Tampilkan postingan dengan label Server. Tampilkan semua postingan
Pertama-tama pastikan PC yang akan digunakan sebagai PC router minimal memiliki 2 buah Lan Card yang sudah terpasang dengan baik.
Kedua saya asumsikan anda semua telah menginstall Sistem operasi Ubuntu Server pada pc anda.
Setelah PC di install berikutnya adalah konfigurasi IP address pada masing-masing lan Card PC,
asumsi :
- Eth0 ==> 192.168.2.51 ==> terkoneksi dengan internet
- Eth1 ==> 192.168.10.1 ==> terkoneksi dengan jaringan Local
Setting ip dengan perintah :
# nano /etc/network/interfaces
Kemudian edit filenya menjadi sebagai berikut:
auto eth0iface eth0 inet staticaddress 192.168.2.13netmask 255.255.255.0network 192.168.2.0broadcast 192.168.2.255gateway 192.168.2.1
auto eth1iface eth1 inet staticaddress 192.168.10.1netmask 255.255.255.0network 192.168.10.0broadcast 192.168.10.255
Simpan dengan cara tekan esc dan :wq
Setelah itu kita setting DNS, disini kita pakai DNSnya Google dengan cara
# nano /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8
nameserver 8.8.4.4
Simpan dengan cara tekan esc dan :wq
Setelah setting IP dan DNS maka restart networknya dengan cara
# /etc/init.d/networking restart
Lihat hasil konfigurasi
# ifconfig
Jika belum muncul maka kita harus meng-up kan eth yang telah kita setting
# ifup eth0
# ifup eth1
Lihat hasil konfigurasi
# ifconfig
Kemudian aktifkan ip forward dengan cara:
# nano /etc/sysctl.conf
Cari baris berikut
#net.ipv4.ip_forward=1
Setelah itu hilangkan tanda pagar sehingga menjadi
net.ipv4.ip_forward=1
Masukan ipforward dengan perintah
# echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Cek apakah nilai ip_forward jika hasilnya 1 berarti sukses
# nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Kemudian masukkan script IPTABLES dengan perintah
# iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
Catatan eth0 diatas adalah eth yang terkoneksi dengan internet
Simpan IPTABLES dengan perintah
# iptables-save
Maka PC ROUTER anda sudah siap, tapi konfigurasi IPTABLES diatas akan hilang jika kita merestart PC (komputer). Maka untuk mencegah IPTABLES hilang saat komputer di restart kita harus membuat agar script IPTABLES di load otomatis saat komputer dinyalakan (boot).
Lalu bagaimana caranya..???
Caranya adalah sebagai berikut:
# nano /etc/rc.local
Taruh script IPTABLES sebelum exit 0 sehingga seperti berikut :
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables –t nat –A POSTROUTING –o eth0 –j MASQUERADE
exit 0
Jangan lupa disimpan esc :wq
Setelah itu silahkan restart/reboot komputer anda
# reboot
Selamat Mencoba
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] Membuat Router di Ubuntu Server
Proxy Server dengan OS ubuntu server kadang menjadi momok tersendiri karena proxy server akan menggunakan memory buat OS, metadata, object_hit_memory, tcp buffer.
Sebenarnya bukan OS Ubuntu Server saja, OS yg lainnya juga begitu.
Secara logika lebih baik kita mengecilkan 'cache_mem' pada squid.conf - nya, itu yang paling masuk akal. Akan tetapi kadang kita menginginkan kinerja proxy server yang optimal (atau kadang enggak tau...ehehee..) sehingga kita bikin cache_mem sebesar RAM yg kita gunakan untuk proxy server.
1. clear pagecache
Secara logika lebih baik kita mengecilkan 'cache_mem' pada squid.conf - nya, itu yang paling masuk akal. Akan tetapi kadang kita menginginkan kinerja proxy server yang optimal (atau kadang enggak tau...ehehee..) sehingga kita bikin cache_mem sebesar RAM yg kita gunakan untuk proxy server.
1. clear pagecache
echo 1 > /proc/sys/vm/drop_caches
2. clear inodes dan dentries
echo 2 > /proc/sys/vm/drop_caches
3. clear pagecache, inodes & dentries
echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches
Untuk clear secara periodik, kita bisa membuat 'cron' dengan salah satu perintah di atas:
crontab -e
* */2 * * * echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches
Bentuk 'cron' di atas adalah untuk clear pagecache, inodes & dentries setiap 2 jam sekali.
Contoh lain :
Contoh lain :
crontab -e
0 6,18 * * * sync
1 6,18 * * * echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches
Bentuk 'cron' di atas adalah untuk clear pagecache, inodes & dentries setiap jam 6 pagi dan jam 6 sore.
Perhitungan cron :
* * * * * path/to/script
| | | | |_ Hari (minggu = 0, senin = 1, dst...)
| | | |___ Bulan (jan = 1, feb = 2, dst...)
| | |_____ Tanggal (1 - 31, sesuaikan tanggal dalam bulan tsb)
| |_______ Jam (0 - 23) |_________ menit (0 - 59)
Kode-kode yang lain :
@reboot (jalan pada waktu start up)
@yearly (jalan sekali dalam satu tahun)
@annually (sama seperti @yearly)
@monthly (jalan sekali dalam satu bulan)
@weekly (jalan sekali dalam satu minggu)
@daily (jalan sekali dalam satu hari)
@midnight (sama seperti @daily)
@hourly (jalan sekali dalam satu jam)
Contoh:
@daily echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches
Maka proses clear akan jalan setiap hari sekali.
Cek Usage memory :
uptime
free -m
# squidclient mgr:info |grep "Storage Mem size:"
# echo 3 > /proc/sys/vm/drop_caches
# squidclient mgr:info |grep "Storage Mem size:"
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: [TUTORIAL] CLEAR CACHE_MEM PROXY SERVER
Block serangan brute force pada dovecot IMAP-POP3 dengan fail2ban
Senin, 16 Juli 2012
Posted by Unknown
Brute force ke server adalah serangan ke sebuah server yang dilakukan dengan mencoba login menggunakan user dan password secara acak dengan mencoba berkali-kali dalam sekali serang. Walaupun kemungkinan kecil untuk tembus (asalkan password-password benar-benar sulit), tetapi akan membuat trafic jaringan ke server semakin padat dan lambat.
Kali ini kita akan melihat konfigurasi untuk mengamankan Inoming mail server (pada kesempatan ini menggunakan Dovecot server yang sudah terinstall dan berjalan) yang paling rentan terhadap serangan brute force.
Pertama-tama kita harus memiliki program fail2ban, untuk mudahnya menggunakan paket rpm yang bisa di download disini, pilih file sesuai distro yang ada pada server kita.
Setelah diinstall, maka akan terdapat direktori /etc/fail2ban/ (untuk distro opensue). buatlah filter baru dan simpan di /etc/fail2ban/filter.d/dovecot-pop3imap.conf, berikut is filenya :
Maka akan muncul log file seperti berikut :
Jika terjadi serangan maka pada log akan berisi sebagai berikut :
Kali ini kita akan melihat konfigurasi untuk mengamankan Inoming mail server (pada kesempatan ini menggunakan Dovecot server yang sudah terinstall dan berjalan) yang paling rentan terhadap serangan brute force.
Pertama-tama kita harus memiliki program fail2ban, untuk mudahnya menggunakan paket rpm yang bisa di download disini, pilih file sesuai distro yang ada pada server kita.
Setelah diinstall, maka akan terdapat direktori /etc/fail2ban/ (untuk distro opensue). buatlah filter baru dan simpan di /etc/fail2ban/filter.d/dovecot-pop3imap.conf, berikut is filenya :
[Definition]
failregex = (?: pop3-login|imap-login): .*(?:Authentication failure|Aborted login \(auth failed|Aborted login \(tried to use disabled|Disconnected \(auth failed|Aborted login \(\d+ attempts).*rip=(?P\S*),.*
ignoreregex =
Tambahkan baris berikut pada /etc/fail2ban/jail.conf:
[dovecot-pop3imap]
enabled = true
filter = dovecot-pop3imap
action = iptables-multiport[name=dovecot-pop3imap, port="pop3,pop3s,imap,imaps", protocol=tcp]
# optionaly mail notification # mail[name=dovecot-pop3imap, dest=root@domain] # see /etc/fail2ban/action.d/ or Fail2Ban doc
logpath = /var/log/mail
maxretry = 3
findtime = 1200
bantime = 1200
Untuk Debian dan Ubuntu tambahkan /etc/fail2ban/jail.local (jangan edit /etc/fail2ban/jail.conf)
Kemudian restart fail2ban server, buka console dan ketik :[dovecot-pop3imap]
enabled = true
filter = dovecot-pop3imap
port = pop3,pop3s,imap,imaps
action = iptables-multiport[name=dovecot-pop3imap, port="pop3,pop3s,imap,imaps", protocol=tcp]
# optionaly mail notification # mail[name=dovecot-pop3imap, dest=root@domain] # see /etc/fail2ban/action.d/ or Fail2Ban doc
logpath = /var/log/mail.log
maxretry = 3
findtime = 1200
bantime = 1200
/etc/init.d/fail2ban restartUntuk melihat apakah fail2ban sudah berjalan dengan baik, pada console ketik :
tail -f /var/log/fail2ban.log
Maka akan muncul log file seperti berikut :
2012-07-16 21:21:02,656 fail2ban.server : INFO Changed logging target to /var/log/fail2ban.log for Fail2ban v0.8.4
2012-07-16 21:21:02,657 fail2ban.jail : INFO Creating new jail 'dovecot-pop3imap'
2012-07-16 21:21:02,658 fail2ban.jail : INFO Jail 'dovecot-pop3imap' uses poller
2012-07-16 21:21:02,682 fail2ban.filter : INFO Added logfile = /var/log/mail
2012-07-16 21:21:02,683 fail2ban.filter : INFO Set maxRetry = 3
2012-07-16 21:21:02,686 fail2ban.filter : INFO Set findtime = 1200
2012-07-16 21:21:02,686 fail2ban.actions: INFO Set banTime = 1200
2012-07-16 21:21:02,700 fail2ban.jail : INFO Jail 'dovecot-pop3imap' started
Jika terjadi serangan maka pada log akan berisi sebagai berikut :
2012-15-09 01:20:57,780 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Ban 176.58.96.82
2012-15-09 01:40:58,099 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Unban 176.58.96.82
2012-15-09 04:05:19,143 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Ban 176.58.96.82
2012-15-09 04:25:19,455 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Unban 176.58.96.82
2012-15-09 21:05:58,800 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Ban 125.228.246.202
2012-15-09 21:25:59,101 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Unban 125.228.246.202
2012-15-10 01:47:57,526 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Ban 88.204.0.2
2012-15-10 02:07:57,807 fail2ban.actions: WARNING [dovecot-pop3imap] Unban 88.204.0.2
Rating: 4.5
Reviewer: Unknown
ItemReviewed: Block serangan brute force pada dovecot IMAP-POP3 dengan fail2ban


