Tampilkan postingan dengan label Puisi Alam. Tampilkan semua postingan
Laut dan Nelayan Oleh Hamba Allah
Jumat, 22 Februari 2013
Posted by Unknown
Tag :
Puisi Alam,
Puisi Perjuangan
LAUT DAN NELAYAN
Oleh Hamba Allah
Bersahabat dengan Ombak
Berteman dengan Karang
Berkasih dengan air
Kehidupan Sederhana
Rumah papan atap Jerami
Tiada cahaya malam
Oh Tuhan..
Kapan hamba bahagia
Bisakah laut berteman
Bisakah laut bersahabat
Oh Tuhan..
Apa guna ku bertanya
Semua telah ada jawabnya
Semoga anak cucu hamba melihat taman surga laut
Oleh Hamba Allah
Bersahabat dengan Ombak
Berteman dengan Karang
Berkasih dengan air
Kehidupan Sederhana
Rumah papan atap Jerami
Tiada cahaya malam
Oh Tuhan..
Kapan hamba bahagia
Bisakah laut berteman
Bisakah laut bersahabat
Oh Tuhan..
Apa guna ku bertanya
Semua telah ada jawabnya
Semoga anak cucu hamba melihat taman surga laut
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Laut dan Nelayan Oleh Hamba Allah
GALAU HUTANKU
Oleh Pravangasta Galuh
Indah permai hijau pepohonan
Yang merupakan paru-paru duniaku
Dengan keanekaragaman hayatinya
Dengan keindahan hijaunya
Dan dengan sebaris haluan cerita padanya
Dunia reka ikut menghiasi
Dalam rindangnya pohon-pohon mu
Membentang memori tentang episode
Kesejukan yang menjelma halus
Kini...
Tak lagi ku lihat keindahannya
Menebang pohon menbudaya
Di pelupuk mata
Gedung-gedung pencakar langit mendunia
Dengan api yang berkobar dimana-mana
Asap menjadi berita dunia
Tanah tandus dan gersang
Panas menyengat sampai ke tulang
Remaja bangsaku
Pulangkanlah lingkungan hijaumu
Seperti yang dulu
Akankah hari esok dihiasi dengan hutan
Dengan beningnya embun pagi
Dengan cerahnya senyum mentari pagi
Dalam keikhlasan ridho ilahi
Aku anak manusia
Kelahiran zaman millenia
Tak tahu bentuknya paru-paru dunia
Tuhan maha kaya
Ciptakan hutan begitu lebatnya
Kini tak tahu entah dimana
Wahai handai taulan
Mari kita sadarkan
Gerakkan penghijauan kita galakkan
Agar tercipta suasana nyaman
Hai teman dan kawan
Perjalanan masih panjang
Jangan kita tergadaikan
Penghijauan jadikanlah kebudayaan
Jaga dan lestarikanlah hutanmu
Agar terhindar dari malapetaka
Yang akan mengoyak bumi tercinta
Juga efek dari rumah kaca
Yang menyebabkan dampak pemanasan global
---------------------
No. Urut : 6851
Tanggal Kirim : 10/12/2012 22:07:44
Oleh Pravangasta Galuh
Indah permai hijau pepohonan
Yang merupakan paru-paru duniaku
Dengan keanekaragaman hayatinya
Dengan keindahan hijaunya
Dan dengan sebaris haluan cerita padanya
Dunia reka ikut menghiasi
Dalam rindangnya pohon-pohon mu
Membentang memori tentang episode
Kesejukan yang menjelma halus
Kini...
Tak lagi ku lihat keindahannya
Menebang pohon menbudaya
Di pelupuk mata
Gedung-gedung pencakar langit mendunia
Dengan api yang berkobar dimana-mana
Asap menjadi berita dunia
Tanah tandus dan gersang
Panas menyengat sampai ke tulang
Remaja bangsaku
Pulangkanlah lingkungan hijaumu
Seperti yang dulu
Akankah hari esok dihiasi dengan hutan
Dengan beningnya embun pagi
Dengan cerahnya senyum mentari pagi
Dalam keikhlasan ridho ilahi
Aku anak manusia
Kelahiran zaman millenia
Tak tahu bentuknya paru-paru dunia
Tuhan maha kaya
Ciptakan hutan begitu lebatnya
Kini tak tahu entah dimana
Wahai handai taulan
Mari kita sadarkan
Gerakkan penghijauan kita galakkan
Agar tercipta suasana nyaman
Hai teman dan kawan
Perjalanan masih panjang
Jangan kita tergadaikan
Penghijauan jadikanlah kebudayaan
Jaga dan lestarikanlah hutanmu
Agar terhindar dari malapetaka
Yang akan mengoyak bumi tercinta
Juga efek dari rumah kaca
Yang menyebabkan dampak pemanasan global
---------------------
No. Urut : 6851
Tanggal Kirim : 10/12/2012 22:07:44
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Galau Hutanku Oleh Pravangasta Galuh
INDAHNYA ALAM
Oleh Mauliddian Isnain
Kulihat dari atas bukit
Memandang alam yang luas
Sawah hijau terbentang luas
Sungai mengalir jernih
Sangat gembira hatiku
Menatap pemberian Tuhan
Namun mengapa manusia
Tidak bersyukur ?
Dan manusia selalu membuat ulah
Dan membuat kerusakan alam
Manusia ternyata terlalu kejam
Selalu menuruti hawa nafsu
Oleh Mauliddian Isnain
Kulihat dari atas bukit
Memandang alam yang luas
Sawah hijau terbentang luas
Sungai mengalir jernih
Sangat gembira hatiku
Menatap pemberian Tuhan
Namun mengapa manusia
Tidak bersyukur ?
Dan manusia selalu membuat ulah
Dan membuat kerusakan alam
Manusia ternyata terlalu kejam
Selalu menuruti hawa nafsu
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Indahnya Alam Oleh Mauliddian Isnain