
Pesan dari kami,,
jangan lupa kelak jika engkau pulang dari negeri angin di atas awan
Ceritakanlah kepada kami bahwa air laut itu asin, kawan.
Oleh Kang Imam Al-Jabluk
Sepotong roti kini telah dihabiskan
Oleh mu yang kini telah selesai dari kewajiban
Dan waktunya kini kau menikmati kemenangan
Apa yang telah selama ini kau taruhkan
Hampir tujuh tahun kita bersama
Dari mulai kita botak menjadi �maba�
Hingga kita menjadi angkatan yang paling tua
Bolos kuliah hanya sekedar merokok, ngopi dan nongkrongin wanita
Kadang �IP� diantara kita ada yang bernasib satu koma
Tetapi kita selalu menyikapinya dengan rasa cemas sambil tertawa-tawa
Dan kini akhirnya engkau telah lebih dahulu diwisuda
Dan sekarang roti itu selisihnya tinggal tiga
Menanti-nanti akankah kami pun akan bisa menikmatinya juga?
Atau roti itu hanya akan menjadi basi dan kadaluarsa?
Maka dari itu, sisihkanlah untuk kami sedikit darimu sebuah doa
Agar kami mampu mencicipi apa yang kini kau rasa sebagai seorang Sarjana
O ya, maaf kami tak bisa memberimu seikat bunga
Namun hakikatnya munajat kami selalu bisa sampai engkau terima
Selamat bergabung dengan mereka yang berada di luar sana
Yang menggapai cita-cita untuk hidup yang lebih sempurna
Pesan dari kami,,
jangan lupa kelak jika engkau pulang dari negeri angin di atas awan
Ceritakanlah kepada kami bahwa air laut itu asin, kawan.
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Untukmu yang Kini Sarjana Oleh Kang Imam Al-Jabluk
BIARKAN BERLALU
Oleh Chaniandry
Kini semua telah sirna
Hanya tinggalah sebuah cerita
Tak ada lagi rasa cinta
Yang tercipta diantara kita
Kini kau telah berbeda
Saat kau buat aku terluka
Dengan caramu kau hancurkan semua
Mimpi-mimpi yang ku rangkai sempurna
Pergi saja dari hidupku
Jangan kembali bila tak mau
Ku tak ingin kau terpaksa
Tuk mencintai dan menyayangiku
Tinggalkanlah saja aku
Biarkanlah semua berlalu
Jangan kau sesali kepergianku
Bila kau rasakan kebahagiaan di hidupmu
Dimanakah hatimu
sadarkah kau sakiti aku
Dimanakah nuranimu
sadarkah kau membunuhku
Oleh Chaniandry
Kini semua telah sirna
Hanya tinggalah sebuah cerita
Tak ada lagi rasa cinta
Yang tercipta diantara kita
Kini kau telah berbeda
Saat kau buat aku terluka
Dengan caramu kau hancurkan semua
Mimpi-mimpi yang ku rangkai sempurna
Pergi saja dari hidupku
Jangan kembali bila tak mau
Ku tak ingin kau terpaksa
Tuk mencintai dan menyayangiku
Tinggalkanlah saja aku
Biarkanlah semua berlalu
Jangan kau sesali kepergianku
Bila kau rasakan kebahagiaan di hidupmu
Dimanakah hatimu
sadarkah kau sakiti aku
Dimanakah nuranimu
sadarkah kau membunuhku
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Biarkan Berlalu Oleh Chaniandry
SAHABAT
Oleh Iqbaal D. Ramadhan
Sahabat..
Disaat ku sedih kau menghibur...
Disaat ku senang kau ikut senang...
Disaat kau tiada ku merenung..
Sahabat...
Kau bukanlah matematika..
Yang bisa dihitung harganya...
Kau menyisihkan kenangan...
Maaf sahabatku..
Jika kita berpisah..
Jangan kau lupakan aku...
Dan aku pun tak akan melupakanmu..
Oh Sahabat...
Jika ku punya salah...
Tolong maafkan aku...
Terima kasih sahabatku....
Oleh Iqbaal D. Ramadhan
Sahabat..
Disaat ku sedih kau menghibur...
Disaat ku senang kau ikut senang...
Disaat kau tiada ku merenung..
Sahabat...
Kau bukanlah matematika..
Yang bisa dihitung harganya...
Kau menyisihkan kenangan...
Maaf sahabatku..
Jika kita berpisah..
Jangan kau lupakan aku...
Dan aku pun tak akan melupakanmu..
Oh Sahabat...
Jika ku punya salah...
Tolong maafkan aku...
Terima kasih sahabatku....
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabat Oleh Iqbaal D. Ramadhan
PERCAYALAH
Oleh Zhan
Percayalah,,
aku takan mungkin sanggup tuk melupakanmu,,,
percayalah,,,
aku takan mungkin menghilangkan semua knangan indah yg kau berikan padaku,,,
Percayalah,,,
bukan maksudku tuk melukai hatimu itu,,,
percayalah,,,
bahwa aku kan selalu mencintaimu selamanya,,
Walaupun engkau bukanlah kekasihku,,
walaupun kita kan terpisahkan oleh ruang dan waktu,,
walaupun kita kan memiliki kehidupan kita masing-masing,,
walaupun usia senja telah mengahmipiri kita,,,,
Namun kenangan kita bersama,,,
takan pernah pudar dalam sebuah kenangan indah,,,
takan pernah terlupakan dan terus terjaga dalam pikiran kita,,,
dan takan pernah terhapus oleh waktu yg terus berjalan,,,
Karna,kisah kita kan menjadi sejarah di dalam kehidupan kita,,,,
untuk berbagi dengan keluarga kita,,,,
dengan anak-anak kita,,,
bahkan dengan cucu-cucu kita kelak,,,
Percayalah,ikatan persahabatan kita kan tetap kekal tuk slamanya,,,
percayalah,,percayalah,,,percayalah,,,,
terimaksih sahabat,atas semua yang telah kau berikan terhadapku,,,
terimakasih atas semu kenangan yg telah kau berikan,,,,
Terimakasih sahabat terbaikku,,,,
Oleh Zhan
Percayalah,,
aku takan mungkin sanggup tuk melupakanmu,,,
percayalah,,,
aku takan mungkin menghilangkan semua knangan indah yg kau berikan padaku,,,
Percayalah,,,
bukan maksudku tuk melukai hatimu itu,,,
percayalah,,,
bahwa aku kan selalu mencintaimu selamanya,,
Walaupun engkau bukanlah kekasihku,,
walaupun kita kan terpisahkan oleh ruang dan waktu,,
walaupun kita kan memiliki kehidupan kita masing-masing,,
walaupun usia senja telah mengahmipiri kita,,,,
Namun kenangan kita bersama,,,
takan pernah pudar dalam sebuah kenangan indah,,,
takan pernah terlupakan dan terus terjaga dalam pikiran kita,,,
dan takan pernah terhapus oleh waktu yg terus berjalan,,,
Karna,kisah kita kan menjadi sejarah di dalam kehidupan kita,,,,
untuk berbagi dengan keluarga kita,,,,
dengan anak-anak kita,,,
bahkan dengan cucu-cucu kita kelak,,,
Percayalah,ikatan persahabatan kita kan tetap kekal tuk slamanya,,,
percayalah,,percayalah,,,percayalah,,,,
terimaksih sahabat,atas semua yang telah kau berikan terhadapku,,,
terimakasih atas semu kenangan yg telah kau berikan,,,,
Terimakasih sahabat terbaikku,,,,
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Percayalah Oleh Zhan
RINDUKU SAHABATKU
Oleh Fikriyatul Uliya
Sedang apakah kau disana???
lama aku tak mendengar kabarmu...
lama ku tak melihatmu...
Semoga kau baik-baik saja di sana...
aku ingin merasakan pelukan indah darimu
berbagi canda tawa denganmu
Aku memerlukan mu seperti
aku memerlukan udara untuk bernafas
kau begitu penting dihidupku
dan kau segalanya bagiku
You are my everything
Oleh Fikriyatul Uliya
Sedang apakah kau disana???
lama aku tak mendengar kabarmu...
lama ku tak melihatmu...
Semoga kau baik-baik saja di sana...
aku ingin merasakan pelukan indah darimu
berbagi canda tawa denganmu
Aku memerlukan mu seperti
aku memerlukan udara untuk bernafas
kau begitu penting dihidupku
dan kau segalanya bagiku
You are my everything
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Rinduku Sahabatku Oleh Fikriyatul Uliya
RINTIHAN SAHABAT
Oleh Fikriyatul Uliya
Dulu...
kita berbagi canda tawa bersama
bermain bersama
semuanya kita lakukan serba bersama
Kini...
semua itu telah sirna dihembus kenangan
kenangan yang tak akan bisa terulang lagi
Disini...
aku hanya bisa memanjatkan do'a
semoga kau bahagia di alam sana
bersama bidadari surga
memberikan hangatnya belaian dari sayapnya
memberikan kasih sayangnya
seperti halnya kasih sayangku kepadamu dulu...
Oleh Fikriyatul Uliya
Dulu...
kita berbagi canda tawa bersama
bermain bersama
semuanya kita lakukan serba bersama
Kini...
semua itu telah sirna dihembus kenangan
kenangan yang tak akan bisa terulang lagi
Disini...
aku hanya bisa memanjatkan do'a
semoga kau bahagia di alam sana
bersama bidadari surga
memberikan hangatnya belaian dari sayapnya
memberikan kasih sayangnya
seperti halnya kasih sayangku kepadamu dulu...
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Rintihan Sahabat Oleh Fikriyatul Uliya
SAYONARA
Oleh Afsheen Myesha
Sayonara....
awan mendung menggelayut
angin menguapkan aroma tanah
menyentuh klise wajah yang syahdu...
Sayonara...
aroma wangi tujuh bunga
berteman disetiap senyum yang terulas
bersahabat disetiap detak jantung yang berdegup
Sayonara...
kirimi aku merpati putih
yang siap mendengar pedih
menyibak hati bertemu cahaya
melenyapkan kumpulan awalan hitam berarak
bersih,suci,abadi...
Oleh Afsheen Myesha
Sayonara....
awan mendung menggelayut
angin menguapkan aroma tanah
menyentuh klise wajah yang syahdu...
Sayonara...
aroma wangi tujuh bunga
berteman disetiap senyum yang terulas
bersahabat disetiap detak jantung yang berdegup
Sayonara...
kirimi aku merpati putih
yang siap mendengar pedih
menyibak hati bertemu cahaya
melenyapkan kumpulan awalan hitam berarak
bersih,suci,abadi...
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sayonara Oleh Afsheen Myesha
SAHABATKU
Oleh Ronal Sutrisno
Sahabat kau bagaikan cahayaku
yang selalu menerangi gelapnya hidupku
saat masalah yang begitu sulit menghadangku
kau selalu menenangkan dan membantuku
Kau selalu membantuku
kau selalu menemaniku
kau selalu menghiburku
kau selalu mendukungku
Wahai sahabatku...
aku berjanji akan membalas kebaikanmu
sebagaimana kau berlaku baik kepadaku
perahabatan kita akan terus ada sampai ajal menjemputku
Oleh Ronal Sutrisno
Sahabat kau bagaikan cahayaku
yang selalu menerangi gelapnya hidupku
saat masalah yang begitu sulit menghadangku
kau selalu menenangkan dan membantuku
Kau selalu membantuku
kau selalu menemaniku
kau selalu menghiburku
kau selalu mendukungku
Wahai sahabatku...
aku berjanji akan membalas kebaikanmu
sebagaimana kau berlaku baik kepadaku
perahabatan kita akan terus ada sampai ajal menjemputku
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabatku Oleh Ronal Sutrisno
Sahabat Hati Oleh Rizki
Jumat, 21 Desember 2012
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Perpisahan,
Puisi Sahabat
SAHABAT HATI
Oleh Rizki
Dia ?
Iya dia
Dia sahabat hatiku
Dia yang selalu menemani
Disaat suka maupun duka
Disaat sedih ataupun senang
Dia yang begitu menghargai setiap ni'mat
Ni'mat yang telah Tuhan berikan kepadanya
Dia yang tak pernah lelah
Dia yang tak pernah menyerah
Dia yang selalu tabah
Dia yang selalu ceria
Walaupun sebenarnya bathinnya terluka
Aku menyesal
Mengapa aku tidak bisa menghargai ?
Menghargai setiap helaan nafas
Menghargai setiap detak jantung
Menghargai kasih sayang dia kepadaku
Andai waktu bisa kuputar kembali
Aku akan mengharagi itu
Aku tak akan menyia-nyiakan dia
Tapi, aku senang
Karena,.,,,
Disaat-saat terakhir dia pergi
Aku telah bisa menghargai itu
Andai dari dulu aku seperti ini
Mungkin aku tak akan menyesal begini
Tapi mengapa hanya sekejap ?
Mengapa dia pergi disaat aku benar-benar mencintainya ?
Sedih ?
Iya memang sedih
Tapi tak apa,
Ini yang terbaik
Kendati dia telah tiada
Tapi, rasa ini tetap miliknya
"Sahabat Hatiku"
Oleh Rizki
Dia ?
Iya dia
Dia sahabat hatiku
Dia yang selalu menemani
Disaat suka maupun duka
Disaat sedih ataupun senang
Dia yang begitu menghargai setiap ni'mat
Ni'mat yang telah Tuhan berikan kepadanya
Dia yang tak pernah lelah
Dia yang tak pernah menyerah
Dia yang selalu tabah
Dia yang selalu ceria
Walaupun sebenarnya bathinnya terluka
Aku menyesal
Mengapa aku tidak bisa menghargai ?
Menghargai setiap helaan nafas
Menghargai setiap detak jantung
Menghargai kasih sayang dia kepadaku
Andai waktu bisa kuputar kembali
Aku akan mengharagi itu
Aku tak akan menyia-nyiakan dia
Tapi, aku senang
Karena,.,,,
Disaat-saat terakhir dia pergi
Aku telah bisa menghargai itu
Andai dari dulu aku seperti ini
Mungkin aku tak akan menyesal begini
Tapi mengapa hanya sekejap ?
Mengapa dia pergi disaat aku benar-benar mencintainya ?
Sedih ?
Iya memang sedih
Tapi tak apa,
Ini yang terbaik
Kendati dia telah tiada
Tapi, rasa ini tetap miliknya
"Sahabat Hatiku"
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabat Hati Oleh Rizki
SAHABATKU
'Oleh Florenzia
Sahabat,
Kau adalah teman terbaikku
Kau tempatku berbagi cerita
Tempat untukku berbagi pengalaman
Senang dan sedih kita lalui bersama
Bagaikan magnet yang selalu menempel jika bertemu
Bagaikan bulan dan juga bintang
Hai Sahabat,
Kau sudah kuanggap sebagai saudara
Kau selalu ada untukku
Jika aku senang, kau ikut senang
Dan jika aku bersedih, kau pun ikut merasakannya
Sahabat,
Inilah isi hatiku untukmu
Ku luapkan perasaanku di puisi ini
Yaitu sebuah puisi untuk Sahabat
'Oleh Florenzia
Sahabat,
Kau adalah teman terbaikku
Kau tempatku berbagi cerita
Tempat untukku berbagi pengalaman
Senang dan sedih kita lalui bersama
Bagaikan magnet yang selalu menempel jika bertemu
Bagaikan bulan dan juga bintang
Hai Sahabat,
Kau sudah kuanggap sebagai saudara
Kau selalu ada untukku
Jika aku senang, kau ikut senang
Dan jika aku bersedih, kau pun ikut merasakannya
Sahabat,
Inilah isi hatiku untukmu
Ku luapkan perasaanku di puisi ini
Yaitu sebuah puisi untuk Sahabat
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Sahabatku Oleh Florenzia
PERTEMUAN, KEBERSAMAAN DAN PERPISAHAN
Oleh Setia Ningsih
Pertemuan
Awal dari semua kebersamaan
Awal yang pantas terkenang
Kebersamaan
Proses panjang kita
Menemui suka dan duka
Canda dan tawa
Hingga tangis dan amarah
Kebersamaan
Jalinan kasih dan sayang
Ketulusan dan kesetiaan
Kesabaran dan pengertian
Yang menyatukan hati dan jiwa kita
Kebersamaan
Memberikan cerita untuk dunia
Sebuah cerita tentang sejuta mimpi
Yang pantas terukir hingga akhir nanti
Kebersamaan
Kebersamaan mengajarkan kita
Pentingnya tuk menjaganya
Andai ada yang ingin mengusiknya selain Tuhan
Kebersamaan
Kebersamaan ini kan berakhir nanti
Berakhir karena perpisahan yang memang harus terjadi
Perpisahan
Terlalu perih dirasakan
Terlalu sulit ditempuh
Terlalu berat dijalani
Perpisahan
Menyisakan berjuta derai air mata
Menyisakan sejuta pilu dihati
Yang tak bisa�.
Melepaskan indahnya kebersamaan
Perpisahan membuat lupa segalanya
Lupa melihat lebih dekat
Sebuah kebersamaan harus berakhir karena perpisahan
Perpisahan
Sungguh patut disyukuri
Disana ada hari baru
Disana ada harapan baru
Disana ada mereka
Menunggu hadirnya kita
Kan menjadi pengisi hari kita
Bangkit dan tersenyumlah temanku
Bangkit dan tersenyumlah kawanku
Bangkit dan tersenyumlah sahabatku
Hadapilah hari barumu
Raga ini boleh terpisah
Raga ini boleh menjauh
Tapi�
Hati kita kan selalu satu
Dalam jalinan persaudaraan
Jalinan ukhuwah
Oleh Setia Ningsih
Pertemuan
Awal dari semua kebersamaan
Awal yang pantas terkenang
Kebersamaan
Proses panjang kita
Menemui suka dan duka
Canda dan tawa
Hingga tangis dan amarah
Kebersamaan
Jalinan kasih dan sayang
Ketulusan dan kesetiaan
Kesabaran dan pengertian
Yang menyatukan hati dan jiwa kita
Kebersamaan
Memberikan cerita untuk dunia
Sebuah cerita tentang sejuta mimpi
Yang pantas terukir hingga akhir nanti
Kebersamaan
Kebersamaan mengajarkan kita
Pentingnya tuk menjaganya
Andai ada yang ingin mengusiknya selain Tuhan
Kebersamaan
Kebersamaan ini kan berakhir nanti
Berakhir karena perpisahan yang memang harus terjadi
Perpisahan
Terlalu perih dirasakan
Terlalu sulit ditempuh
Terlalu berat dijalani
Perpisahan
Menyisakan berjuta derai air mata
Menyisakan sejuta pilu dihati
Yang tak bisa�.
Melepaskan indahnya kebersamaan
Perpisahan membuat lupa segalanya
Lupa melihat lebih dekat
Sebuah kebersamaan harus berakhir karena perpisahan
Perpisahan
Sungguh patut disyukuri
Disana ada hari baru
Disana ada harapan baru
Disana ada mereka
Menunggu hadirnya kita
Kan menjadi pengisi hari kita
Bangkit dan tersenyumlah temanku
Bangkit dan tersenyumlah kawanku
Bangkit dan tersenyumlah sahabatku
Hadapilah hari barumu
Raga ini boleh terpisah
Raga ini boleh menjauh
Tapi�
Hati kita kan selalu satu
Dalam jalinan persaudaraan
Jalinan ukhuwah
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Pertemuan,Kebersamaan dan Perpisahan Oleh Setia Ningsih